Ke Kawasan Jalan Setiabudi Naik Angkot KPAD-Gegerkalong (Girang)

Tulisan perjalanan ini bertema “dari terminal ke terminal”. Artinya, perjalanan saya dari terminal keberangkatan ke terminal kedatangan. Inilah cerita perjalanan saya ketika naik angkot trayek KPAD-Gegerkalong (Girang) atau Gegerkalong (Girang)-KPAD yang menuju Gegerkalong Girang pada hari Kamis, 29 Maret 2012.

Tampaknya sudah lama saya tidak pernah naik angkot trayek KPAD-Gegerkalong (Girang) lagi. Nah, dalam perjalanan kali ini, saya mencoba naik angkot KPAD-Gegerkalong. “Gegerkalong” yang dimaksud tentu (Jalan) Gegerkalong Girang karena kalau Gegerkalong Hilir berada di Jalan Gegerkalong Hilir. Misalnya, untuk menunjuk angkot Sarijadi-Gegerkalong (Hilir)/Gegerkalong (Hilir)-Sarijadi yang Terminal Gegerkalong-nya berada di Jalan Gegerkalong Hilir.

Terlepas dari itu, ada kalanya istilah “Gegerkalong” (Girang/Hilir) disingkat “Gerlong” saja. Kedua jalan (Gegerkalong Girang dan Gegerkalong Hilir) itu memang ujungnya akan bertemu dengan Jalan Dr. Setiabudi. [Jalan Dr. Setiabudi dilewati angkot Ledeng-Cicaheum/Cicaheum-Ledeng P.P., angkot Ledeng-Abdul Muis/Abdul Muis P.P., angkot Ledeng-Margahayu/Margahayu-Ledeng P.P., angkot Stasiun Hall-Lembang/Lembang-Stasiun Hall P.P., angkot Ciroyom-Lembang/Lembang-Ciroyom P.P., bus kota DAMRI Ledeng-Leuwipanjang/Leuwipanjang-Ledeng P.P., bus Bandung-Indramayu/Indramayu-Bandung P.P.]. Dilihat dari “sudut pandang” Jalan Dr. Setiabudi, jarak antara Jalan Gegerkalong Girang (di utara) dan Jalan Gegerkalong Hilir (di selatan) yaitu sekitar satu kilometer.

Angkot KPAD-Gegerkalong (Girang) ini memang unik. Pelat mobilnya berwarna hitam, bukan kuning sebagaimana angkutan umum lainnya. Mobil angkotnya sendiri berwarna hijau tua/gelap. Ya, warna hijau tentara-lah. Mungkin ada kaitannya dengan KPAD (Kompleks Perumahan Angkatan Darat). Mobilnya bermerek Daihatsu. Umumnya dipanggil mobil keor.

Selain itu, saya kira, keunikan angkot ini tampak dari jarak perjalanan yang pendek, waktu tempuh yang singkat, dan tentunya ongkos yang cukup murah. Angkot KPAD-Gegerkalong (Girang) ini hanya melintasi dua jalan yaitu Jalan Pak Gatot Raya dan Jalan Gegerkalong Girang. Waktu tempuhnya 5-10 menit (kecuali jika macet total). Ongkosnya Rp 1.000,- (seribu rupiah).

Perjalanan pada hari Kamis, 29 Maret 2012 itu, saya mulai menaiki angkot ini di Terminal KPAD untuk angkot KPAD-Gegerkalong (Girang). [Bedakan ya dengan Terminal KPAD untuk bus KPAD-Antapani]. Terminal KPAD untuk angkot KPAD-Gegerkalong (Girang) ini bertempat di Jalan Ajudan Jenderal, tepatnya di sudut (pojok) antara Jalan Ajudan Jenderal dan Jalan Pak Gatot Raya.

Angkot KPAD-Gegerkalong (Girang) yang saya naiki mulai berjalan pada pukul 13.31 WIB. Tampak tiga angkot trayek yang sama yang siap menunggu giliran. Di luar sopir, angkot ini hanya membawa tiga orang penumpang, termasuk saya. Angkot ini berjalan melintasi Jalan Ajudan Jenderal (10 meter), Jalan Pak Gatot Raya, dan Jalan Gegerkalong Girang.

Dari Jalan Pak Gatot Raya sampai bertemu dengan Jalan Gegerkalong Girang yang menghabiskan waktu selama 2-3 menit, angkot ini akan bersinggungan dengan Jalan Pak Gatot 1 (kanan), Jalan Pak Gatot 2 (kanan), Jalan Pak Gatot 3 (kanan), Jalan Pak Gatot 4 (kanan), Jalan Pak Gatot 5 (kanan), dan Jalan Pak Gatot 6 (kanan). Khusus untuk Jalan Pak Gatot 5 dan Jalan Pak Gatot 6 merupakan perempatan. Jika Jalan Pak Gatot 5 (kanan) berlawanan dengan Jalan Masjid At-Taqwa (kiri) maka Jalan Pak Gatot 6 (kanan) berlawanan dengan Jalan Abadi Raya (kiri). Selain itu, di antara Jalan Masjid At-Taqwa (selatan) dan Jalan Abadi Raya (utara) itulah terdapat GOR KPAD Gegerkalong (baca juga: lapangan sepak bola KPAD dan beberapa cabang olahraga lainnya).

Setelah mencapai ujung Jalan Pak Gatot Raya, angkot ini akan bertemu dengan Jalan Gegerkalong Girang (kiri dan kanan). Namun, angkot KPAD-Gegerkalong (Girang) ini belok ke kanan. Perjalanan di Jalan Gegerkalong Girang yang menghabiskan waktu selama 2-3 menit inilah, angkot yang saya naiki bersinggungan dengan dua jalan yaitu Jalan Gegerkalong Girang Baru (kiri) dan Jalan Gegerkalong Tengah (kanan). Sebelum bersinggungan dengan kedua jalan tersebut, angkot ini melewati kawasan Daarut Tauhiid, sedangkan sesudahnya melewati Kantor Lurah Isola (di Jalan Gegerkalong Girang No. 2 Kota Bandung).

Tepat pada pukul 13.36 WIB, angkot KPAD-Gegerkalong (Girang) yang saya naiki tiba di Terminal Gegerkalong (Girang). [Bedakan ya dengan Terminal Gegerkalong (Hilir)]. Terminal Gegerkalong (Girang) yang berada di Jalan Gegerkalong Girang ini jaraknya 10-20 meter dari Jalan Dr. Setiabudi. Terminal Gegerkalong (Girang) ini memang terletak di pertemuan antara Jalan Gegerkalong Girang dan Jalan Dr. Setiabudi. Ketika tiba di Terminal Gegerkalong ini, tampak ada tiga angkot trayek yang sama yang siap menunggu perjalanan menuju KPAD.

Rute Angkot Trayek KPAD-Gegerkalong (Girang) yang Menuju Gegerkalong Girang:

TERMINAL KPAD (di Jalan Ajudan Jenderal) => Jalan Ajudan Jenderal (10 meter) => Jalan Pak Gatot Raya => Jalan Gegerkalong Girang => TERMINAL GEGERKALONG (di Jalan Gegerkalong Girang).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s