Stasiun Bandung dan Bandara Husein Sastranegara

Di kawasan Bandung Raya, dalam hal ini Kota Bandung, keberadaan stasiun dan bandar udara (bandara) sangat berkaitan dengan angkutan umum, terutama angkutan kota (angkot). Soalnya, di Bandung kan tidak ada pelabuhan.

Selain bandara, Bandung pun memiliki beberapa stasiun. Namun, dalam tulisan ini, saya hanya ingin menceritakan Stasiun Hall Bandung saja. Bagaimana dengan bandara? Tentu saja, ada Bandara Husein Sastranegara.

Berkaitan dengan angkot, sepengetahuan saya, satu-satunya angkot yang melintasi pintu gerbang Bandara Husein Sastranegara yaitu angkot Halteu Andir-Cibogo Atas. Itu pun angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Halteu Andir. Kalau dari arah sebaliknya, angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Cibogo Atas ini berjalan memutar lebih dahulu.

Inilah gambarannya: [Terminal Cibogo Atas yang berada di Jalan Cibogo Atas] => Jalan Cibogo Atas => Jalan Cibogo => Jalan Mustang => Jalan Hercules => [Terowongan jalan bawah Tol Pasteur-Padaleunyi] => Jalan Sukaraja => Jalan Dr. Djundjunan (dahulu Jalan Terusan Pasteur) => [Jalan Bawah Jalan Layang Paspati yang jaraknya 70-100 meter sebelum perempatan Jalan H.O.S. Tjokroaminoto (d/h Jalan Pasirkaliki) dan Jalan Pasteur/Jalan Dr. Djundjunan] => Jalan Dr. Djundjunan => Jalan Sukawarna => Jalan LMU Suparmin => Jalan Pajajaran => [Pintu gerbang Bandara Husein Sastranegara yang berada di pertemuan antara Jalan Pajajaran dan Jalan LMU Nurtanio (d/h Jalan Garuda)] => Jalan LMU Nurtanio =>[Terminal Halteu Andir yang berada di Jalan LMU Nurtanio. Letaknya 20-30 meter dari Stasiun Andir. Posisi ini berada di pertigaan Jalan LMU Nurtanio dan Jalan Abdulrachman Saleh] => Jalan Abdulrachman Saleh => [Tugu Patung Husein Sastranegara yang berada di pertigaan Jalan Abdulrachman Saleh, Jalan Pajajaran, dan Jalan Aruna] => Jalan Pajajaran => Jalan LMU Suparmin => Jalan Sukawarna => Jalan Dr. Djundunan => Jalan Hercules => Jalan Mustang => Jalan Cibogo => Jalan Cibogo Atas => [Terminal Cibogo Atas yang berada di Jalan Cibogo Atas]

Meskipun angkot Halteu Andir-Cibogo Atas merupakan satu-satunya angkot yang melintasi pintu gerbang Bandara Husein Sastranegara (dan itu pun hanya angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Halteu Andir sebagaimana dibahas tadi), sebetulnya masih ada beberapa angkot trayek lain yang bisa diperoleh. Dengan memperhatikan gambaran trayek tadi, dari pintu gerbang Bandara Husein sastranegara, kita bisa berjalan kaki selama 2-3 menit ke pertigaan Jalan LMU Nurtanio dan Jalan Abdulrachman Saleh atau 3-5 menit ke Tugu Patung Husein Sastranegara (di pertigaan Jalan Abdulrachman Saleh, Jalan Pajajaran, dan Jalan Aruna). Ya, berjalan kaki tampaknya lebih baik daripada menunggu angkot Halteu Andir-Cibogo Atas selama 10-30 menit sekali. Soalnya kalau naik angkot, cuma satu menit sudah sampai. Buat apa? Jadi, mending berjalan kaki saja. Kalau taksi, itu lebih mudah dan langsung ke tempat tujuan (rumah atau hotel). Akan tetapi, ini kan blog tentang angkot he he.

Di pertigaan Jalan LMU Nurtanio dan Jalan Abdulrachman Saleh (sebetulnya di sini pun ada Jalan Ciroyom dan Jalan Maleber) ada beberapa trayek angkot yaitu angkot Ciroyom-Cicaheum (yang menuju Ciroyom), angkot Ciroyom-Sarijadi (yang menuju Ciroyom), angkot Ciroyom-Ciburial (yang menuju Ciroyom), angkot Ciroyom-Lembang (yang menuju Ciroyom), angkot Pasar Induk Caringin-Dago (yang menuju Pasar induk Caringin), angkot Pasar Induk Caringin-Sadangserang (yang menuju Pasar Induk Caringin), angkot Sederhana-Cijerah (yang menuju Cijerah), angkot Cicadas-Elang (yang menuju Elang), angkot Stasiun Hall-Cimahi-Padalarang (yang menuju Cimahi). Sebetulnya masih ada satu angkot lagi yaitu angkot Antapani-Ciroyom yang menuju Ciroyom. Namun, angkot Antapani-Ciroyom ini sering kali memutardi Jalan Pajajaran. Paling jauh sampai Tugu Husein Sastranegara.

Sementara itu, di pertigaan Jalan Abdulrachman Saleh, Jalan Pajajaran, dan Jalan Aruna (kita sebut saja di dekat Tugu Patung Husein Sastranegara) tersedia angkot-angkot tadi, terutama angkot-angkot yang menuju arah sebaliknya. Angkot-angkot tersebut meliputi angkot Ciroyom-Cicaheum (yang menuju Cicaheum), angkot Ciroyom-Sarijadi (yang menuju Sarijadi), angkot Ciroyom-Ciburial (yang menuju Ciburial), dan angkot Ciroyom-Lembang (yang menuju Lembang), serta angkot Stasiun Hall-Cimahi-Padalarang (yang menuju Stasiun Hall). Angkot-angkot tersebut datang dari Jalan Aruna (sebelumnya bergerak dari Terminal Ciroyom, kecuali angkot Stasiun Hall-Cimahi-Padalarang yang berangkat dari Cimahi). Selain itu, ada juga angkot Pasar Induk Caringin-Sadangserang (yang menuju Sadangserang) dan angkot Sederhana-Cijerah (yang menuju Pasar Sederhana). Angkot-angkot tersebut datang dari Jalan Abdulrachman Saleh/Jalan LMU Nurtanio (sebelumnya bergerak dari Pasar Induk Caringin dan Cijerah). Ada juga angkot Antapani-Ciroyom yang menuju Antapani sebagaimana saya bahas tadi bahwa angkot Antapani-Ciroyom ini sering kali memutar di Jalan Pajajaran (paling jauh sampai Tugu Husein Sastranegara).

Jadi, jika kita mau berangkat dari Bandara Husein Sastranegara ke Stasiun Hall Bandung maka kita cukup naik angkot Stasiun Hall-Cimahi-Padalarang yang menuju Stasiun Hall Bandung. Itu pun kita harus berjalan kaki dahulu lebih kurang 3-5 menit dari pintu gerbang Bandara Husein Sastranegara ke Tugu Patung Husein Sastranegara. Sebaliknya, jika kita mau berangkat dari Stasiun Hall Bandung ke Bandara Husein Sastranegara maka kita cukup naik angkot Stasiun Hall-Cimahi-Padalarang yang menuju Cimahi. Lalu, kita bisa turun di Tugu Patung Husein Sastranegara atau di dekat Stasiun Andir. Setelah itu, barulah kita berjalan kaki ke Bandara Husein Sastranegara.

 tugu-monumen-huseinsastranegara
 Keterangan: Tampak sekilas ada tulisan: “…Sastranegara” di sebelah kanan, itu bukanlah pintu gerbang utama. Itu hanya pintu gerbang jalan beberapa ratus meter menuju pintu gerbang utama Bandara.

261 Komentar

  1. Rudi Nurdiansyah

    pak saya mau nanya kalo dari stasiun bandung ke PT Dirgantara indonesia (IPTN) harus naik apa ya,,, Terus kalo kembali, dari PT Dirgantara ke Stasiun bandung harus pake angkot yang mana??
    Thanks

    • Kalau ke PT DI-nya naik angkot Stasiun-Cimahi turun di sebelum Andir. Lalu HalteuAndir-CibogoAtas. Begitu sebaliknya. Saya pernah tapi rombongan mobil pribadi.

  2. Anonymous

    pak saya mau tanya klu dr bandara husen terminal apa yg paling dekat dan naik angkot jurusan mana?

    • Terminal yang paling dekat dengan Bandara Husein Sastranegara ya Terminal Halteu Andir. Untuk ke sana, dari pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara terdapat angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang melintas. Namun, kalau belum ada angkot tersebut yang melintas, alangkah lebih baik kita berjalan kaki saja selama 1-2 menit karena jaraknya dekat.

      Nah, di sekitar Terminal Halteu Andir ini merupakan jalan raya (Jalan Abdulrachman Saleh). Di sini, ada beberapa trayek angkot. Terminal yang terdekat dengan Terminal Halteu Andir ini ialah Terminal Ciroyom. Coba baca kembali tulisan saya :)

  3. Anonymous

    pak saya mau tanya klau dari bandara husein sastranegara mau ke purwakarta naik apa ?

    • Tentu harus ke Terminal Leuwipanjang dulu untuk naik bus. Biasanya bus Primajasa trayek Bandung-Purwakarta. Bisa juga ke Stasiun Bandung dulu untuk naik kereta api Serayu trayek Kroya-Jakarta Kota. Yang pasti, tergantung jadwal kedatangannya jam berapa.

  4. pak, kalo dari cimahi saya mau ke bandara husein naik angkot apa ya?

    • Naik angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju ke Stasiun Hall. Perhatikan, setelah Pasar Ciroyom, lalu Jalan Arjuna, dan lalu Jalan Aruna, tinggal turun di Tugu Patung Husein Sastranegara yang terletak di pertemuan Jalan Pajajaran/Jalan Abdulrachman Saleh/Jalan Aruna (ini di kawasan perempatan atau lampu lalu lintas). Dari Tugu Patung inilah anda bisa berjalan kaki selama 3-5 menit menuju pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara.

  5. zaki

    pak saya mau tanya kalau dari terminal Lw Panjang ke bandara husein dan sebaliknya naik angkot apa?

    • Yang efektif sih ada dua.
      I. Di Terminal Leuwipanjang, naik bus DAMRI Leuwipanjang-Cicaheum. Turun di Stasiun Bandung. Di Terminal Stasiun Hall Bandung, naik angkot Stasiun Hall-Cimahi. Turun di Tugu Patung Husein atau di Terminal untuk angkot Halteu Andir (di Jalan Abdulrachman Saleh). Perhatikan patokan dalam tulisan saya.
      II. Di Terminal Leuwipanjang, naik angkot Leuwipanjang-Cimahi. Di Cimahi, naik angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall. Tinggal turun di Tugu Patung Husein.

      …Setelah itu jalan kaki.

      {Di Stasiun Hall Bandung atau di Stasiun Cimahi, sebetulnya ada KRD. Namun, hampir semua kereta api tidak berhenti di Stasiun Andir, kecuali dalam keadaan-keadaan tertentu. Kalau bisa berhenti di Stasiun Andir seperti dulu, kita tentu tinggal menyeberang ke Jalan Nurtanio. Tinggal jalan deh 1-3 menit.

  6. Anonymous

    saya ingin bertanya, dari bandara husein jika ingin ke yogyakarta harus pergi ke stasiun apa ya ??
    dan brp harga tiket KA nya?

    terimakasih.

    • Stasiun (Hall) Bandung. Silakan cek ke http://www.kereta-api.co.id

      • mei

        Pak, jarak tempuh dr bandara husein sastranegara ke stasiun hall KA bandung klo pake taxi brp jauh ya? Kira2 brp menit dibutuhkan ya? Trims atas jwbn nya.

      • Wah, kurang tahu pasti ya. Soalnya Bandung kadang macet kadang lancar. Jadi, seramai apa lalu lintasnya. Tapi rute perjalanannya begini: Bandara Husein Sastranegara (di Jalan Pajajaran) => Jalan Pajajaran => Jalan Cicendo => Jalan Kebon Kawung => Stasiun Hall (di Jalan Kebon Kawung). Ramai atau macetnya di Jalan Pajajaran.

        Naik taksi, saya perkirakan, kalau lalu lintas normal, 10-15 menit juga sampai. Bandingkan dengan angkot ketika macet. Saya pernah mengalami sekitar 30 menit. Tapi kan 45-60 menit juga kalau macet parah ya terlambat. Seringnya sih 30 menitan. Sekali lagi, kalau taksi mungkin lebih cepat karena tidak tarik penumpang di jalan :) Ya, 10-15 menitan lah. (Tapi bisa juga kan 20-30 menitan. Jalannya kan sama. Terhalang angkot sih he he he. OK, selamat datang di Kota Bandung).

  7. soleh

    min.. klo dr bandara husein ke terminal leuwi panjang naik apa ya?

    • Yang paling efektif sih, di Jalan Abdulrachman Saleh (20-30 meter dekat Stasiun Andir), naik angkot Stasiun Hall-Cimahi atau angkot Sadangserang-Caringin. Turun di Bunderan Soekarno-Hatta. Di sini naik angkot Leuwipanjang-Cimahi yang menuju Leuwipanjang.

      Jadi, dari pintu gerbang Bandara Husein, berjalan 1-3 menit ke Jalan Abdulrachman Saleh. (Biasanya orang-orang lebih sering ke arah ini) daripada Tugu Patung Husein. Menyeberang jalan dan naik angkot-angkot tadi.

  8. iwan

    pak saya dr indramayu mau jemput kaka di bandara bandung, klo dri terminal ledeng ke bandara naik mobil apa ya? thk

    • Di luar terminal Ledeng (Jalan Dr. Setiabudi) naik angkot Ciroyom-Lembang yang menuju Ciroyom. Turun di Terminal Halteu Andir. Tinggal jalan.

  9. ali

    pak saya mau tnya, stasiun apa ya yg terdekat dari bandara husein sastranegara?

    • Yang terdekat, Stasiun Andir. Namun, Stasiun Andir ini hanya dilewati saja. Dari Stasiun Andir ke wilayah barat, ada Stasiun Cimindi dan Stasiun Cimahi (dan seterusnya). Sementara dari Stasiun Andir ke wilayah timur, ada Stasiun Ciroyom dan Stasiun Hall Bandung (dan seterusnya).

  10. irwan

    tanya dong, kl dari BTC ke bandara husein naik apa ya

    • Tinggal naik angkot Halteu Andir-Cibogo Atas di depan BTC (Jalan Dr. Djundjunan). Namun, kalau lalu lintas macet, angkot Halteu Andir-Cibogo Atas ini sering kali melewati Jalan Sukawarna. Jadi, naik saja di halaman belakang BTC (Jalan Sukawarna).

  11. Erik Andry

    tanya dong.. kalo dari bandara husein mau ke caheum, yg efektif naik apa yah??

    • Yang paling efektif, di dekat Stasiun Andir (berarti dari pintu gerbang bandara Husein berjalan lebih dahulu 3 menitan) naik angkot Cicaheum-Ciroyom yang menuju Ciroyom. Setelah melewati Ciroyom, angkot ini melaju ke Cicaheum karena angkot ini berjalan memutar.

      • kalau sebaliknya gimana pak?
        rute dari caheum k bandara husein

        terimakasih..

      • Di Terminal Cicaheum, tinggal naik angkot Cicaheum-Ciroyom. Turun 30 meter sebelum perlintasan rel Stasiun Andir. Menyeberang dan berjalanlah 1-3 menit menelusuri Jalan Nurtanio (Atas) hingga pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara. [Detail-detailnya baca lagi tulisan dan beberapa coment-nya]

        Catatan: Di daerah Jalan Cihampelas atau Jalan Pasteur, kalau penumpang sudah agak sedikit, biasanya sopir suka bilang: “Ada yang turun di Jalan Sukajadi atau Rumah Sakit Hasan Sadikin?”. Jika tidak ada (karena kita memang tidak berniat turun di tempat itu) maka sopir suka langsung berjalan dari daerah Pasteur ke Jalan Pasirkaliki. Biasanya pula, di Jalan Pasirkaliki, kita disuruh pindah ke angkot lain yang sama. [Payah, sopirnya sering memutar lagi ke Cicaheum] Nah, di Jalan Pasirkaliki (atau bahkan di Jalan Sukajadi) anda tinggal melanjutkan angkot yang sama, yaitu angkot Cicaheum-Ciroyom. [Di Jalan Pasirkaliki, bisa pula naik angkot Sarijadi-Ciroyom atau Sederhana-Cijerah. Turunnya sama, yaitu 30 meter sebelum rel Stasiun Andir]

        Atau bisa pula, di Terminal Cicaheum, naik DAMRI Cicaheum-Cibeureum. Di Terminal Cibeureum, tinggal menyeberang Jalan Rajawali Barat. Di sini naik angkot Caringin-Sadangserang. Kali ini, turun setelah perlintasan rel Stasiun Andir. Tidak usah menyeberang, tinggal berjalan saja ke pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara.

  12. leonardo

    pak, kalau dari bandara bandung ke jakarta baiknya naek kereta api atau bus?
    kalau naik kereta dari bandara ke stasiun naik apa?
    terus kalau naik bus, dari stasiun ke terminal naik apa?
    trims

    • KA/bus sama baiknya. Angkot banyak/tanggung. Di dekat St Andir, Sarijadi-Ciroyom dan di Ciroyom, Cimahi-Stasiun. Atau Stasiun-Cimahi lalu Cimahi-Leuwipanjang.

  13. maaf min ikut tanya, saya akan melakukan perjalanan ke P4TK BMTI Cimahi (Jl. Pesantren Km2), setelah turun dari bandara bandung, saya naik apa ya untuk sampe di P4TK tersebut?

    • Di luar pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara kan ada halaman dan tentu saja mengarah ke jalan raya (lebih tepatnya sih jalan biasa). Nah, dari sini (diibaratkan sebagai sudut/pojok), jika lurus merupakan Jalan Pajajaran, sedangkan jika ke kanan merupakan Jalan Nurtanio (kini Jalan Garuda). Kalau diperhatikan, Jalan Nurtanio ini pun ditulis Jalan Nurtanio Utara (lihat saja plang petunjuknya).

      Di halaman Bandara Husein Sastranegara itu, anda tinggal menelusuri Jalan Nurtanio (artinya ke kanan) selama 1-3 menit menuju Jalan Abdulrachman Saleh. (Sebetulnya di dekat pintu gerbang Bandara ada angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Terminal Halteu Andir. Namun, daripada “lama”, lebih baik jalan kaki saja 1-3 menit menuju Jalan Abdulrachman Saleh. Di sini sudah terlihat jalan rel kereta api (Stasiun Andir).
      Sebelum jalan rel, anda menyeberang jalan. Lalu, naik angkot Stasiun Hall-Cimahi dan turun di pertigaan Jalan Jenderal Amir Machmud dan Jalan Pesantren. Untuk ke Jalan Pesantren, anda harus menyeberang jalan karena letaknya ada di sebelah kanan. Jalan sedikit 30-50 meter dan tinggal naik angkot Sarijadi-Pesantren yang menuju Sarijadi. Angkot ini tentu saja melintasi Jalan Pesantren.

      • MasyaAllah jawaban yang komplit..plit, terima kasih sekali panduan bung admin.

        Oh ya ada dialek khusus ngga ya bung admin ketika ingin menghentikan angkot di tempat yang kita maksud, misalnya kalo di kota saya (Samarinda) ya dengan bilang “pak stop pak!” gitu aja, maaf saya pertama kali ke Cimahi -_-’.

        Semoga berbalas pahala di sisi Allah subhana wa ta’ala.

      • Pada umumnya bilang: “Kiri”. “Stop” juga bisa. Prinsipnya, sama saja. Memang dialek ini cukup menarik. Seperti di Jakarta biasanya kita mengetuk atap angkot :)

      • bung admin, terima kasih sekali atas petunjuk jalannya. Saat ini saya berada di Bandung dengan petunjuk yang bung admin berikan, dan InsyaAllah sabtu ini saya akan kembali pulang ke Samarinda-Kaltim.

        Mohon bantuannya kembali. Saya akan pulang melalui Bandara Cengkareng Jakarta, dan posisi saya saat ini di Jl. Pesantren. Untuk ke Cengkareng rencananya saya menggunakan bus travel Cipaganti yg berdasarkan googling alamatnya berada di Jl.Djunjungan (BTC). Nah yang saya tanyakan dari Jl. Pesantren ke Jl.Djunjungan tersebut saya mesti naik angkot apa ya?

        Oh ya, dari Bandung ke Cengkareng Jakarta biasanya butuh berapa jam ya untuk sampai?, atau ada kendaraan alternatif selain Cipaganti, yang cepat sampai cengkareng?, karena pesawat saya akan berangkat pukul 10.00

        Sekian bung admin, mohon pencerahannya semoga berbalas pahala di sisi-Nya dan terima kasih

      • Maaf, saya ada di luar Bdg. Secara teknis sulit online. Semoga sudah di Kaltim :) Utk yg lain: cimahi-stasiun, stasiun-sarijadi. DAMRI Bdg-Soeta. 3 jam an.

  14. tanya gan/bos : Untuk penginapan keluarga yg nyaman, terjangkau….. yg deket stasiun bandung , bandara dan belanja dimn ya gan/bos? tks sblmnya

    • Penginapan yang nyaman dan terjangkau memang relatif. Saya membayangkan seperti orang (pendatang) yang baru saja berkunjung ke suatu tempat (Kota Bandung) dan mencari hotel/penginapan. Minimal untuk beristirahat setelah perjalanan.

      Info hotel/penginapan yang saya tulis ini berdasarkan bunyi iklannya di surat kabar lokal: “Nyaman, Murah, Bersih”. Ya, itulah Hotel Arimbi yang berada di Jalan Stasion Selatan No. 5 Bandung dengan nomor telepon 022-4202734.

      Ada juga Hotel Mutiara yang berada di Jalan Kebon Kawung No. 60-62 Bandung dengan nomor telepon 022-4200333 dan 022-4200888.

      Nama-nama hotel/penginapan dan pusat perbelanjaan di Kota Bandung (bahkan Bandung Raya) itu banyak dan tersebar. Namun, saya menjawabnya berdasarkan pertanyaan saja, yaitu HOTEL/PENGINAPAN yang dekat dengan STASIUN HALL BANDUNG dan PASAR BARU BANDUNG. Meskipun anda menggunakan mobil atau taksi, saya menggambarkannya untuk pengguna angkot. (Ini kan blog tentang angkot he he).

      Nah, berdasarkan jalur angkot, misalnya angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall Bandung, saya menulis 3-5 jalan terakhir sebelum memasuki Terminal Stasiun Hall Bandung: Jalan Pajajaran => Jalan Cicendo => Jalan Kebon Kawung => Jalan Pasirkaliki => Jalan Kebonjati.

      Di situ ada alamat hotel yang saya tulis, bukan?! Stasiun Hall Bandung (baru/utara) terletak di Jalan Kebon Kawung, sedangkan Stasiun Hall Bandung (lama/selatan) terletak di Jalan Kebonjati/Jalan Suniaraja (kalau lebih jeli lagi, tepatnya di Jalan Stasiun Hall).

      Berkaitan dengan hotel/penginapan, Hotel Arimbi berada di Jalan Stasion Selatan (sebelah kiri pintu masuk Terminal Stasiun Hall Bandung). Sementara Hotel Mutiara berada di Jalan Kebon Kawung. (Siapa pun boleh menambahkan info ini. Siapa tahu bisa saling berbagi).

  15. Anonymous

    pak sayah mau ke jalan maluku tujuan,nya si mau ke patung pasteur..lewat jalan mna ya pak klo dekat dari arah pasir koja..atau naek angkot apah

    • Maksudnya Patung Pastur Verbraak di Taman Maluku? Jalan Pasirkoja itu panjang loh. Namun, apa pun angkotnya, pokoknya yang menuju Terminal Kebonkalapa. Nah, di Terminal Kebonkalapa naik angkot Abdul Muis-Dago. Tinggal turun di Taman Maluku atau Patung Verbraak.

  16. Stella

    Kalau dari Ciumbuleuit ke bandara naik angkot apa ya?

    • Angkot dari Ciumbuleuit ke Bandara Husein Sastranegara? Ada beberapa alternatif. Naik angkot Stasiun Hall-Ciumbuleuit yang menuju Stasiun Hall. Lalu, naik Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Cimahi. Tinggal turun di Jalan Garuda (baca: sebelum rel kereta api Stasiun Andir). Setelah turun dari angkot, menyeberanglah dan lalu berjalan 1-3 menit menuju pintu gerbang Bandara Husein Sastranegara.

      Kalau anda jeli, sebetulnya di kawasan Jalan Cihampelas bisa naik angkot Cicaheum-Ciroyom yang menuju Ciroyom. Tinggal turun dan berjalan kaki seperti di atas. (Catatan: ada kalanya ketika macet, angkot Cicaheum-Ciroyom ini suka menurunkan penumpang di Jalan Pasirkaliki). Jika keadaannya demikian, di sini, naik angkot yang sama (Cicaheum-Ciroyom), angkot Sarijadi-Ciroyom atau angkot Lembang-Ciroyom.

      [Sebetulnya dari arah mana pun, asal tahu angkot-angkot yang menuju Bandara Husein Sastranegara seperti yang saya tuliskan atau ceritakan, siapa saja bisa memakai angkot trayek apa saja dan kemudian tinggal melanjutkannya dengan angkot-angkot yang saya tulis).

  17. Anonymous

    Saya dari Purwakarta rencananya besok ke bandara husein bandung, tolong dibantu transportasi apa yang efektif?
    Haturnuhun..

    • Dari Purwakarta ke Bandara Husein Sastranegara ya?! Sebetulnya ada beberapa pilihan. Namun, pada umumnya tanggung. Biasalah, namanya juga angkot. Namun, saya berupaya memberikan trayek angkot yang efektif. Saya berpatokan di Stasiun Hall Bandung (untuk kereta api) dan/atau di Terminal Leuwipanjang (untuk bus) saja ya.

      Di Stasiun Hall Bandung:
      Jika anda telah tiba di Stasiun Hall Bandung, keluarlah lewat pintu utara. (Artinya, setelah peron dan halaman Stasiun Hall Bandung, anda akan melihat Jalan Kebon Kawung. Di sini, anda tinggal naik angkot Sadangserang-Caringin atau angkot Dago-Caringin. Sebagaimana tanggapan atas beberapa komentar yang lain, turunlah di ujung Jalan Abdulrachman Saleh (tepat sebelum rel kereta api Stasiun Andir). Lalu, menyeberang dan berjalan kakilah 1-3 menit. Ini jalur favorit karena jalannya teduh. Tinggal masuk deh ke pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara.

      [Sebetulnya di Jalan Kebon Kawung ini masih ada angkot lain, yaitu angkot Stasiun Hall Bandung-Cimahi. Namun, bagi yang tidak tahu, khawatir salah, kecuali jika kita bertanya terlebih dahulu kepada sopir. Maksudnya, bisa saja angkot Stasiun Hall-Cimahi ini merupakan angkot yang berasal dari Cimahi yang hendak menuju Stasiun Hall Bandung, sedangkan kita justru membutuhkan angkot yang sama dengan trayek sebaliknya: Dari Stasiun Hall Bandung ke Cimahi. Dengan kata lain, angkot ini memutar dulu menuju Terminal Stasiun Hall Bandung yang berada di Jalan Kebon Jati/Jalan Suniaraja. (Seingat saya, pada pertengahan tahun 1990-an dibuka pintu gerbang utama di Jalan Kebon Kawung).

      Di Terminal Leuwipanjang:
      Jika anda telah tiba di Terminal Leuwipanjang, naiklah angkot Leuwipanjang-Cimahi. Turunlah di awal Jalan Jenderal Amir Machmud. Ini merupakan perbatasan antara Kota Bandung dan Kota Cimahi. Lalu menyeberang dan naiklah angkot Sadangserang-Caringin yang (pasti) menuju Sadangserang. Kali ini, anda turun setelah rel Stasiun Andir. Tidak usah menyeberang, tetapi langsung saja berjalan kaki 1-3 menit. Kalau mau lebih jauh lagi, turunlah di Tugu Husein Sastranegara, tetapi ini tidak saya sarankan. Kejauhan he he he.

      [Sebetulnya setelah turun di awal Jalan Jenderal Amir Machmud tadi, setelah menyeberang, anda bisa naik angkot Stasiun Hall Bandung-Cimahi yang menuju Stasiun Hall Bandung. Namun, anda mesti turun di Tugu Husein Sastranegara. Sesuatu yang tidak saya sarankan. Soalnya relatif jauh dan jalannya panas. Maksudnya, cukup gersang. Dari Tugu itulah anda berjalan 3-5 menit.]

      Pilihan ada di tangan anda! Sebetulnya kalau mau keliling-keliling, banyak he he. Namun, itulah yang efektif. Jangan lupa, antisipasi jadwal penerbangan.

      Kalau angkutan dari Purwakarta ke Bandung, hanya anda yang tahu. Berdasarkan pengalman saya, dari Jakarta ke Bandung, saya naik kereta api eksekutif/bisnis Argo Parahyangan. Namun, saya khawatir tidak berhenti di Stasiun Purwakarta (meskipun ada di jadwal). Bisa juga naik bus….

  18. bip bop

    pak, kalau dari stasiun Hall bandung ke bandara hussein kira-kira berapa menit ya pak??
    trus naik taxi apa ya pak yang aman kalau sampai jam 04.pagi??
    trima kasih pak

    • Saya kira, taksi di Kota Bandung itu aman meskipun malam atau dini hari. Naik taksinya yang di Jalan Kebon Kawung ya. Karena jalan raya masih sepi, saya kira perjalanan selama 10-15 menit juga kelamaan :) Rute normalnya seperti ini: Jalan KebonKawung => belok kanan ke Jalan Pasirkaliki => belok kiri ke Jalan Pajajaran. Sampai deh di pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara.

  19. Sef

    Pak, tlg info oplet menuju jl natuna (sumatera) dari bandara husin. Tlg juga info oplet menuju stasiun dari jl sumatra dan terakhir dari stasiun menuju bandara husin. Thanks infonya.

    • Dari Bandara Husein Sastranegara ke Jalan Natuna (Jalan Sumatera)? Menurut hemat saya, ini yang paling efektif (karena rata-rata tanggung). Salah satunya kita harus ke Terminal Stasiun Hall Bandung lebih dahulu. Saya kira, dalam beberapa Komentar sebelumnya, anda sudah mengetahui perjalanan dari Bandara Husein Sastranegara ke Terminal Stasiun Hall Bandung.

      Nah, di Terminal Stasiun Hall Bandung, anda naik angkot Sadangserang-Stasiun Hall yang menuju Sadangserang. Namun, “menariknya”, khusus untuk angkot Sadangserang-Stasiun Hall, anda mesti berjalan dahulu 50-100 meter ke Jalan Oto Iskandar Di Nata. [Baca http://angkotbandung.wordpress.com/2013/04/30/angkot-juga-harus-berempati/ ]

      Di sini, naiklah angkot Sadangserang-Stasiun Hall. Ini bagian rutenya: Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Stasiun Timur => [Viaduct] => Jalan Perintis Kemerdekaan => Jalan Braga => Jalan Lembong => Jalan Veteran => Jalan Sunda. Sebelum rel kereta api, turunlah karena Jalan Natuna ada di sebelah kiri. {Rel kereta api yang melintang dari barat ke timur itu diapit oleh dua Jalan, yaitu Jalan Rakata (utara) dan Jalan Natuna (Selatan).

      Sekali lagi, karena lokasi ini terlalu tanggung untuk dunia perangkotan he he, jika ingin kembali ke Stasiun Hall Bandung, naiklah dahulu angkot yang sama (Sadangserang-Stasiun Hall yang menuju Sadangserang) di Jalan Sunda. Di sini rutenya: Jalan Sunda => Jalan Sumbawa => Jalan Lombok [Stadion Siliwangi]. Lalu, turunlah dan menyeberang untuk naik angkot yang sama. Kali ini balik menuju Stasiun Hall Bandung.

      Untuk ke Bandara Husein Sastranegara, baca kembali beberapa komentar sebelumnya.

      [BTW, kalau mau ke Jalan Sumatra, saya kira nama jalan ini ada setelah melewati rel kereta api. Tanya-tanyalah pada warga di sana. Di tempat ini kan nama-nama jalannya dari nama-nama pulau. Ramah-ramah.]

      • Sef

        Terima kasih atas jawabannya pak.
        Sebenarnya saya mau menuju jl taman cibunut selatan. Yg paling efektif dari bandara dan stasiun angkot apa?

      • Ya, berarti betul. Taman Cibunut memang berada di dekat Jalan Natuna. Artinya, kalau naik angkot Stasiun Hall-Sadangserang yang menuju Sadangserang, kita turun di Jalan Sunda (sebelum rel kereta api).

  20. rahmat

    selamat sore Pak, kalo naik motor dr leuwi panjang menuju bandara husein rute jalannya kmana ya Pak?
    untuk parkir motor sendiri apakah ddepan gerbang bandara husein ada tempat parkir motor khusus?
    terimakasih infonya Pak..

    • Walah, ini motor nyasar ke blog angkot he he. (Agar anda tidak kecewa, saya jawab saja). Kalau motor/mobil pribadi sebetulnya bebas karena bukan angkot yang memiliki trayeknya sendiri. Pokoknya, dari arah manapun anda, patokannya di perempatan Jalan Pajajaran/Jalan Pasirkaliki saja. Di sini, di Istana Plasa, lurus saja menelusuri Jalan Pajajaran sampai menemukan perempatan atau patung tugu Husein Sastranegara. (Jika lurus, sebetulnya anda akan mengarah ke Jalan Abdulrachman Saleh, tetapi jika ke kanan, anda akan mengarah ke Jalan Pajajaran yang “sepi” karena memasuki kompleks militer. Jadi, ke kanan inilah yang dituju. Setelah melewati patung tugu Husein Sastranegara, motor anda berjalan lurus hingga pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara. Sebelum masuk pintu gerbang utama, di sebelah kanan ada taksi yang mangkal, sedangkan ke kiri (Jalan Nurtanio) terdapat pintu masuk parkir.

      Itu kalau patokannya di perempatan Jalan Pajajaran/Jalan Pasirkaliki. Namun, agar anda tidak “mati penasaran” he he, saya akan memberikan rutenya dari Leuwipanjang. Kebetulan, rute ini merupakan salah satu dari dua rute yang pernah saya lakukan. Jika anda berada di Jalan Leuwipanjang, berjalanlah di Jalan Leuwipanjang dan belok kiri ke Jalan Peta (Lingkar Selatan), lalu belok kanan ke Jalan Kopo. Jika anda berjalan dari Jalan Kopo, luruslah terus hingga pertigaan Jalan Kopo/Jalan Terusan Pasirkoja/Jalan Pasirkoja dan belok kanan ke Jalan Pasirkoja. Lalu, belok kiri ke Jalan Gardujati dan lurus terus ke Jalan Pasirkaliki hingga bertemu perempatan Jalan Pajajaran/Jalan Pasirkaliki (Istana Plasa). Lalu, ikuti petunjuk di alinea pertama.

  21. Kiki

    Pak, saya akan ke bandung nginap di hotel JP yg katanyanya ada di jl pasir kalike. Tolong info angkot dari bandara menuju jl pasirkaliki dan dari pasirkaliki menuju stasiun hall. Terima kasih.

    • Saya mencoba untuk mendeteksi keberadaan nama dan lokasi hotel yang dimaksud ya. Rasa-rasanya saya sudah mengetahui nama dan lokasi hotel tersebut (meskipun Jalan Pasirkaliki itu panjang dan saya sempat membaginya dalam empat bagian, semoga info ini cocok). Kalau dikaitkan dengan dunia per-angkot-an, bisa dikatakan tanggung jika diawali dari Bandara Husein Sastranegara. Tanggung dalam arti banyak naik angkot meskipun jaraknya relatif dekat. Tampaknya, anda harus naik tiga angkot meskipun jaraknya relatif dekat (dikatakan jauh karena berkeliling).

      Saya anggap anda sudah berada di Jalan Abdulrachman Saleh. Artinya, di luar halaman Bandara Husein Sastranegara kan ada dua jalan: lurus menelusuri Jalan Pajajaran atau belok kanan menelusuri Jalan Nurtanio. Lebih baik, berjalan 1-3 menit menelusuri Jalan Nurtanio hingga bertemu dengan Jalan Abdulrachman Saleh (30 meter dekat rel kereta api Stasiun Andir). Di Jalan Abdulrachman Saleh, anda menyeberang, lalu naik angkot Sarijadi Ciroyom atau angkot Cicaheum-Ciroyom atau angkot Lembang-Ciroyom. Pokoknya yang menuju Ciroyom. Ini rutenya: Jalan Abdulrachman Saleh => [Stasiun Andir] => Jalan Ciroyom => [Pasar Ciroyom/Terminal Ciroyom] => Jalan Ciroyom => [rel kereta api Stasiun Ciroyom]. Meskipun angkot-angkot ini berakhir di Terminal Ciroyom, anda jangan dulu turun. Tetaplah di dalam angkot hingga berjalan lagi 50-100 meter. (Itu sudah biasa dan tidak dianggap dua kali perjalanan). Lalu turunlah sebelum rel kereta api Stasiun Ciroyom. Di sini, anda naik angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall dengan rute: Jalan Arjuna => [rel kereta api Stasiun Ciroyom] => Jalan Arjuna => Jalan Aruna => [Patung Tugu Husein Sastranegara di perempatan Jalan Arjuna/Abdulrachman Saleh/Jalan Pajajaran] => Jalan Pajajaran => [perempatan Jalan Pajajaran/Jalan Pasirkaliki, biasa dikenal sebagai perempatan IP (Istana Plaza Mall)] => Jalan Pajajaran =>[perempatan Jalan Pajajaran/Jalan Cihampelas/Jalan Cicendo] => Jalan Cicendo => Jalan Kebon Kawung => [Stasiun Hall Bandung yang berada di Jalan Kebon Kawung] => Jalan Kebon Kawung => [pertigaan Jalan Kebon Kawung/Jalan Pasirkaliki] => Jalan Pasirkaliki => [perempatan Jalan Pasirkaliki/Jalan Gardujati/Jalan Kebonjati] => Jalan Kebonjati => [Terminal Stasiun Hall Bandung].

      Nah, setelah angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall ini, anda turun di Jalan Kebon Kawung karena angkot ini akan melanjutkan perjalanan ke Terminal Stasiun Hall Bandung. Untuk ke Jalan Pasirkaliki, di Jalan Kebon Kawung ini anda tinggal memakai angkot yang sama, yaitu angkot Stasiun Hall-Cimahi, tetapi dengan trayek sebaliknya, yaitu Cimahi. Angkot ini merupakan angkot yang berjalan dari arah Terminal Stasiun Hall Bandung. Sebetulnya di Jalan Kebon Kawung ini ada angkot lainnya yang akan melewati Jalan Pasirkaliki (dengan asumsi hotel yang dimaksud), antara lain angkot Sarijadi-Stasiun Hall yang menuju Sarijadi. Karenanya, bertanya kepada sopir apakah mau ke Jalan Pasirkaliki (atas) ataukah ke Terminal Stasiun Hall Bandung.

      Selain itu, ada angkot lain yang efektif (meskipun masih tetap tiga angkot). Di Jalan Abdulrachman Saleh (jadi, tidak perlu menyeberang), anda naik angkot Sadangserang-Caringin yang menuju Sadangserang (baca: kalau menyeberang tentu ke Caringin). Rutenya: Jalan Abdulrachman Saleh => [Patung Tugu Husein Sastranegara] => Jalan Pajajaran => Jalan Astina => Jalan Dursasana. Jalan Dursasana ini merupakan perempatan Jalan dan bertemu dengan Jalan Pasirkaliki. Di Jalan Pasirkaliki, anda naik angkot Sarijadi-Stasiun Hall yang menuju Stasiun Hall. Jika sudah di Jalan Kebon Kawung, naik salah satu angkot yang saya sebutkan tadi.

      Atau, jika naik angkot Sadangserang-Caringin yang menuju Sadangserang, anda turun saja di Jalan Pajajaran. Pokoknya setelah patung tugu Husein Sastranegara. Nah, di Jalan Pajajaran ini, anda naik angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall. Angkot ini yang tadi saya ceritakan berasal dari Ciroyom. Selanjutnya, ya ikuti saja tulisan-tulisan tadi.

      Dunia angkot itu “muter-muter”. Apalagi di jalanan yang ditanyakan merupakan jalan satu arah sehingga angkot pun trayeknya muter-muter he he he.

      Dari Jalan Pasirkaliki ke Stasiun Hall Bandung? Karena Jalan Pasirkaliki itu panjang, saya hanya berpatokan pada keberadaan hotel yang dituju saja ya (Itu pun kalau hasil “terawangan” atau “pendeteksian” saya tepat). Nah, Jalan Pasirkaliki itu membentang dari selatan ke utara. Jadi, untuk ke Stasiun Bandung, anda harus berjalan ke selatan atau ke utara (kalau naik angkot hanya ke utara). Kalau ke utara ke Jalan Pajajaran, sedangkan kalau ke selatan ke Jalan Kebon Kawung. Sepengetahuan saya, lokasi hotel anda berada lebih dekat ke selatan (Jalan Kebon Kawung). Ya, jaraknya sekitar sepertiga ke selatan atau dua pertiga (atau bahkan lebih) ke utara. Tinggal pilih saja, ke selatan jalan kaki atau kalau ke utara bisa naik angkot. Kalau soal rute, silakan cermati tulisan saya sebelumnya. Semoga lancar.

      • Kiki

        Terima kasih atas jawabannya, Pak. Mudah2an penerawangan Bapak gak salah, alamat hotelnya jl pasirkaliki no 61. Saya lihat rute dari bandara menuju hotel cukup sulit bagi saya yang awam terhadap kota bandung karena harus naik angkot beberapa kali.
        Untuk lokasi berikut ini, dari dan menuju hotel apakah juga harus naik angkot lebih dari satu kali?; trans studio, masjid agung, pasar baru, jl braga, jl juanda dan stasiun hall.
        Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas infonya.

      • Ya, penerawangan saya tampaknya tepat :) Tadinya saya menduga hotel ini berada di Jalan Pasirkaliki No. 60-an. (Kalau dalam catatan, termasuk buku Yellowpages sih No. 62. Namun, No. 61 ya?!). Saya tahu karena di jalan ini terdapat hotel-hotel. Ramai juga para pendatang. Terlepas dari itu, jika kita melihat dari selatan ke utara, Jalan Pasirkaliki nomor ganjil berada di sebelah kiri, sedangkan Jalan Pasirkaliki nomor genap berada di sebelah kanan.

        Selain itu, saya pun menjelaskan secara detail bahwa lokasi ini cukup tanggung. (Dalam tulisan sebelumnya saya menulis Jalan Pasirkaliki bisa dibagi menjadi empat bagian). Harap maklum, atas kebijakan pemerintah Kota Bandung, Jalan Pasirkaliki dimana hotel “anda” berada bisa dikatakan tanggung untuk kendaraan. Artinya, kendaraan hanya melaju dari selatan ke utara alias satu arah. Akhirnya, mau tidak mau, kita pun harus naik angkot atau berjalan ke utara (Jalan Pajajaran) yang nanti akan mengarah ke Jalan Cicendo dan Jalan Kebon Kawung. Kalau ke selatan (ke Jalan Kebon Kawung), ya cukup berjalan saja, selain jaraknya dekat, juga karena tidak ada angkot yang ke selatan.

        Nah, nanti jika sudah di Jalan Kebon Kawung, anda tinggal naik angkot-angkot yang menuju Terminal Stasiun Hall Bandung, seperti Sarijadi-Stasiun Hall yang menuju Stasiun Hall, angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall, angkot Gunungbatu-Stasiun Hall yang menuju Stasiun Hall, dan angkot Gedebage-Stasiun Hall yang menuju Stasiun Hall.

        Jika sudah di Terminal Stasiun Hall, anda bisa ke TransStudioBandung (naik angkot Elang-Cicadas), ke Masjid Agung (naik angkot Gedebage-Stasiun Hall), Jalan Braga (naik angkot Sadangserang-Stasiun Hall), dan Jalan Dago (naik angkot Dago-Stasiun Hall). Khusus untuk angkot Sadangserang-Stasiun Hall dan angkot Dago-Stasiun Hall, anda harus berjalan lebih dahulu ke arah Jalan Oto Iskandar Di Nata (100 meter). [Saya sudah membahasnya di: http://angkotbandung.wordpress.com/2013/04/30/angkot-juga-harus-berempati/%5D

        Kalau mau kembali ke hotel, lebih enak di Terminal Stasiun Hall saja. Anda bisa naik angkot Sarijadi-Stasiun Hall atau angkot Stasiun Hall-Cimahi. Saya kira, kedua trayek angkot ini yang paling efektif. Tinggal turun deh di depan hotel. [Nanti anda akan mengalami bahwa angkot-angkot di sekitar situ muter-muter. Anda pun bisa tahu dimana akan turun.]

        {Kalau bisa lihat peta tentu lebih enak karena gambar biasanya lebih mudah dipahami daripada tulisan.}

  22. dina

    gan,numpang tanya, kalo dari bandara husein ke daerah cibiru bagusnya pake rute apa ya? pake angkot yang ke elang baru naek damri ke cibiru atau ada alternatif lain yg lebih enak?mkasi sebelumnya…

    • Tampaknya pilihan rute yang Mbak Dina pilih sudah tepat, yaitu ke Elang dulu, lalu naik DAMRI. Saya kira, sepemahaman saya, itu paling efektif.

  23. tyas

    Admin, kalo dari st. kiaracondong ke bandara husein dan arah sebaliknya (dari bandara husein ke st. kiaracondong) naik angkot apa ya? Kira2 jarak & waktu tempuhnya berapa?

    • Jarak dari Stasiun Kiaracondong ke Bandara Husein Sastranegara cukup jauh. Apalagi jalur angkotnya tergolong muter-muter [karena bukan jarak lurus :)], melewati beberapa titik keramaian sehingga macet, dan sering ngetem lagi.

      Setelah keluar dari pintu gerbang utama Stasiun Kiaracondong (ada di sebelah utara. Artinya, kalau kereta api berjalan dari timur ke barat, pintu gerbang utama itu ada di sebelah kanan) ada halaman (parkir) dan jalan “sepi” bernama Jalan Babakan Sari. Nah, menelusuri Jalan Babakan Sari ke jalan raya bernama Jalan Kiaracondong (kini Jalan Ibrahim Adjie) itu ada 70-100 meter. (Di halaman Stasiun Kiaracondong saja sudah tampak jelas Jalan Layang Kiaracondong).

      Di Jalan Kiaracondong ini tersedia 7 trayek angkot P.P. Namun, satu-satunya angkot yang paling efektif dari Stasiun Kiaracondong ke Bandara Husein Sastranegara, yaitu angkot Cicadas-Elang yang menuju Elang. (Jadi, anda tidak perlu menyeberang Jalan Kiaracondong). Nanti, turun di Jalan Abdulrachman Saleh (30 meter sebelum rel kereta api Stasiun Andir). Lalu, tinggal menyeberang dan telusurilah Jalan Nurtanio selama 1-3 menit ke arah pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara.

      Alternatif lain. Anda menyeberang Jalan Kiaracondong. Lalu, naik angkot Cicaheum-Ciwastra (yang menuju Cicaheum) dan turun di Jalan Suci. Di sini naik angkot Cicaheum-Ciroyom yang menuju Ciroyom. Turun di dekat Stasiun Andir tadi.

      • tyas

        Terimakasih jawabannya, untuk arah sebaliknya, dari bandara husein ke st. kiaracondong, apakah bisa dengan angkot & tempat pemberhentian yg sama?

      • Maaf, tampaknya jawaban saya kemarin yang belum tuntas :) Yang paling efektif tentunya angkot Cicadas-Elang. Namun, karena angkot Cicadas-Elang ini, pergi dan pulangnya berbeda rute, maka kita harus naik angkot Cicadas-Elang yang menuju Elang lebih dahulu. (Kalau dikira-kira sekitar 2-3 km lagi). Nanti di Elang, anda bisa melanjutkan terus naik angkot ini yang menuju Cicadas. Kalau angkot tersebut ngetem layaknya di “terminal”, ya tinggal naik angkot lain saja yang siap berjalan. Angkotnya tentu sama, yaitu kali ini trayek Cicadas-Elang yang menuju Cicadas. Turun saja di Stasiun Kiaracondong. Tinggal menyeberang dan berjalan 70-100 meter. Bisa deh naik kereta api.

        Alternatif lain: Naik angkot Cicaheum-Ciroyom yang menuju Ciroyom dan terus melanjutkan hingga Cicaheum. Namun, sebelum Cicaheum, turun di Jalan P.H.H. Mustofa. Menyeberang dan naik angkot Abdul Muis-Kebonkalapa yang menuju Kebonkalapa. Turunlah di Stasiun Kiaracondong.

  24. dhaditra

    Pak, kalau dari bandara husein ke UPI naik angkot apa? Kalau sebaliknya, naik angkot apa? Terimakasih sebelumnya…

    • Silakan baca lagi komentar-komentar sebelumnya agar lebih jelas tempat pastinya. Jadi, setelah berjalan kaki menuju Jalan Abdulrachman Saleh itu, anda menyeberanginya untuk naik angkot Ciroyom-Lembang. Angkot ini akan menuju Pasar/Terminal Lembang dulu yang jaraknya 2-3 km. Anda tidak perlu turun, tetapi lanjutkan saja naik angkot Ciroyom-Lembang yang kali ini menuju Lembang. [Kalau ditanyakan, jawab saja mau ke UPI. Kalau sopir tidak sempat bertanya, nanti ketika turun di UPI, bilang saja dari Andir atau Ciroyom.] Angkot Ciroyom-Lembang ini tentu akan melintasi Jalan Dr. Setiabudi dimana UPI berada.

      Pulangnya naik angkot yang sama, yaitu angkot Ciroyom-Lembang yang menuju Ciroyom. Nanti turun dimana tadi anda berangkat. Menyeberang dan berjalanlah 1-3 menit menuju pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara.

      [Catatan: Jangan salah naik angkot ketika dari UPI menuju Bandara Husein Sastranegara. Soalnya ada dua angkot yang mirip. Angkot Ciroyom-Lembang berwarna coklat krem polet/strip merah dan HIJAU, sedangkan angkot Stasiun Hall-Lembang berwarna coklat krem polet/strip merah dan HITAM.]

      • Anonymous

        Ok terimakasih banyak atas infony ya Pak…

      • Terima kasih kembali :) Semoga lancar dalam perjalanan.

  25. Ferdian

    dari stasiun KA Bandung menuju ke POP! Hotel CityLink Bandung Jl. Peta 241, Pasir Koja, Bandung, pakai angkot apa ya? berapa tarifnya? makasih bantuannya

    • Dari Stasiun Hall Bandung ke Festival CityLink Jalan Peta No. 241 Bandung? Saya kira, ini termasuk rute yang tanggung. [Kalau mau muter-muter sih banyak :)] Namun, yang paling efektif, yaitu setelah berada di Terminal Stasiun Hall Bandung (berada di Jalan Suniaraja No. 1 Bandung), anda tinggal menelusuri Jalan Suniaraja sejauh 70-100 meter hingga bertemu dengan Jalan Oto Iskandar Di Nata (kiri-kanan). Arah kita yang ke kanan (baca: Pasar Baru Bandung). (Kalau naik angkot sih banyak dengan berbagai trayek. Kalau berjalan kaki juga boleh. Toh tidak jauh, hanya 70-100 meter). Di Jalan Oto Iskandar Di Nata ini naik bus kota DAMRI trayek Ledeng-Leuwipanjang. Rutenya, antara lain: Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan BKR (Lingkar Selatan) => Jalan Leuwipanjang. Lalu, di pintu gerbang Terminal Leuwipanjang, anda naik angkot Kebonkalapa-Cibaduyut (warna kuning) yang menuju Kebonkalapa. Tinggal turun di tempat tujuan karena rutenya, yaitu (dari Cibaduyut) => Jalan Leuwipanjang => [Terminal Leuwipanjang] => Jalan Kopo => Jalan Peta (Lingkar Selatan) => (dan seterusnya hingga Terminal Kebonkalapa). Turun deh di Festival CityLink. [Catatan: Seingat saya, beberapa waktu lalu, Festival CityLink ini bernama Molis (Mall Lingkar Selatan). Perihal ongkos angkotnya saya belum tahu sejak BBM naik. Kalau DAMRI, dari Rp 2.000,- ke Rp 3.000,- (Kalau AC Rp 4.000,-). Kalau angkot, saya pernah mengalami Rp 2.500,- hingga Rp 3.000,- (Mungkin sekarang ketika BBM naik tinggal tambah Rp 1.000,-). Ohya, jalur DAMRI di Jalan Oto Iskandar Di Nata (dari Pasar Baru Bandung hingga Tegallega) sering kali macet :)

  26. Anonymous

    Pak ! saya bingung ni.. soalnya saya mau penelitian di Kantor PT. DI tapi saya ga tau mau naik angkot: saya tinggal di Buah Batu daerah Cipagalo , Punten pa Angkot dari Buah Batu ke PT. DI yang mana yah…?

    • Saya pernah masuk ke PT DI, tetapi sudah cukup lama. Saat itu, naiknya pakai mobil pribadi bersama teman-teman. Nah, mudah-mudahan pengalaman ini bisa menggambarkan kepada anda ketika naik angkot. (Artinya anda harus survey dulu agar perjalanan lebih lancar. Mudah-mudahan tepat. Jadi, jangan mendadak).

      Ada banyak alternatif. Saya beri masukan yang ini saja. Kalau dari Cipagalo atau Buahbatu, lebih baik ke Terminal Kebonkalapa dulu. Jadi, pakailah angkot Buahbatu-Kebonkalapa (kalau tidak salah nama resminya Cipagalo-Sederhana. Biasanya bertuliskan BUAHBATU).

      Di Terminal Kebonkalapa, naiklah angkot Sederhana atau Sukajadi-Kebonkalapa (kalau tidak salah nama resminya Cipagalo-Sederhana. Biasanya bertuliskan SUKAJADI). Turunlah di Jalan Oto Iskandar Di Nata atau di sekitarnya. Nah, di sini, tinggal naik angkot Stasiun Hall-Cimahi. Lalu, turunlah di Terminal untuk angkot Halteu Andir-Cibogo Atas (d/h angkot Cibogo-Elang). Letak terminal ini di ujung Jalan Abdulrachman Saleh yang bertemu dengan Jalan Garuda. Jaraknya 50 meter sebelum jalan rel kereta api Stasiun Andir. Lihatlah di sebelah kanan, di situ ada angkot-angkot Halteu Andir-Cibogo Atas.

      Namun, agar lebih mudah, daripada turun di Terminal Halteu Andir, lebih baik turun di patung Tugu Husein Sastranegara. Di sini ada angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang biasa ngetem. Angkot ini berjalan setelah Terminal Halteu Andir tadi.

