Dari Sarijadi ke Terminal Parongpong Naik Angkot Sarijadi-Parongpong

Selasa, 17 Juli 2012, siang tadi, saya ingin pergi ke Stasiun Padalarang. Kali ini, saya ingin memulainya dari Sarijadi. Kalau untuk ke stasiun kereta api sebetulnya saya tidak harus pergi jauh-jauh ke Parongpong. Cukup naik angkot Sarijadi-Stasiun Hall (untuk Stasiun Hall Bandung) atau angkot Sarijadi-Ciroyom (untuk Stasiun Ciroyom). Namun, karena ingin variasi, saya ingin naik angkot Sarijadi-Parongpong saja. Kalau sudah berada di Terminal Parongpong, saya tinggal naik angkot Parongpong-Padalarang.

Angkot Sarijadi-Parongpong (berwarna kuning polet ungu dan hijau) yang saya naiki ini mulai berangkat dari Terminal Sarijadi pada pukul 12.47 WIB. Angkotnya penuh penumpang. Selain sopir, di dalam angkot ada 13 penumpang, belum termasuk 3 penumpang di depan dan 3 penumpang lagi berdiri di pintu. Memang, saat itu kebanyakan penumpang adalah anak-anak SMP (26) yang hendak pulang sekolah.

Angkot Sarijadi-Parongpong yang saya naiki berjalan melintasi Jalan Sariwangi, belok kiri ke Jalan Sarirasa, terus Jalan Sariasih. Biasanya, angkot Sarijadi-Parongpong selalu ngetem di awal Jalan Sariasih. Namun, karena sudah penuh, angkot ini pun langsung lewat tanpa menaikkan beberapa penumpang yang menunggu. Alasan ngetem di sini memang angkot ini hampir selalu mendapat penumpang di sini daripada di Terminal Sarijadi (untuk angkot Sarijadi-Parongpong) yang sedikit atau bahkan kosong.

Kemudian angkot Sarijadi-Parongpong ini berjalan melintasi Jalan Sariasih I, Jalan Terusan Sariasih I, belok kanan ke Jalan Terusan Gegerkalong Hilir, dan tibalah di awal Jalan Ciwaruga untuk ngetem kembali. Dalam 5-6 menit atau jeda setiap satu menit, angkot Sarijadi-Parongpong ini melewati tempat-tempat penting seperti Puskesmas/Balai Pengobatan Gigi Sarijadi, Politeknik Pos Indonesia, Setraduta/SLB, Politeknik Negeri Bandung (Polban), dan Polpos Ciwaruga.

Setelah ngetem hampir sepuluh menit di Ciwaruga —dekat BRI dan Alfamart— (ini tempat ngetem “favorit” setelah awal Jalan Sariasih I), angkot Sarijadi-Parongpong berjalan melintasi Jalan Ciwaruga dan Jalan Cigugur Girang. Di pertemuan antara Jalan Cigugur Girang dan Jalan Karyawangi atau setelah melewati Rumah Stroberi, angkot Sarijadi-Parongpong belok kanan ke (masih) Jalan Cigugur Girang. Setelah itu, angkot Sarijadi-Parongpong berjalan melintasi Jalan Kolonel Masturi dan masuk ke Terminal Parongpong dari pintu belakang (baca: sebelum pintu gerbang Villa Istana Bunga).

Angkot Sarijadi-Parongpong yang saya naiki tiba di Terminal Parongpong pada pukul 13.40 WIB. Saya pun tinggal melanjutkannya untuk naik angkot Parongpong-Padalarang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s