Dari Stasiun Hall Bandung ke Gunungbatu Naik Angkot Stasiun Hall-Gunungbatu

[Tulisan ini merupakan catatan perjalanan saya yang bertema: “Dari Terminal ke Terminal”. Artinya, perjalanan saya dari terminal keberangkatan ke terminal kedatangan. Inilah cerita perjalanan saya kali ini ketika naik angkutan kota (angkot) trayek Stasiun Hall-Gunungbatu/Gunungbatu-Stasiun Hall yang menuju Gunungbatu pada hari Kamis, 13 Juni 2013. Nama resmi angkot ini, yaitu Stasiun Hall-Gunungbatu. Angkot Stasiun Hall-Gunungbatu ini berwarna biru telur asin polet/strip merah dan hijau.]

Kamis, 13 Juni 2013. Pagi menjelang siang tadi, suasana mendung mewarnai kawasan Terminal Stasiun Hall Bandung. Terminal Stasiun Hall Bandung ini tentu saja berada di Jalan Suniaraja. Paling tidak, Jalan Suniaraja itulah yang dijadikan alamat Terminal Stasiun Hall Bandung.

Setelah menunggu beberapa menit, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang baru masuk ke Terminal Stasiun Hall Bandung pun segera berangkat lagi. Tampak ada seorang penumpang yang di dalam. Sementara saya dan salah seorang penumpang lain mulai masuk ke dalam angkot. Angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang menuju Gunungbatu pun mulai berangkat pada pukul 08.39 WIB.

Setelah keluar dari Terminal Stasiun Hall Bandung, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang saya naiki melintasi Jalan Suniaraja. Semenit kemudian, angkot belok kiri ke Jalan Oto Iskandar Di Nata. (Jika belok ke kanan maka kita akan melewati Pasar Baru Bandung. Jadi, dari Terminal Stasiun Hall Bandung, kita harus naik angkot Stasiun Hall-Gedebage atau angkot Cicadas-Elang).

Memasuki Jalan Oto Iskandar Di Nata dan kemudian belok kanan ke Jalan Stasiun Timur, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang saya naiki akan melewati angkot Stasiun Hall-Sadangserang dan angkot Stasiun Hall-Dago yang mangkal. Ya, sampai hari ini, Jalan Oto Iskandar Di Nata dan Jalan Stasiun Timur tampaknya masih dijadikan “terminal” oleh kedua angkot tersebut.

Lalu, setelah Jalan Stasiun Timur, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu melintasi Viaduct. Di Viaduct ini, kita akan melihat Sungai Cikapundung (kanan) dan jembatan kereta api. Setelah itu, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu melintasi Jalan Perintis Kemerdekaan. Di Jalan Perintis Kemerdekaan inilah tampak Kantor Pusat PT KAI (kiri), Bank BNI (kiri), dan Gedung Indonesia Menggugat (kiri). Sampailah kita di perempatan Jalan Perintis Kemerdekaan/Jalan Braga (kanan)/Jalan Wastukancana (kiri).

Dari Jalan Perintis Kemerdekaan, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu belok ke kiri ke Jalan Wastukancana. Di Jalan Wastukancana tampak SMKN 1 Bandung (kiri), Kantor Pemerintah Kota Bandung atau dikenal Balaikota Bandung (kanan), dan Masjid Agung Al Ukhuwwah (kiri). Sampailah kita di perempatan Jalan Wastukancana/Jalan Aceh (kiri-kanan) pada pukul 08.44 WIB. Masih di Jalan Wastukancana hingga menemui Patung Maung Bandung (kanan), angkot Stasiun Hall-Gunungbatu ini belok kiri ke Jalan Pajajaran. Karena angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang saya naiki ini hanya diisi oleh tiga penumpang, tampaknya angkot ingin ngetem dulu di Jalan Pajajaran bernomor awal ini. Ya, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu ngetem dulu di dekat Patung Maung Bandung. Catatan waktu saya menunjukkan pukul 08.45 WIB hingga 08.51 WIB. Sayang, penumpang baru pun belum ada. Hal itu tampak pula pada dua angkot trayek yang sama yang menyalip angkot yang saya naiki.

Setelah berhenti selama 5-6 menit, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang saya naiki berjalan kembali melintasi Jalan Pajajaran hingga perempatan Jalan Pajajaran/Jalan Cicendo (kiri)/Jalan Cihampelas (kanan) pada pukul 08.52 WIB. Kemudian angkot Stasiun Hall-Gunungbatu belok kanan ke Jalan Cihampelas. Di Jalan Cihampelas ini, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu melewati Sekolah Tinggi Hukum Bandung (kanan) dan Hotel Novotel (kiri). Sampailah kita bertemu dengan Jalan Abdul Rivai (kiri) dan Jalan Wastukancana (kanan) pada pukul 08.53 WIB.

