Dari Gegerkalong ke Lembang Naik Angkot Stasiun Hall-Lembang

Rabu, 29 Mei 2013 itu, udara di kawasan Gegerkalong Bandung tampak cerah. Saya hendak pergi ke Cibodas Lembang. Sebelum ke Cibodas, tentu saja saya harus pergi ke Terminal Lembang lebih dahulu. Nah, di Gegerkalong, tepatnya di pertigaan antara Jalan Gegerkalong Hilir dan Jalan Dr. Setiabudi ini, saya naik angkot Stasiun Hall-Lembang. Sebetulnya, ada juga angkot Ciroyom-Lembang. Namun, karena angkot Stasiun Hall-Lembang dahulu yang lewat maka saya pun naik angkot ini.

Dalam catatan waktu saya, saya naik angkot Stasiun Hall-Lembang pada pukul 10.27 WIB. Jika diperhatikan, sejak saya naik angkot Stasiun Hall-Lembang di pertigaan Jalan Gegerkalong Hilir dan Jalan Dr. Setiabudi itu, angkot ini hanya melintasi dua jalan, yaitu Jalan Dr. Setiabudi dan Jalan Raya Lembang. Namun, jaraknya saja yang panjang.

Masih di Jalan Dr. Setiabudi, angkot ini melewati ujung/awal Jalan Gegerkalong Girang (pukul 10.29 WIB), termasuk pintu “belakang” UPI Bandung, dan akhirnya pintu gerbang utama UPI Bandung (10.32). Beberapa detik kemudian, sampailah di ujung/awal Jalan Kolonel Masturi (kiri) dan Terminal Ledeng (kanan). Ya, karena pada saat itu jalan raya tampak lancar, angkot yang saya naiki “hanya” menghabiskan waktu lima menit dari kawasan Gegerkalong Hilir dan UPI Bandung/Terminal Ledeng.

Lima menit kemudian (pukul 10.37 WIB), angkot sudah tiba di tugu perbatasan antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Seingat saya, itulah sambungan antara Jalan Dr. Setiabudi dan Jalan Raya Lembang.

Sejak itu, meskipun jalanan lancar, angkot ini berhenti cukup lama, dua kali. Ya, angkot yang saya naiki, setelah melewati ujung/jalan menuju Teropong Bosscha, sampailah di ujung/awal Jalan Kolonel Masturi pada pukul 10.54.

Setelah berjalan lambat di kawasan perkotaan Lembang, angkot Stasiun Hall-Lembang tiba di Terminal Lembang pada pukul 10.58 WIB. Yang namanya Terminal Lembang, ya berhentinya di pinggir jalan. Aneh memang. Ini sudah lama. Terminal Lembang sendiri bersandingan dengan Pasar Panorama Lembang.

Perjalanan selama lebih kurang 30 menit (10.27 s.d. 10.58) bagi saya cukup lama. Soalnya jalanan relatif sepi dan lancar. Saat itu, tidak ada kemacetan. Selain itu, biasanya cukup 15-20 menit saja. Namun, mungkin karena berhenti cukup lama itu tadi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s