      Lalu, naiklah angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Cibogo Atas. Ini rutenya: Terminal => => Jalan Abdulrachman Saleh => Jalan Pajajaran => Jalan Kapten Tatanagara. Di Jalan Kapten Tatanagara ini, angkot belok kanan ke Jalan LMU Suparmin (persis di belokan ini ada SMAN 9 Bandung). Namun, kalau tidak salah, anda tidak belok ke kanan. Anda harus berjalan lurus, yaitu tetap menelusuri Jalan Kapten Tata Natanagara. Jaraknya 100 meteran lah (saya lupa padahal sering lewat). Kalau angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju ke Halteu Andir mah, tentu bisa turun di luar pagar PT DI. [Terminal di sini maksudnya pangkalan angkot. Jadi, jangan bayangkan seperti Terminal Ledeng yang ramai misalnya. Angkot Halteu Andir-Cibogo Atas ini biasa ngetem nunggu penumpang 15-30 menit. Meskipun belum penuh, angkot ini tetap berjalan. Karenanya, lebih baik survey dulu bagaimana tingkat ke-stress-an ketika naik angkot :)]

  27. dila

    Senang bisa nemu blog bapak, akhirnya saya tau mesti kemana setelah tiba dari bandara husein… heheh… tujuan saya ke upi sekitar 3 tahunan jadi mesti tau angkot mana aja yg available ke saya… ^_^… makasih yaa pak, semoga Allah mebalas dengan kebaikan berlimpah… Aamiin. :-D

  28. ana

    pa saya mau tanya kalau dari cileunyi ke bandara rutenya yang paling cepat kalau naek damri atau angkot gimna ?? trimksih

    • Naik DAMRI atau Angkot, saya tidak bisa memastikan. Macetnya lalu lintas (Kota) Bandung tidak bisa diprediksi. Mungkin tergantung hari dan jamnya meskipun hal itu tidak bisa dijamin. Saya sendiri sering kali pilih DAMRI daripada Angkot ketika sudah merasakan macet. Itu feeling saja. Namun, itu pun harus diperhatikan “dari mana ke mana”-nya. DAMRI itu berjalan lurus, sedangkan Angkot itu berputar-putar. Begitu sederhananya. Namun, sekali lagi, kita harus memerhatikan “dari mana ke mana”-nya. Setiap wilayah ada tantangannya tersendiri he he he.

      Dari kawasan Cileunyi ke Bandara Husein Sastranegara? Ini, menurut saya, yang paling efektif. (Entah kalau menurut anda). DAMRI: Dipatiukur-Jatinangor yang menuju Dipatiukur. Di Dipatiukur naik angkot Cicaheum-Ciroyom. ANGKOT: Angkot Cicaheum-Cileunyi yang menuju Cicaheum. Lalu, angkot Cicaheum-Ciroyom.

  29. pak, stasiun atau terminal terdekat dari kawasan Niaga MTC/MIM Blok i No. 31, Jl. Soekarno-Hatta No. 590 Bandung itu apa ya? terus kalo dari situ kita harus naik apa biar sampai kawasan niaga? mohon bantuannya ya pak… makasiih :)

    • Di Jalan Soekarno-Hatta dimana MTC/MIM berada dilintasi oleh beberapa angkot (dan bus DAMRI) bolak-balik atau pulang-pergi, antara lain (yang disarankan untuk anda): angkot Cicadas-Cibiru (yang menuju Cicadas bisa turun di Stasiun Kiaracondong), angkot Stasiun Hall-Gedebage (yang menuju Stasiun Hall tentu saja ke Stasiun Hall Bandung), DAMRI Elang-Cibiru (yang menuju Elang melintasi Terminal Leuwipanjang), dan DAMRI Tanjungsari-Kebonkalapa (yang menuju Kebonkalapa tentu melintasi Terminal Kebonkalapa). Kalau mau ke Terminal Cicaheum, setelah naik angkot Cicadas-Cibiru yang menuju Cicadas tadi, di Jalan Kiaracondong (sebutlah di kawasan Stasiun Kiaracondong) anda bisa meneruskannya naik angkot Abdul Muis-Cicaheum (baca: Abdul Muis = Kebonkalapa). Itu saya kira yang paling efektif dari sekian banyak angkot yang berkaitan dengan MTC/MIM).

      Stasiun terdekat dari situ tampaknya Stasiun Kiaracondong. Kalau Terminal terdekat, Terminal Leuwipanjang. Sebagai catatan, rute-rute yang dilalui pada umumnya jalur macet.

      Semoga lancar dalam perjalanan.

  30. mifthaakhmad

    pak, mau tanya..saya perjalanan dr jakarta ke bandung naek kereta argo parahiayang,,,saya harus turun stasiun mana agar dekat dengan bandara husein dan dr satsiun tsbt ke bandara naik angkot jurusan mana saja pak?? terima kasih..

    • Tentu saja di Stasiun (Hall) Bandung karena di (Kota) Bandung Kereta Api Argo Parahyangan ini hanya turun atau berhenti terakhir di Stasiun Bandung yang alamat stasiunnya di Jalan Kebon Kawung No. 43 Kota Bandung.

      Dari Stasiun Hall Bandung ke Bandara Husein Sastranegara cukup naik angkot Stasiun Hall-Cimahi. [Untuk panduan turun dari angkotnya silakan baca tuisan utama dan beberapa komentarnya.]

      Catatan: Jika keluar dari pintu utara Stasiun Bandung berarti anda akan menuju Jalan Kebon Kawung. Jika keluar dari pintu selatan maka anda akan menemui Terminal Stasiun Hall Bandung (baca: Jalan Suniaraja). Jika di Jalan Suniaraja, tinggal naik angkot Stasiun Hall-Cimahi. Jika di Jalan Kebon Kawung, sebelum naik bertanya lebih dahulu, angkotnya akan menuju Terminal Stasiun Hall Bandung atau menuju Cimahi.

      • pk sya mw nanya,,,bandara husein satra negara dr stasiun bandung jaraknya jauh gk ea kra” brpa kilo meter,,,coz prjalanan sya dr jakrta cma tau stasiun doank,,,

      • Hmmm, saya kira-kira saja ya. Anggaplah anda datang dari arah Jakarta ke Bandung. Itu artinya, pintu utara Stasiun Bandung berada di sebelah kiri, sedangkan pintu selatan di kanan. Keluar ke pintu kiri, setelah halaman Stasiun Bandung, kita akan bertemu dengan Jalan Kebon Kawung. Patokannya di sini saja ya.

        Di Stasiun Bandung yang beralamat di Jalan Kebon Kawung No. 43 Kota Bandung, angkot/mobil/taksi akan menelusuri (1) Jalan Kebon Kawung => (2) belok kanan ke Jalan Pasirkaliki => belok kiri ke Jalan Pajajaran.

        Nah, kalau saya bayangkan jaraknya di Jakarta (patokannya di awal Jalan Sisingamangaraja): Nomor (1) tadi seperti dari Jalan Sisingamangaraja ke bundaran (saya senang menyebut patung Atlas. Itu tuh yang dewa mengangkat bola dunia), Nomor (2) dari patung Atlas ke Senayan, dan Nomor (3) dari Senayan ke Jembatan Cassablanca (kalau tidak salah 100 meter sebelum belokan ke Jalan setiabudi (Chase Plaza). Jadi, itu bayangan jaraknya. Mungkin juga, contoh di Jakarta lebih panjang daripada contoh “asli” yang di Bandung. [Soal lancar atau macetnya persis seperti di Jalan sisingamangaraja dan Jalan Sudirman itu. Jadi, kadang lancar dan kadang macet.]

  31. ahmad tea

    Kang, patung tugu husein sastra negara itu yang setelahnya SMP itu kan..? berarti kalo saya mo ke cicaheum, nunggu angkotnya di parapatan itu ya kang?

  32. lionie

    min bisa tolong kirimin gambar atau foto patung/gerbang yg di jalan pajajaran ga?? takut salah saya.. :(

    • Mohon maaf, foto belum bisa di-upload atau dikirim. Butuh proses. Mungkin 1 x 24 jam lagi. Ini soal teknis saja. [Untuk sementara di-Google saja dulu :)]

      Ini gambaran saja (untuk sementara tanpa gambar). Lokasi PINTU Bandara Husein Sastranegara dan TUGU/MONUMEN Rd. Husein Sastranegara itu berbeda. Agak jauh letaknya. Gambarannya seperti ini: Singkatnya, Kita berada di perempatan Jalan Pasirkaliki/Jalan Pajajaran (biasa dikenal perempatan IP atau Istana Plaza). Lalu kita menelusuri Jalan Pajajaran dan menemui dua “lampu merah”. Di “lampu merah” kedua, kita akan melihat Jalan Aruna (belok ke kiri), Jalan Abdulrahman Saleh (lurus), dan Jalan Pajajaran (agak ke kanan). Di sinilah terdapat patung tugu/monumen. Nah, setelah itu, kita menelusuri Jalan Pajajaran yang agak ke kanan itu sampai melihat ujungnya, yaitu pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara. Kalau lurus, masuk halaman Bandara, sedangkan kalau belok kiri, kita akan mulai menelusuri Jalan Nurtanio/Jalan Garuda (ujungnya akan bertemu Jalan Abdulrahman Saleh).

  33. lionie

    oo iya min sekalian jelasin secara rinci dong rute dr Bandara hussein ke cibiru.. :) thank you min.. :)

    • Rute angkot ya? Bukan rute mobil “biasa” karena ini blog tentang angkot :) Rute angkot dari Bandara Husein Sastranegara ke Cibiru? Ini yang paling efektif. Di dekat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir, silakan naik angkot Cicadas-Elang. Di Elang (pokoknya lihat-lihat di Jalan Elang) pasti ada bus kota DAMRI Elang-Cibiru. (Kalau mau ke “terminal”-nya, silakan berjalan kaki lebih kurang 100 meter di belakang “terminal” untuk bus kota DAMRI Cicaheum-Cibeureum). Tinggal naik deh.

      Kalau yang mau “putar-putar”, di dekat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir itu, silakan naik angkot Cicadas-Elang. Lalu, naik angkot yang sama dengan arah sebaliknya (Bisa pindah angkot atau tidak. Situasional). Di Cicadas, tinggal naik angkot Cicadas-Cibiru. “Terminal” Cibiru-nya sama seperti untuk bus kota DAMRI Elang-Cibiru.

  34. Lionie

    min saya ga ngerti penjelasannya.. ke terminal andir naik angkot apa dr bandara husein?? trs naikny dmna???klo mau ke elang yg ada bisny naik apa???
    maaf min maklum buta arah pisan… hehehe
    jgn kesel atau marah ya.. :(

    • [Kalau mau lebih jelas sih baca semua komentar di halaman ini. Mudah-mudahan dengan menyimak satu per satu, kita makin paham.] Kalau mau dijelaskan lagi pokoknya begini.

      Setelah mendarat dan keluar dari bangunan Bandara Husein Sastranegara, orang-orang tentu akan menemui halaman/pekarangan, bukan? Ibarat stasiun, ada halamannya juga :) [Kalau keluar, kita akan melihat arah selatan Bandung. Berarti pintu gerbang utamanya terdapat di sebelah kiri atau timur. Maksud pintu gerbang di sini, yaitu pintu gerbang ke jalan.] Nah, dari halaman/pekarangan itu, pandanglah pintu gerbang yang dimaksud. Di situ ada dua jalan. Kesatu, lurus, merupakan Jalan Pajajaran. [Berjalan kaki dari pintu gerbang utama selama 3-5 menit ke patung tugu/monumen Husein Sastranegara (“lampu merah” Jalan Aruna/Pajajaran/Abdulrahman Saleh). Namun, saya tidak terlalu menyarankan.] Kedua, belok kanan, merupakan Jalan Nurtanio (Utara). [Berjalan kaki selama 1-3 menit.] Ujung Jalan Nurtanio (Utara) ini akan bertemu dengan Jalan Abdulrahman Saleh dan melihat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir yang jaraknya 20-30 meter.

      Di Jalan Abdulrahman Saleh (20-30 meter sebelum perlintasan rel kereta api) itulah anda menyeberang untuk naik angkot Cicadas-Elang (warna merah-putih-hijau). Beberapa menit kemudian, turun di Elang untuk naik angkot yang sama (atau mungkin juga bisa langsung dengan angkot tersebut). Kali ini angkot Cicadas-Elang yang menuju ke Cicadas. Di Cicadas, naiklah angkot Cicadas-Cibiru (hijau-biru). Kalau mau naik bus kota DAMRI Elang-Cibiru, di Elang, anda bisa melihat Jalan Elang Raya. Tunggu saja, di situ pasti ada bus kota DAMRI Elang-Cibiru. Tunggu saja, kecuali jika anda mau berjalan 100 meteran untuk menelusuri Jalan Elang Raya dan menemukan bus kota DAMRI Elang –Cibiru yang ngetem. [Tanya-tanya orang di situ, mereka akan memberi tahu.]

      [Catatan: Dari pintu gerbang ke terminal Andir, nggak usah. Mending kalau satu-satunya angkot (Halteu Andir-Cibogo Atas) itu segera lewat. Lumayan lama, 10-15 menit, bahkan lebih, sekali. Kita berjalan saja menelusuri Jalan Nurtanio (Utara) 1-3 menit sudah sampai, mungkin angkot tadi belum juga lewat. Di pertemuan Jalan Nurtanio Utara dan Jalan Abdulrahman Saleh itu merupakan pangkalan Terminal Andir. Coba lihat ke arah kiri, 2-3 angkot mungkin sedang ngetem di sana.]

  35. pak saya mau tanya kalo dari bandara husein ke terminal yang paling dekat itu terminal andir kan pak? nah saya mau ke tasik pak kira-kira disana ada bis yang tujuannya ke tasik gak ya pak… mohon bantuannya… terimakasih pak

    • Hmmm, Terminal Andir di sini hanya berupa tempat (pangkalan) angkot yang ngetem (berhenti). Isinya cuma 3-5 angkot yang sedang ngetem. Itu pun hanya satu-satunya trayek, yaitu angkot Halteu Andir-Cibogo Atas.

      Namun, di pinggir terminal Andir itu merupakan jalan raya, yaitu Jalan Abdulrahman Saleh. Jadi, “lupakanlah” terminal Andir.