Dari Jalan Cihampelas, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu melintasi Jalan Abdul Rivai. Karena masih terisi tiga penumpang sejak dari Terminal Stasiun Hall Bandung tadi (itu pun dua penumpang sudah turun, kecuali saya), angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang saya naiki ngetem dulu selama dua menit (08.53 WIB s.d. 08.55 WIB) di Jalan Abdul Rivai. Lumayan, tampaknya ada tiga penumpang yang naik. Di Jalan Abdul Rivai ini pula tampak Tugu Jam (kanan) yang dilewatinya pada pukul 08.56 WIB. Lucu juga, catatan waktu di Tugu Jam itu menunjukkan pukul 10.37 WIB he he he. Kabarnya, catatan waktu di Tugu Jam ini sering kali salah. Boleh jadi jarang diperiksa. Lalu, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu pun belok kiri ke Jalan Dr. Cipto, lalu belok kanan ke Jalan Dr. Gunawan. Tampak di Jalan Dr. Gunawan terdapat Kantor Dinas Pendidikan.

Dari Jalan Dr. Gunawan, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu melintasi Jalan Dr. Otten. Di Jalan Dr. Otten, tampak Otten Ville (kanan) dan Polsek Cicendo (kanan) pada pukul 08.58 WIB. Sampailah kita di Jalan Pasteur. Di Jalan Pasteur ini tampak Hotel Chrysanta (kiri). Setelah menunggu lampu merah di perempatan Jalan Pasteur/Jalan Dr. Djundjunan (lurus)/Jalan Pasirkaliki (kiri-kanan) selama dua menit (08.59 WIB s.d. 09.01 WIB), angkot Stasiun Hall-Gunungbatu berjalan melintasi Jalan Dr. Djundjunan (dahulu Jalan Terusan Pasteur).

Di Jalan Dr. Djundjunan, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu melewati Aston Primera Pasteur Hotel & Conference (kanan), Rumah Sakit Hermina (kiri), dan Hotel Grand Aquila (kanan). Lalu, tampak pula Griya Pasteur (kiri), Pasteur Hyperpoint (kanan), dan Jalan Dr. Djundjunan Dalam (kiri). Ada pula Hotel Nyland (kiri) dan Lapan (kiri), serta Jalan Sukawarna (kiri) dan Jalan Sukamulya (kanan). Lalu, masih di Jalan Dr. Djundjunan, setelah melewati Gereja Kristen Immanuel (kiri), angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang saya naiki tiba di BTC pada pukul 09.05 WIB.

Dari Jalan Dr. Djundjunan, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu berjalan melintasi Jalan Sukaraja dan Jalan Gunungbatu. Kalau diperhatikan, Jalan Sukaraja pun ditulis Jalan Sukaraja (Gunungbatu). Setelah melewati Borma pada pukul 09.09 WIB, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu melintasi Jalan Gunungbatu hingga menuju Jembatan Tol Pasteur-Padaleunyi pada pukul 09.12 WIB. Sebelum melintasi Jembatan Tol Pasteur-Padaleunyi ini tampak beberapa angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang menuju Stasiun Hall sedang mangkal. Ya, biasanya seperti itu.

Akhirnya, setelah melintasi Jembatan Tol Pasteur-Padaleunyi, angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang saya naiki tiba juga di Terminal Gunungbatu pada pukul 09.14 WIB. Terminal Gunungbatu yang berada di Jalan Gunungbatu ini sebetulnya bukan terminal pada umumnya. Terminal Gunungbatu (lebih kurang 100 meter dari Jembatan Tol Pasteur-Padaleunyi) ini menempati pinggir Jalan Gunungbatu. Kalau diperhatikan, ujung Jalan Gunungbatu ini bertemu dengan Jalan Rancabali (kiri-kanan). Kalau mau lebih jelas lagi, lebih kurang 50-70 meter setelah Terminal Gunungbatu, kita akan melihat Jalan Rancabali dengan “ciri khas”-nya Indomaret (kiri), Pegadaian (tengah), dan Alfamart (kanan), serta beberapa pertokoan di sekitarnya.

Setelah tiba di Terminal Gunungbatu, saya pun membayar ongkos angkot Stasiun Hall-Gunungbatu sebesar Rp 3.000,- (tiga ribu rupiah).

Bagi saya, perjalanan kali ini cukup lancar dan cepat meskipun 2-3 kali ngetem. Soalnya, biasanya, jalan-jalan yang dilalui angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang menuju Gunungbatu ini termasuk daerah-daerah yang ramai atau macet.

 

Rute Angkot trayek Stasiun Hall-Gunungbatu yang menuju Gunungbatu: [Terminal Stasiun Hall Bandung yang berada di Jalan Suniaraja] => Jalan Suniaraja => Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Stasiun Timur => [Viaduct] => Jalan Perintis Kemerdekaan => Jalan Wastukancana => Jalan Pajajaran => Jalan Cihampelas => Jalan Abdul Rivai => Jalan Dr. Cipto => Jalan Dr. Gunawan => Jalan Dr. Otten => Jalan Pasteur => Jalan Dr. Djundjunan (d/h Jalan Terusan Pasteur) => Jalan Sukaraja => Jalan Gunungbatu => [Terminal Gunungbatu yang berada di Jalan Gunungbatu].
Warna Angkot Stasiun Hall-Gunungbatu: Biru telur asin polet/strip Merah dan Hijau.
Ongkos Angkot Stasiun Hall-Gunungbatu: Rp 3.000,-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: