Melihat Bandara Husein Sastranegara Naik Angkot Halteu Andir-Cibogo Atas

Untuk suatu keperluan, Selasa, 10 Januari 2012 ini, saya pergi ke kawasan Cibuntu (Jalan Soekarno-Hatta Bandung). Kali ini, saya mencoba naik angkutan kota (angkot) trayek/jurusan Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju kawasan Andir. Angkot ini berwarna biru telur asin strip biru-hijau. Meskipun dalam perjalanan kali ini saya menaiki angkot bertuliskan “Cibogo-Elang”, trayek/jurusan angkot ini tetap sama yaitu Halteu Andir-Cibogo Atas. Dahulu, memang, angkot ini merupakan angkot trayek/jurusan Cibogo-Elang. Saya masih ingat ketika terminal angkot ini berada di kawasan Kompleks AURI (kini sudah digusur dan dibangun perumahan mewah).

Ketika di “terminal” yang terletak di depan seberang SMPN 26 Bandung, saya sempat melihat tiga angkot ini yang sedang ngetem (kadang pada suatu waktu, tidak ada satu pun angkot yang terlihat. Artinya, mereka tidak ngetem, tetapi sedang dalam perjalanan). Saya pun menunggu keberangkatan angkot ini kurang dari 10 menit. Angkot yang saya tumpangi mulai berangkat tepat pada jam 12.00 WIB. Tampaknya, angkot yang saya tumpangi ini berisi empat penumpang. Namun, sepanjang perjalanan, beberapa penumpang naik-turun silih berganti. Saya perhatikan juga, dua angkot dari trayek/jurusan yang sama berpapasan dari arah yang berlawanan (satu di Jalan Cibogo dan satu lagi di Jalan Sukawarna).

Angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju ke kawasan Andir ini berjalan melintasi Jalan Cibogo Atas, Jalan Cibogo, Jalan Hercules, Jalan Mustang, Jalan Dr. Djundjunan sampai menjelang (sebelum) perempatan Jalan Pasirkaliki. Kemudian setelah melewati jalan bawah Paspati (Pasteur-Cikapayang-Surapati), angkot ini kembali lagi ke Jalan Dr. Djundjunan. Lalu ke Jalan Sukawarna, Jalan Suparmin, Jalan Kapten Tata Natanagara, Jalan Pajajaran, dan berakhir di ujung Jalan Laksamana Muda Nurtanio. Jalan Laksamana Muda Nurtanio ini terletak 20-30 meter sebelum Halteu (Stasiun) Andir yang merupakan pertemuan antarujung Jalan Laksamana Muda Nurtanio, Jalan Abdulrahman Saleh, dan Jalan Garuda. Saya pun tiba di “terminal” Halteu Andir pada jam 12.35 WIB dengan diiringi hujan sedang. Tampak ada lima angkot ini yang sedang ngetem. Ongkos yang saya bayar seharga Rp 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah). (Di Jalan Garuda, saya meneruskan perjalanan ke kawasan Cibuntu naik angkot Ciroyom-Bumi Asri).

Jika anda ingin pergi ke Bandara Hussein Sastranegara (Bandung) dan Universitas Nurtanio, saya kira naik angkot ini merupakan salah satunya.

Rute angkot trayek/jurusan Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju kawasan Andir:

Jalan Cibogo Atas => Jalan Cibogo => Jalan Hercules => Jalan Mustang => Jalan Dr. Djundjunan => Jalan Sukawarna => Jalan Suparmin => Jalan Kapten Tata Natanagara => Jalan Pajajaran => Jalan Laksamana Muda Nurtanio.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s