Melihat Lapangan dan Pesawat Terbang dari Angkot Halteu Andir-Cibogo Atas

Jika naik angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju kawasan Halteu Andir kita bisa melihat pintu gerbang bandara internasional Husein Sastranegara maka naik angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju kawasan Cibogo Atas kita hanya bisa melihat lapangan dan pesawat terbang yang berada di bandara internasional Husein sastranegara. Ya, sepengetahuan saya, angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Halteu Andir tampaknya merupakan satu-satunya angkot yang bisa menjadi akses (masuk) ke bandara internasional Husein Sastranegara. Sebaliknya, angkot dengan trayek yang sama melintasi jalur yang memutar dan tidak dalam arti pulang-pergi (P.P.).

Senin, 30 April 2012, saya pergi ke kawasan Sarijadi naik angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju kawasan Cibogo Atas. Ujung Jalan Cibogo Atas ini bertemu dengan Jalan Sariwangi di kawasan Sarijadi. Angkot Halteu Andir-Cibogo Atas/Cibogo Atas-Halteu Andir ini berwarna biru telur asin strip biru dan hijau. (Kalau diperhatikan, corak warna seperti ini sama dengan angkot Sarijadi-Stasiun Hall/Stasiun Hall-Sarijadi dan angkot Sederhana-Cimindi/Cimindi-Sederhana). Sebagai catatan, angkot Halteu Andir-Cibogo Atas ini dahulu dikenal sebagai angkot Cibogo-Elang. Tidak jarang, tulisan “Cibogo-Elang” masih tercantum dalam angkot ini.

Tepat pada pukul 15.38 WIB, angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Cibogo Atas mulai berangkat dengan 10 penumpang, belum termasuk 4 anak kecil, dan selain sopir tentunya. Tampak pula tiga angkot trayek yang sama yang menunggu giliran. Terminal atau lebih tepatnya pangkalan angkot Halteu Andir-Cibogo Atas di kawasan Halteu Andir ini berada di sudut (pojok) antara Jalan Abdulrachman dan Jalan Pajajaran.

Angkot yang saya naiki berjalan melintasi Jalan Pajajaran, Jalan Kapten Tata Natanagara, dan Jalan Laksamana Muda Udara (LMU) Suparmin. Sebagai dampak dari kemacetan di Jalan Dr. Djundjunan, setelah Jalan LMU Suparmin, angkot ini mulai berjalan lambat ketika melintasi Jalan Sukawarna. Kalau saya sempat lihat jam, selama 10 menit angkot ini melintasi Jalan Sukawarna. Padahal, jaraknya cukup pendek.

Lalu, angkot yang saya naiki berjalan di Jalan Dr. Djundjunan hingga memasuki Jalan Cibogo Bawah. Seharusnya, setelah Jalan Dr. Djundjunan, angkot ini melintasi Jalan Mustang, Jalan Hercules, Jalan Cibogo, Jalan Cibogo Atas, dan berakhir di Terminal atau lebih tepatnya pangkalan angkot Halteu Andir-Cibogo Atas di kawasan Cibogo Atas yang berada di Jalan Cibogo Atas (depan seberang SMPN 26 Bandung). Namun, karena lalu lintas macet, angkot yang kali ini saya naiki berjalan melintasi Jalan Cibogo Bawah, Jalan Cibogo, Jalan Cibogo Atas, dan berakhir di Terminal Cibogo Atas.

Akhirnya, dengan diiringi kemacetan lalu lintas, angkot yang saya naiki tiba di Terminal Cibogo Atas pada pukul 16.01 WIB. Saya pun tinggal melanjutkan perjalanan ke tempat yang dituju.

Rute Angkot Trayek Halteu Andir-Cibogo Atas yang Menuju Cibogo Atas:

TERMINAL HALTEU ANDIR [di sudut (pojok) antara Jalan Abdulrachman Saleh dan Jalan Pajajaran] => Jalan Pajajaran => Jalan Kapten Tata Natanagara => Jalan Laksamana Muda Udara Suparmin => Jalan Sukawarna => Jalan Dr. Djundjunan => Jalan Mustang => Jalan Hercules => Jalan Cibogo => Jalan Cibogo Atas => TERMINAL CIBOGO ATAS (di Jalan Cibogo Atas).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s