      Jadi, untuk pergi ke Tasik, anda harus ke terminal Cicaheum terlebih dahulu. Di jalan raya tadi, anda tinggal naik angkot Cicaheum-Ciroyom (hijau-orange). [Awas, jangan warna hijau-merah karena itu angkot Sederhana-Cijerah. Namun, mudah kok. Kalau angkot Sederhana-Cijerah berjalan P.P. alias pulang-pergi (bolak-balik) di jalan itu, sedangkan angkot Cicaheum-Ciroyom TIDAK P.P. alias satu arah. Tenang saja, ada tulisan trayeknya kok]

      Atau, menurut saya, lebih enak pakai bus DAMRI saja. Lebih cepat (meskipun relatif. Maklum, kini di Bandung macetnya itu loh). Jadi, di jalan raya tadi, anda harus pergi ke terminal Elang dulu. Di terminal Elang naiklah bus DAMRI Cicaheum-Cibeureum. [Sebetulnya kalau sudah hafal Bandung, kita tidak perlu pergi ke terminal Elang, memutar, tetapi cukup di perempatan Jalan Nurtanio (kini Jalan Garuda)/Jalan Rajawali Barat/Jalan Rajawali Timur. Jadi, di jalan raya tadi (yang 20-30 meter dekat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir itu) anda cukup naik angkot Stasiun-Cimahi (dan beberapa trayek lain) dan kemudian turun di perempatan “lampu merah” Jalan Garuda/Jalan Rajawali Barat/Jalan Rajawali Timur. Dari dekat Stasiun Andir tadi hanya berjarak lebih kurang 1 km. Di Jalan Rajawali Barat atau Rajawali Timur tadi akan melintas bus DAMRI Cicaheum-Cibeureum yang berjalan dari arah terminal Elang (lebih tepatnya terminal Cibeureum karena sebutan terminal Elang untuk bus DAMRI Elang-Cibiru. Di Jalan Elang Raya hanya dipisahkan jarak 70-100 meter).

      Untuk lebih jelas dan paham, lebih baik baca lagi komentar-komentar sebelumnya sehingga bisa saling melengkapi. Demikian, semoga lancar.

  36. Nawir

    Siang min…
    Mau tanyanih, kalo dari bandara husein sastrnegara ke trans studio bandung naik angkot apa ya?Mohon penjelasannya.
    Thx

    • Untuk sementara (karena belum ada gambar petanya), cermati lagi beberapa komentar sebelumnya. Jadi, di dekat Stasiun Andir itu, naik angkot Cicadas-Elang yang menuju Elang. Lalu, lanjutkan naik angkot Cicadas-Elang yang menuju Cicadas. [Artinya bisa dua kali atau langsung meneruskan angkot yang sama.] Sebelum ke Cicadas, sampai deh di tempat yang dimaksud.

      • Nawir

        Thx ya min infonya.. :D
        oh ya utk tarif angkot (jauh/dekat) di bandung berapa ya min? Maklum saya orang medan rencana mau ke Bandung minggu depan

      • Kalau naik angkot Cicadas-Elang, saya belum pernah tuntas. Umumnya, sejak BBM naik, ongkos naik Rp 500,- hingga Rp 1.000,-. Kalau melihat jarak, dari dekat Stasiun Andir ke Elang mungkin Rp 2.000,-. Kalau dari Elang ke Cicadas (tapi ini kan sebelum Cicadas alias TSM) mungkin Rp 5.000,- Jadi ongkos sekitar Rp 5.000,- hingga Rp 7.000,- atau mungkin cukup Rp 5.000,- hingga Rp 6.000,- karena satu kali perjalanan (tidak turun).

  37. Anonymous

    Maaf mau tanya neh, dari terminal leuwi panjamg ke bandara, jaraknya berapa jauh ya? bisa ditempuh berapa menit?

    • [Jarak? Wah, saya nggak hitung. Tapi suka lihat peta saja. Tapi saya pernah naik bus kota DAMRI Dago-Leuwipanjang dan turun di Terminal Stasiun Bandung selama 20-25 menitan. Lalu, naik angkot Stasiun-Cimahi dan turun di dekat Stasiun Andir selama 15-25 menitan. Jalan-jalan yang dilalui itu merupakan jalur yang padat. Namun, waktu yang saya sebutkan dalam keadaan lancar.]

      Dari Terminal Leuwipanjang ke Bandara Husein Sastranegara? Ini yang paling efektif. Di Terminal Leuwipanjang, naik bus kota DAMRI Dago-Leuwipanjang. Turun di depan Terminal Stasiun Hall Bandung (Jalan Suniaraja No. 1 Bandung. Pasti kondekturnya suka bilang “Stasiun, Stasiun”. Nah di sini naik angkot Stasiun-Cimahi. Turun deh di dekat Stasiun Andir. Menyeberang dan berjalan 1-3 menitan ke pintu gerbang Bandara. [Silakan cermati lagi beberapa komentar sebelumnya agar lebih paham.]

  38. Nawir

    Min thanks ya petunjuk nya
    Ane skg udah d bandung

    Mau tanya min, kalo dari TSM ke Cihampelas naik angkot apa ya?

    • Terima kasih kembali. Selamat datang di Kota Bandung. Sebetulnya ada banyak, tetapi umumnya “berkeliling”.

      Di TSM, berjalanlah terlebih dahulu ke Jalan Kiaracondong (atau naik angkot Abdul Muis-Cicaheum yang menuju Cicaheum. Dekat kok, berjalan kaki juga bisa]. Di sini naik angkot Ledeng-Margahayu (Raya) yang menuju Terminal Ledeng. Turunlah di Jalan Cipaganti (kini Jalan R.A.A. Wiranatakusumah). Tampaknya lebih pas turun di Masjid Raya Cipaganti. Di sebelah kanan (artinya menyeberang, ada Jalan) menuju Jalan Cihampelas. [Jalan Cipaganti dan Jalan Cihampelas ini sejajar. Bedanya, arus lalu lintas di Jalan Cipaganti dari bawah/selatan ke atas/utara, sedangkan Jalan Cihampelas dari atas/utara ke bawah/selatan).

      Atau di TSM naik angkot Abdul Muis-Cicaheum yang menuju Abdul Muis. (Abdul Muis = Kebonkalapa). Di Kebonkalapa, naik angkot Abdul Muis-Ledeng. Turunnya sama di Jalan Cipaganti (Masjid Cipaganti).

      Selain di Masjid Cipaganti, Mas Nawir juga bisa turun di perempatan “lampu merah” Jalan Cipaganti dan Jalan Eykman. Menyeberang dan telusuri Jalan Eykman. Sama seperti di atas, jarak perjalanan itu lebih kurang 100 meter. Nanti pasti bertemu Jalan Cihampelas. Di sini tepat di Cihampelas Walk (Ciwalk).
      [Semoga jawaban ini tepat waktunya dan tidak terlambat :)]

      • Nawir

        wahh.. makasi banyak ya min :D
        Infonya nggak terlambat kok

      • Nawir

        ohh iya min sekalian juga
        dari TSM mau ke jl.riau & jl.dago naik angkot apa?

      • Kalau begitu, di TSM (tdk usah menyeberang jalan) naik angkot Abdul Muis-Cicaheum turun di Jln Kiaracondong (kini Jln Ibrahim Adjie). [Kata orang jauh, kata saya dekat :). Tapi lebih baik pakai angkot saja] Di Kiaracondong (juga tdk usah menyeberang) naik angkot Ledeng-Margahayu (Raya). Angkot ini akan melewati “kawasan wisata” Jln Riau (Jln LLRE Martadinata). Setelah itu juga akan melewati perempatan Jln Riau/Jln Merdeka/Jln Dago (Jln Ir H Djuanda). Sebelum perempatan ini ada angkot Abdul Muis-Dago.

  39. Anonymous

    Tolong infonya kalau dari stasiun kereta api cimahi ke daerah pasteur rute angkot nya apa yah. Terima kasih

    • Stasiun Cimahi itu berada di Jalan Stasion. [Pakai huruf “o”] Di sini ada beberapa trayek angkot yang lewat. [Jalannya satu arah, yaitu dari Barat ke Timur] Naiklah angkot Stasiun Hall-Cimahi. [Cermati, corak warnanya sama dengan angkot Leuwipanjang-Cimahi]

      Setelah naik angkot Stasiun Hall-Cimahi, turunlah di perempatan Jalan Pasirkaliki. Untuk lebih jelas, jika kita berjalan dari arah barat (artinya Jalan Dursasana), diujungnya akan bertemu dengan Jalan Pasirkaliki (kiri/utara dan kanan/selatan) serta Jalan Dr. Rajiman (lurus/timur). Angkot Stasiun Hall-Cimahi ini akan belok ke kanan atau selatan. Sementara anda akan berjalan ke kiri/utara karena tujuannya, yaitu kawasan Pasteur. Karenanya, di Jalan Pasirkaliki ini, naiklah angkot Stasiun Hall-Sarijadi. Di tempat ketika anda naik (baca: Jalan Pasirkaliki), sebetulnya dalam jarak 150-200 meter ke depan, kita sudah bisa lihat jalan layang Paspati.

      Angkot Stasiun Hall-Sarijadi tadi, setelah Jalan Pasirkaliki, akan belok kiri ke Jalan Terusan Pasteur (kini, Jalan Dr Djundjunan). Jika belok kanan maka berjalan ke Jalan Pasteur. Beda, bukan? Untuk memudahkan, di Jalan Terusan Pasteur ada BTC (dan lain-lain), sedangkan di Jalan Pasteur ada Bio Farma (dan lain-lain).

      [Sebagai catatan, jika anda hendak ke kanan atau ke Jalan Pasteur, di situ sudah menunggu angkot Sederhana/Sukajadi-Kebonkalapa (warna biru-putih-hijau)]

      [Ini rute angkot Stasiun Hall-Cimahi untuk anda: ... => Jalan Stasion => Jalan Sriwijaya => Jalan Jenderal Amir Machmud (dulu Jalan Cimahi-Cimindi-Cibeureum) => Jalan Rajawali Barat => Jalan Rajawali Timur => Jalan Andir => [Pasar Ciroyom] => Jalan Ciroyom => Jalan Arjuna => Jalan Aruna => Jalan Pajajaran => Jalan Astina => Jalan Dursasana => Jalan Pasirkaliki => …]

  40. lie

    Pak mau tanya kalo angkot dari elang ke festival citylink naek apa ?
    Trmksh

    • Naik angkot Elang-Gedebage (biru polet/strip putih-hijau). Rutenya: Jln Elang => Jln Garuda => Jln Sudirman => Jln Jamika => [PEREMPATAN LALU LINTAS] => dan seterusnya.

      Di Perempatan Lalu Lintas itu ada Jalan Terusan Pasirkoja (kiri), Jalan Peta (lurus), Jalan Terusan Pasirkoja (kanan), dan Jalan Jamika (yang kita lalui). Turunlah di perempatan lalu lintas ini dan menyeberang ke Jalan Peta. Di sini ada angkot Cibaduyut-Kebonkalapa (kuning polet/strip putih-hijau). Tinggal naik. Sebetulnya di sini kita bisa melihat Festival Citilink :)

  41. yudhiaz

    ini web nya banyak banget bantu kita2 yg mau ke bandung..
    mau nanya mas admin…

    saya dari pekanbaru dan pertama kali mau coba flight pku-bandung..

    dari bandara husein sastra negara kalau saya mau ke kadipaten/majalengka, rute mana angkot/bus yang bisa saya naik..?

    makasih banyak n sukses selalu..

    • [Silakan baca-baca lagi beberapa komentar sebelumnya agar lebih jelas.] Singkatnya, di dekat perlintasan rel kereta api itu naik angkot Cicaheum-Ciroyom. Di Terminal Cicaheum, rata-rata naik bus besar Bandung-Cirebon. [Rutenya Bandung => Sumedang => Majalengka => dan seterusnya] Jadi, turun di Majalengka (atau Kadipaten). Sebetulnya di Terminal Cicaheum juga ada bus kecil trayek Bandung-Kadipaten atau Bandung-Cikijing. Mungkin anda lebih paham dimana turunnya. [Terima kasih atas apresiasinya :)]

  42. amanda

    permisi numpang tanya…kalo angkot dari Stasiun KA Bandung ke Pus Dai (Jl.Diponegoro) naik angkot apa?berapa tarifnya?dan kalo menggunakan taksi kira-kira tarifnya berapa? maklum nih baru pertama ke bandung jadi agak bingung…makasih :D

    • Pintu keluar Stasiun Hall Bandung itu ada dua, yaitu pintu utara (ke Jalan Kebon Kawung) dan pintu selatan (ke Jalan Stasiun Barat/Jalan Stasiun Timur). Agar lebih mudah, saya sarankan anda keluar melalui pintu selatan saja. Gambaran setelah pintu selatan: Jalan Stasiun Barat/Jalan Stasiun Timur, Terminal Stasiun Hall Bandung, dan Jalan Kebonjati/Jalan Suniaraja.

      Nah, maksud saya menggambarkan seperti itu karena angkot Stasiun Hall-Sadangserang tidak menempati Terminal Stasiun Hall Bandung. Angkot Stasiun Hall-Sadangserang ini berada di Jalan Otto Iskandar Di Nata.

      Bagaimana cara menuju Jalan Otto Iskandar Di Nata? Setelah keluar melalui pintu selatan, anda berjalan menelusuri Jalan Stasiun Timur lebih kurang 100 meter. Di situlah Jalan Otto Iskandar Di Nata. Kalau di Jalan Kebonjati/Jalan Suniaraja, anda pun cukup berjalan menelusuri Jalan Suniaraja, sama lebih kurang 100 meter. Di situlah Jalan Otto Iskandar Di Nata. [Ke kiri merupakan tempat pangkalan angkot Stasiun Hall-Sadangserang, sedangkan ke kanan merupakan jalan menuju Pasar Baru.]

