Ke Sarijadi Naik Angkot Sarijadi-Parongpong

Sabtu, 10 Maret 2012. Hari telah menjelang sore ketika Saya berdiri di Terminal Parongpong. Terminal Parongpong berada di Jalan Kolonel Masturi (tepatnya di dekat pintu gerbang Vila Istana Bunga). Saat itu saya sedang menunggu angkutan kota (angkot) trayek Sarijadi-Parongpong. Angkot trayek Sarijadi-Parongpong ini berwarna kuning polet ungu dan hijau.

Angkot yang saya naiki ini mulai berangkat dari Terminal Parongpong pada pukul 13.39 WIB dengan empat penumpang. Baru saja berjalan 1-2 menit, yang berarti masih berada di Jalan Kolonel Masturi, ada empat penumpang lagi. Kebetulan 4-8 penumpang tersebut merupakan para pelajar. Ternyata mereka hanya orang sekitar. Tampak mereka turun di Jalan Kolonel Masturi dan Jalan Cigugur Girang. Di antara peristiwa itu, sesekali beberapa penumpang dewasa naik-turun. Sampai akhirnya sepi karena saya berada di dalam angkot itu sendirian.

Meskipun jalan dari arah Parongpong ke Sarijadi merupakan turunan, angkot ini berjalan lambat. Mungkin karena Pak Sopir berharap-harap untuk mendapatkan calon penumpang. Angkot ini berjalan melewati Jalan Kolonel Masturi, Jalan Cigugur Girang, dan sampailah di pertemuan Jalan Karyawangi. Jika ke arah Jalan Karyawangi, kita akan menemukan The Peak (kanan menanjak) dan Tebing View (kiri menurun). Malah kalau kita berjalan lurus menelusuri Jalan Karyawangi, kita akan bertemu kembali dengan Terminal Parongpong yang berada di seberang Jalan Kolonel Masturi.

Namun, di pertemuan Jalan Cigugur Girang dan Jalan Karyawangi (di lokasi ini terdapat Rumah Stroberi), angkot tersebut berjalan kembali di Jalan Cigugur Girang. Setelah melewati tugu pembatas antara Desa Cigugur Girang (baca: Jalan Cigugur Girang) dan Desa Ciwaruga (baca: Jalan Ciwaruga) pada pukul 14.29 WIB, angkot yang saya naiki ini mulai berjalan cepat.

Sampailah angkot ini di pertemuan Jalan Ciwaruga dan Jalan Terusan Gegerkalong Hilir pada pukul 14.37 WIB. Dalam lima menit setelah itu, angkot ini melewati lokasi-lokasi penting seperti Politeknik Negeri Bandung termasuk “Terminal angkot Gegerkalong (Hilir)-Polban”, Sungai Cibeureum (batas antara Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung) termasuk pintu gerbang kawasan Setraduta, dan Politeknik Pos Indonesia. Setelah melewati Jalan Terusan Sariasih I dan Jalan Sariasih I, angkot ini seharusnya melewati Jalan Sarirasa untuk menuju “Terminal angkot Sarijadi-Parongpong” yang berada di Jalan Sariwangi. Mungkin karena penumpangnya tinggal seorang, yakni saya sendiri, maka angkot ini langsung saja melewati Jalan Sariasih/Sarimanah untuk kemudian menuju Jalan Sariwangi dimana lokasi “Terminal angkot Sarijadi-Parongpong” berada. Dalam perjalanan kali ini, pada pukul 14.45 WIB tampaknya saya turun saja di Jalan Sariasih/Sarimanah dengan membayar ongkos Rp 5.000,- (Lima Ribu Rupiah) sebagaimana ongkos menuju akhir.

Angkot Sarijadi-Parongpong yang menuju Sarijadi ini tentu akan meneruskan perjalanannya sampai akhir yang diperkirakan 1-2 menit kemudian. Lokasi “Terminal angkot Sarijadi-Parongpong” di Sarijadi berada di Jalan Sariwangi, tepatnya di depan seberang SDN Sukawarna 1, 2, 3, dan 5, atau di pinggir lapangan Flat Sarijadi.

Rute Angkot Trayek Sarijadi-Parongpong yang Menuju Sarijadi:

Terminal Parongpong (di Jalan Kolonel Masturi) => Jalan Kolonel Masturi => Jalan Cigugur Girang => Jalan Ciwaruga => Jalan Terusan Gegerkalong Hilir => Jalan Terusan Sariasih I => Jalan Sariasih I => Jalan Sarirasa => Jalan Sariwangi => Terminal Sarijadi (di Jalan Sariwangi).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s