      Dari Stasiun Hall Bandung ke Pusdai? Tinggal naik angkot Stasiun Hall-Sadangserang (warnanya hijau polet/strip kuning). Saya pernah naik angkot ini ke Pusdai Rp 2.500,- (uang Rp 5.000,- dikembalikan sopir Rp 2.500,-). Itu sebelum BBM naik. Kalau sekarang setelah BBM naik mungkin bisa ditambah Rp 500,- atau Rp 1.000,- karena rata-rata kenaikan seperti itu.

      [Berbicara tentang taksi, di Bandung itu aneh. Niat ber-taksi tapi praktik ber-angkot. Mungkin terjadi juga di daerah lain. Kalau cerita-cerita orang lain (dan tentu saya pun mengalami), taksi di Bandung itu biasanya ada tawar-menawar alias tanpa argo. Tawaran minimal Rp 50.000,-. Ada yang "tegas" dan ada juga yang "toleran". Akhirnya, biasanya orang pilih taksi Blue Bird dan taksi Cipaganti karena memang memakai argo. Itu sudah hukum alam.]

  43. Nawir

    Mas mau tanya, kalo dari gatsu (BSM) mau ke UNPAD naik angkot apa ya? Mohon bantuannya. Makasi :)

    • Di BSM, naik angkot Cicadas-Elang yang menuju Cicadas. Turun di Jalan Jakarta (setelah perempatan Antapani). Di Jalan Jakarta, tinggal naik angkot Dipatiukur-Panghegar yang menuju Dipatiukur. Di ujung sana, anda bisa menemukan Unpad :) [Itu salah satu rute yang pernah saya alami (meskipun tidak terlalu sering)]

      • Nawir

        Wah makasi banyak :D
        kalo mau balik ke gatsu lagi naik angkot yg sama?

      • Ya, sama. Namun, setelah naik angkot Panghegar-Dipatiukur yang menuju Panghegar, turunnya di Cicadas (Jalan Ahmad Yani) atau sebelum belokan ke Kiaracondong. [Jika Jalan Jakarta satu arah ke barat, maka Jalan Ahmad Yani (Cicadas) itu satu arah ke timur.] Setelah turun di Cicadas tadi, naik angkot yang sama, yaitu angkot Cicadas-Elang. Tinggal turun di Jalan Gatot Subroto.

  44. Anonymous

    mas mau tanya, klo dari jalan surapati ke bandara husein naik apa ya? trus sebaliknya juga apa dengan angkot yang sama?
    terima kasih sebelumnya.

    • Angkot Cicaheum-Ciroyom baik pergi maupun pulang. [Panduannya, simak beberapa komentar sebelumnya.]

  45. Anonymous

    Mas mau tanya, kalo dari bandara husein menuju kopo (sekitar persimpangan caringin/cibaduyut) mesti naik apa yah ? Terima kasih sebelum nya

    • [Silakan baca lagi beberapa komentar sebelumnya agar lebih jelas gambarannya.] Setelah berjalan 1-3 menit menelusuri Jalan Nurtanio (Utara), anda akan tiba di jalan raya (perlintasan rel kereta api Stasiun Andir). Di sini tidak perlu menyeberang. Naiklah angkot Sadangserang-Caringin yang menuju Sadangserang. Turun di Jalan Pasirkaliki. Di Jalan Pasirkaliki, naik angkot Karangsetra-Cibaduyut (tepatnya Karangsetra-Kebonkalapa). Meskipun ada tulisan Kebonkalapa, angkot ini berakhir di Jalan Pungkur (dekat Terminal Kebonkalapa). Di Jalan Pungkur, naiklah angkot yang ke Soreang. Angkot ini resminya Leuwipanjang-Soreang, tetapi ada juga yang memulainya dari Kebonkalapa-Soreang. Angkot ini akan melintasi Jalan Kopo dan tentu saja perempatan Jalan Cibaduyut (kiri) dan Jalan Caringin (kanan).

  46. rrr

    kang, kalau dari suci ke terminal leuwi panjang, naik apa ya? trima kasih sebelumnya..

    • Ini yang paling efektif. Naik angkot Cicaheum-Ciroyom yang menuju Terminal Cicaheum. Di Terminal Cicaheum, naik bus kota DAMRI Leuwipanjang-Cicaheum yang menuju Terminal Leuwipanjang.

  47. Eka

    Mas mau tanya,
    Dari Trans Studio ke Stasiun Hall Bandung naik angkot apa?
    Makasi sbelumnya :)

    • Ada angkot Cicadas-Elang (warna: merah polet/strip putih-hijau). Trayeknya ada dua: Cicadas-Kebonkalapa dan Kebonkalapa-Elang. Cicadas-Kebonkalapa biasanya ada tulisan Binong dan/atau BSM. Kebonkalapa-Elang biasanya ada tulisan ITC dan/atau Pasar Baru. [Tulisan seperti itu tidak semua ditampilkan di angkot karena hanya merupakan ciri atau tanda pembeda saja.]

      Atau ketika naik angkot Cicadas-Elang (dari Cicadas ke Kebonkalapa), anda bisa melihat angkot Stasiun Hall-Gedebage di Jalan Gatot Subroto (terutama di dekat Hotel Papandayan) tinggal naik saja. Tentu saja angkot Stasiun Hall-Gedebage yang menuju Stasiun Hall.

      • Eka

        Makasi ya mas.
        Infonya sangat membantu ^_^

      • Terima kasih kembali.

  48. derid_03@yahoo.co.id

    gan mau tanya donk,,klo di husein ada parkir inapnya ga?trs klo mtor kra2 brpa yah perharinya??mksh sblmnya

  49. Vivi

    Mau tanya gan, ada gak angkot yang ngelewatin jl.moh.toha / jl.cisirung? Kalo ada tolong info nya dong gan

    • Coba saja angkot Kebonkalapa-Dayeuhkolot. Angkot ini akan melintasi Jalan Mohamad Toha (Kota Bandung dan Kabupaten Bandung).

  50. Anonymous

    min mau tanya kalau dari stasiun hall ke jalan surapati kira kira naik angkot apa dan berapa menit perjalanannya? makasih

    • Agar ada kesatuan pemahaman, saya tulis Jalan Surapati itu membentang dari Jalan Dago (Ir. H. Djuanda) hingga Cicaheum. [Itu memang tergantung pada sudut pandang masing-masing.] Ini gambarannya: Jalan Surapati => Jalan Suci => Jalan P.H.H. Mustofa (hingga Cicaheum). Jalan Suci itu sendiri memang kependekan dari Jalan SUrapati-CIcaheum. Dulu Jalan Suci sebagai jalan “sambungan” belum ada. Selain itu, mengapa ada Surapati Core di Jalan P.H.H. Mustofa (dekat Cicaheum).

      Jadi, kalau Jalan Surapati-nya di Dago, tinggal naik angkot Stasiun Hall-Dago. Kalau Jalan Surapati-nya di Pusdai hingga Jalan Pahlawan, tinggal naik angkot Stasiun Hall-Sadangserang. Kalau Jalan Surapati-nya di dekat Cicaheum (atau Surapati Core), tinggal naik bus kota DAMRI Cicaheum-Cibeureum. Soal jauh-dekat-nya di Jalan Surapati, tinggal naik angkot Cicaheum-Ciroyom yang melintas di sepanjang Jalan Surapati (dari Cicaheum hingga Dago).

      Soal lamanya waktu, tergantung hari dan jam sibuk. Saya pernah mengalami ketika lalu lintas lancar, yaitu 30-45 menit bahkan kurang dari itu. Namun, pernah pula lebih dari 60-90 menit ketika lalu lintas ramai atau sibuk.

      [Catatan: "Terminal" untuk angkot Stasiun Hall-Dago dan angkot Stasiun Hall-Sadangserang terletak di Jalan Oto Iskandar Di Nata. Jadi, dari Terminal Stasiun Hall Bandung, anda berjalan dulu lebih kurang 100 meter. Jauh-dekatnya, dari Jalan Suniaraja Nomor 120-an hingga nomor 80-an :)]

  51. ammar

    Pak, kalo dari bandara husein sastranegara mau ke dipati ukur, bisa minta pencerahannya?
    terima kasih

    • (Untuk lebih memahami gambaran dimana mulai naik angkot setelah keluar dari Bandara Husein Sastranegara, silakan baca tulisan dan beberapa komentar sebelumnya).

      Jalan Dipatiukur itu melingkar (maksudnya, setengah lingkaran). Awal dan ujungnya bertemu dengan Jalan Dago (kini Jalan Ir. H. Djuanda). Nomor “kecil”-nya berada di dekat perempatan Jalan Dago/Jalan Cikapayang (tepat di bawah jalan layang Paspati) dan nomor “besar”-nya berada di dekat Simpang Dago (perempatan Jalan Dago/Jalan Siliwangi/Jalan Dipatiukur).

      Jadi, berdasarkan gambaran tersebut, setelah berjalan dan menemui jalan raya (perlintasan rel kereta api Stasiun Andir), menyeberang untuk naik angkot Ciroyom-Ciburial. Nanti, angkot Ciroyom-Ciburial ini akan melintasi Jalan Dipatiukur dari nomor kecil hingga nomor besar. Namun, anda harus sabar karena angkot Ciroyom-Ciburial ini lewat 15-30 menit sekali.

      Atau kalau mau cepat, setelah jalan raya itu, anda tak perlu menyeberang, tetapi naiklah angkot Sadangserang-Caringin yang menuju Sadangserang. Nanti di Simpang Dago menyeberang untuk naik angkot Riung Bandung-Dago yang menuju Riung Bandung. Angkot ini akan melintasi Jalan Dipatiukur dari nomor besar ke nomor kecil (meskipun di nomor kecilnya tidak semua).

      Atau ini yang lebih “gampang” daripada cara kedua. Menyeberang, naiklah angkot Cicaheum-Ciroyom (ketika di Ciroyom jangan turun) dan melanjutkan ke Cicaheum. Bilang saja mau ke Jalan Dipatiukur. Ini sama dengan cara kedua, yakni Jalan Dipatiukur nomor kecilnya tidak dilewat. (Kampus-kampus dari nomor besar hingga Unpad yang nomor kecil (Jalan Dipatiukur No. 35) masih dilewati kok).

  52. Mau tanya kang, kalo dari pasteur ke prapatan IP (pasir kaliki) naik angkot apa ya?

    • Perempatan IP dilewati angkot-angkot antara lain Stasiun Hall-Sarijadi, Cicaheum-Ciroyom, Ciroyom-Sarijadi, dan Sederhana-Cijerah. Tinggal pilih, dimana anda naik.

  53. victor

    mohon informasi,
    bila dari Bandara Soekarno Hatta, kalo naek bus / travel, enaknya naek apa ya ke Bandung ? Cipaganti, Primajasa, XTrans, atau ada usulan laen. Terus, dari ketiga alternatif itu, mana yang paling mudah menuju Hotel Novotel di Jalan Cihampelas dan naek apa.

    • Dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandung? Ada kelebihan dan kekurangan. [Saya tidak berbicara tentang mahal atau murahnya biaya bus/travel (merek apa pun), tetapi aman, nyaman, efektif, dan enaknya nanti dalam dunia per-angkot-an di Bandung :)]

      Kalau bus Primajasa, berarti dari bandara ke Batununggal (kawasan Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung). Kalau naik travel berarti di Bandung akan melintasi Jalan Terusan Pasteur. [Jalan Terusan Pasteur = sekarang (sudah lama sih bernama Jalan Dr. Djundjunan.]

      Hotel Novotel, saya kira, berada di Jalan Cihampelas. Pada umumnya, (sebagian dari) kita menyebutnya sebagai Cihampelas bawah. Kalau Cihampelas (tengah) dan atas kan kawasan pusat perbelanjaan (wisata belanja). Jadi, jika kita memandang dari arah selatan ke utara (sebutlah di sini sebuah perempatan), ada Jalan Cihampelas (selatan), Jalan Abdul Rivai (kiri/barat), Jalan Wastukencana (kanan/timur), dan Jalan Cihampelas (utara).

      Jalan Cihampelas (dari selatan ke utara) merupakan dari nomor kecil ke nomor besar. Awal Jalan Cihampelas merupakan perempatan: Jalan Cicendo (selatan), Jalan Pajajaran (kiri/barat), Jalan Pajajaran (kanan/timur), dan Jalan Cihampelas (utara).

      Saya menggambarkan hal itu karena lalu lintas di jalan-jalan ini satu arah. Panduan arah lalu lintas: Jalan Cicendo (utara ke selatan), Jalan Pajajaran (kiri/barat, dari barat ke timur), Jalan Pajajaran (kanan/timur, dari timur ke barat), Jalan Cihampelas “bawah” (selatan ke utara). Sementara itu, Jalan Cihampelas “bawah” (selatan ke utara), Jalan Abdul Rivai (kiri/barat, dari barat ke timur dan dari timur (dari Cihampelas “bawah”) ke barat), Jalan Wastukencana (kanan/timur, dari barat (dari Cihampelas “atas”) ke timur), dan Jalan Cihampelas “atas” (utara ke selatan).

      Nah, jadi, kalau anda berangkat dari Batununggal (kawasan Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung), tinggal naik Stasiun Hall-Gedebage yang menuju Stasiun Hall. Turun di Viaduct (di sini ada sungai Cikapundung dan jembatan kereta api), lalu naik angkot Kebonkalapa-Sukajadi dan tinggal turun di depan Hotel Novotel.

      Kalau dari Jalan Terusan Pasteur, tinggal naik angkot Stasiun Hall-Gunungbatu. Turun di perempatan Jalan Abdul Rivai/Cihampelas/Wastukencana. Lalu berjalanlah 50 meter-an. Atau dari Jalan Terusan Pasteur, naik angkot Stasiun Hall-Sarijadi. Turun di perempatan Jalan Pajajaran/Cicendo/Cihampelas. Setelah itu naik angkot Kebonkalapa-Sukajadi tadi dan turun di depan Hotel Novotel.

      [Angkot Stasiun Hall-Gedebage (hijau daun muda-merah-hijau tua), angkot Stasiun Hall-Sarijadi (biru langit atau biru telur asin-biru-hijau), angkot Stasiun Hall-Gunungbatu (biru langit atau biru telur asin-merah-hijau), dan angkot Kebonkalapa-Sukajadi (biru tua-putih-hijau).]

      Semoga tanggapan saya, tepat.

      • victor

        cool ..
        penjelasannya sunggu komprehensif.
        tapi, kalo diliat di peta online baik itu google maps atau openstreetmap, arah pergerakan laulintas di jalan cihampelas hingga ke jalan cicendo adalah dari utara ke selatan atau dari atas ke bawah lalu berbelok ke barat melintasi jalan kebon kawung.

        oo iya,
        apakah semua bus / travel pasti melintasi jalan Dr Djunjungan atau lewat di jalan layang pasupati?

      • Ibarat garis lurus (dari utara ke selatan): Jalan Ciumbuleuit => Jalan Cihampelas => Jalan Cicendo (hingga mentok dan bertemu dengan Jalan Kebonkawung). Secara sekilas [berdasarkan map atau apa pun yang “resmi-resmi-an” :)], persepsi Mas Victor (mungkin) tepat. Namun berdasarkan pengalaman nyata, Jalan Cihampelas dari nomor kecil/awal hingga perempatan Abdul Rivai (barat)/Cihampelas (utara/selatan)/Wastukencana (timur) justru berarus lalu lintas dari selatan ke utara. Artinya, kalau dari Cihampelas nomor kecil/awal, kendaraan bisa belok ke kiri/barat (Jalan Abdul Rivai) dan belok ke kanan/timur (Jalan Wastukencana). Kalau ke utara, tentu tidak bisa karena arusnya dari utara ke selatan. Sebaliknya, dari utara, kendaraan hanya bisa belok ke kiri/timur (Jalan Wastukencana) karena kalau dari arah barat (Abdul Rivai) hanya bisa lurus ke Jalan Wastukencana (baca: tidak bisa ke kiri/utara (Cihampelas) atau ke kanan/selatan (Cihampelas). Bisa terbayangkan, bukan?

        Kalau travel tentu melintasi Jalan Terusan Pasteur (kalau lewat pintu gerbang tol Pasteur). Kalau bus Primajasa hanya di Batununggal (kawasan Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung).

      • victor

        nambah lagi ..
        mohon informasi jalan apa saja yang dilalui untuk angkot berikut:
        1. angkot stasiun hall – gedebage (PP)
        2. angkot stasiun hall – sarijadi (PP)
        3. angkot stasiun hall – gunungbatu (PP)
        4. kebon kelapa – sukajadi (PP)

        lalu kalo dari novotel ke aston primera pasteur (PP) naek angkot apa ya.

      • Tanggapannya agak lama nih. Saya coba mengingat-ingat (soalnya ada sering dan ada jarang untuk angkot-angkot tertentu) karena ini berdasarkan pengalaman nyata. [Bukan berdasarkan aturan Gub/Bup/WK/Dishub --meskipun itu juga dijadikan sebagai perbandingan. Karenanya, rute/trayek berdasarkan info “resmi” belum tentu tepat. Jika kenyataannya tidak tepat, boleh jadi karena sopirnya “nakal” karena kemacetan atau dipindahkan alur oleh polisi dalam keadaan tertentu (macet). Plus beberapa jalan di Bandung itu yang arusnya “aneh”. Blog AngkotBandung yang saya buat ini memang versi gaya saya. Ada bedanya lah dengan media yang lain :)]

        [Dari Hotel Novotel ke Aston Primera Pasteur cukup naik angkot Stasiun Hall-Gunungbatu yang menuju Gunungbatu.]

        Angkot Stasiun Hall-Gedebage PP: [Terminal Stasiun Hall Bandung] => Jalan Suniaraja => Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Kepatihan => Jalan Dewi Sartika => Jalan Dalem Kaum => Jalan Alun-alun (Bandung) Timur => Jalan Asia Afrika => Jalan Banceuy => Jalan ABC => Jalan Naripan => Jalan Sunda => Jalan Veteran => Jalan Ahmad Yani => Jalan Gatot Subroto => Jalan Palasari => Jalan Talagabodas => Jalan Pelajar Pejuang ’45 => Jalan R.A.A. Martanegara => Jalan Reog => Jalan Karawitan => Jalan Solontongan => Jalan Buahbatu => Jalan Soekarno-Hatta => [Pasar Induk Gedebage] => Jalan Soekarno-Hatta => Jalan Buahbatu => Jalan Solontongan => Jalan Karawitan => Jalan Maskumambang => Jalan R.A.A. Martanegara => Jalan Pelajar Pejuang ’45 => Jalan Talagabodas => Jalan Malabar => Jalan Ahmad Yani => Jalan Sunda => Jalan Sumbawa => Jalan Belitung => Jalan Sumatra => Jalan Aceh => Jalan Merdeka => Jalan Perintis Kemerdekaan => Jalan Braga => Jalan Suniaraja => [Viaduct] => Jalan Kebonjukut => Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Kebonkawung [Stasiun Hall Bandung (pintu utara)] => Jalan Pasirkaliki => Jalan Kebonjati => [Terminal Stasiun Hall Bandung (pintu selatan)]

        Angkot Stasiun Hall-Sarijadi: [“Terminal” Sarijadi (Jalan Sarimanah)] => Jalan Sarimanah => Jalan Sarimanis => Jalan Sariwangi => Jalan Sarirasa => Jalan Terusan Sutami => Jalan Terusan Surya Sumantri => Jalan Surya Sumantri => Jalan Dr. Djundjunan (d/h Jalan Terusan Pasteur) => Jalan Pasirkaliki => Jalan Pajajaran => Jalan Cicendo => Jalan Kebonkawung => [Stasiun Hall Bandung (pintu utara)] => Jalan Pasirkaliki => Jalan Kebonjati => [Terminal Stasiun Hall Bandung (pintu selatan) => Jalan Suniaraja => Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Stasiun Timur => [viaduct] => Jalan Kebonjukut => Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Kebonkawung => [Stasiun Hall Bandung (pintu utara)] => Jalan Pasirkaliki => Jalan Dr. Djundjunan => Jalan Surya Sumantri => Jalan Lemah Neundeut => Jalan Sariwangi => Jalan Sarimanis => Jalan Sarimanah => [“Terminal” Sarijadi (Jalan Sarimanah)]

        Angkot Stasiun Hall-Gunungbatu: [“Terminal” Gunungbatu (Jalan Gunungbatu)] => Jalan Gunungbatu => Jalan Sukaraja => Jalan Dr. Djundjunan (d/h Jalan Terusan Pasteur) => Jalan Pasteur => Jalan Cihampelas => Jalan Wastukencana => Jalan Pajajaran => Jalan Cicendo => Jalan Kebonkawung => [Stasiun Hall Bandung (pintu utara)] => Jalan Pasirkaliki => Jalan Kebonjati => [Terminal Stasiun Hall Bandung (pintu selatan)] => Jalan Suniaraja => Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Stasiun Timur => [Viaduct] => Jalan Perintis Kemerdekaan => Jalan Wastukencana => Jalan Pajajaran => Jalan Cihampelas => Jalan Abdul Rivai => Jalan Dr. Rum => Jalan Dr. Gunawan => Jalan Dr. Otten => Jalan Pasteur => Jalan Dr. Djundjunan => Jalan Sukaraja => Jalan Gunungbatu => [“Terminal” Gunungbatu (Jalan Gunungbatu)]

        Angkot Kebonkalapa-Sukajadi: [Terminal Pasar Sederhana (Jalan Sederhana) => Jalan Jurang => Jalan Cemara => Jalan Sukajadi => Jalan Pasirkaliki => Jalan Pasteur => Jalan Cihampelas => Jalan Wastukencana => Jalan Pajajaran => Jalan Cicendo => Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Kebonjukut => Jalan Perintis Kemerdekaan => [Viaduct] => Jalan Braga => Jalan Lembong => Jalan Tamblong => Jalan Lengkong Besar => Jalan Inggit Ganarsih (d/h Jalan Ciateul) => Jalan Moch. Toha => Jalan Pungkur => [“Terminal” Kebonkalapa] => Jalan Dewi Sartika => Jalan Dalem Kaum => Jalan Alun-alun Timur => Jalan Asia Afrika => Jalan Banceuy => Jalan Suniaraja => Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Stasiun Timur => [Viaduct] => Jalan Oto Iskandar Di Nata => Jalan Kebonkawung => [Stasiun Hall Bandung (pintu utara)] => Jalan Pasirkaliki => Jalan Pajajaran => Jalan Cihampelas => Jalan Abdul Rivai => Jalan Dr. Rum => Jalan Dr. Gunawan => Jalan Dr. Otten => Jalan Pasteur => Jalan Pasirkaliki => Jalan Sederhana => [Terminal Pasar Sederhana (Jalan Sederhana)]

      • victor

        maaf, banyak nanya ya .. biar makin jelas.
        itu yg dibahas di atas kalo naek primajasa ya …
        gmn kalo naek cipaganti atau xtrans .. mereka berhenti dimana ya
        dan naek apa kalo mo ke novotel.

        kalo dari situs resmi xtrans, dari soekarno hatta, pool xtrans ada di cihampelas, dan itu satu jalan dengan novotel ya .. nah, naek angkot apa ya ..

        terima kasih sangat ..

      • Cipaganti dan X-trans melintasi Jalan Terusan Pasteur karena Cipaganti salah satu pool-nya di situ (di Jalan Terusan Pasteur = Jalan Dr. Djundjunan). Pool X-trans juga di Cihampelas (atas) tentu sebelumnya melewati Jalan Terusan Pasteur terlebih dahulu. Kalau X-trans, karena di Cihampelas (atas) tentu harus berjalan ke bawah karena Novotel ada di Cihampelas (bawah). Nah, dalam panduan sebelumnya, ada perempatan Abdul Rivai/Wastukencana, bukan? Jadi, kalau naik angkot, turunnya di situ (perempatan). Letaknya ke Novotel 50-70 meter-lah.

        Yang paling efektif, di pool X-trans, menyeberang untuk naik angkot Abdul Muis-Ledeng (hijau polet/strip biru telur asin). Turunlah di perempatan Abdul Rivai/Wastukencana tadi karena angkot ini akan belok ke Jalan Wastukencana. Sampai deh di Novotel :) [Kalau tidak ngetem, dan menunggu lampu merah di bawah jalan layang Paspati, 1-3 menit juga sudah sampai di perempatan Abdul Rivai/Wastukencana.]

        [Oh ya, kalau lihat Google (kata kunci: Novotel Jalan Cihampelas), saya melihat angkot berwarna hijau. Nah, angkot itu yang dinaiki. Dalam gambar, angkot itu sedang belok ke Jalan Wastukencana. Hotelnya terlihat dekat, bukan?]

      • victor

        mantap ..
        jadi, pilihannya adalah xtrans ..
        ntar kalo mo ke soekarno hatta, pilihannya naek angkot yg sama ya. ledeng – abdul muis.

        terakhir naek angkot ledeng-abdul muis itu di tahun 1984. mau ke gegerkalong. wuuaaa .. dah brp tahun itu ya ..

        tau map koordinat xtrans ?
        biar nanti, petanya saya update buat nambahin keterangan xtrans ..
        http://www.openstreetmap.org/#map=17/-6.89164/107.60552

      • Nah itu alasan mengapa saya sebut Jalan Cihampelas (atas-tengah) itu satu arah dari atas ke bawah. Kalau dari bawah ke atas melalui Jalan Cipaganti (kini Jalan RAA Wiranatakusumah). Cihampelas dan Cipaganti itu sejajar. Baiknya naik angkot dua kali: di depan Novotel ada angkot Abdul Muis-Ledeng atau angkot Margahayu Raya-Ledeng (dsb.). Naik salah satunya ke ujung Jalan Cipaganti, yaitu Jalan Dr. Setiabudi. Di sini menyeberang Jalan Dr. Setiabudi dan naik angkot Abdul Muis-Ledeng yang kali ini menuju Cihampelas (ketika anda tiba di pool X-trans tadi).

  54. Artak

    Nanya gan,kalau dari BTC (primajasa) ke terminal cicaheum naik angkot apa yah dan dari terminal cicaheum ada gak bis damri ke sumedang,thanks

    • BTC yang di Jalan Terusan Pasteur? Kalau itu yang dimaksud, dari BTC menyeberang Jalan Terusan Pasteur. Di Jalan Terusan Pasteur (kini Jalan Dr. Djundjunan) ada angkot Stasiun Hall-Sarijadi dan Stasiun Hall-Gunungbatu. Turun di Terminal Stasiun Hall (Jalan Suniaraja) dan naik bus kota DAMRI Cicaheum-Cibeureum.

      Atau tidak perlu ke Terminal Stasiun Hall Bandung. Naik salah satu dari kedua angkot tadi dan turun di Jalan Pasirkaliki (perempatan lalu lintas atau di bawah jalan layang Paspati). Di Jalan Pasirkaliki, naik angkot Cicaheum-Ciroyom yang menuju Cicaheum.

      Di Terminal Cicaheum, seingat saya hanya ada bus DAMRI Bandung-Kuningan (tentu lewat Sumedang).

      [Catatan: Kalau ke Stasiun Hall, bilang saja ke Stasiun Hall yang Pasar Baru (maksudnya pintu selatan). Karena di sini merupakan jalur perlintasan bus kota DAMRI Cicaheum-Cibeureum. Soalnya kalau macet, kadang ada sopir yang ingin balik lagi ke arah Sarijadi setelah melewati Jalan Kebonkawung (Stasiun Hall Bandung pintu utara).]

  55. Refli

    Mau nanya kang, kl dari bandara husein mau ke alun alun naik angkot jurusan apa kang? Thanks

    • Sebetulnya sih cukup naik satu angkot Cicadas-Elang. Ke Elang dulu dan diteruskan hingga Abdul Muis (Kebonkalapa) dan Alun-alun Bandung. [Letaknya tanggung sehingga trayeknya pun tanggung]

  56. nawir

    Min mau tanya, kalo mau ke cimahi (Jl. Jend.H.Amir Machmud) naik angkot apa ya? Makasih :)

    • nawir

      Posisi saya di kircon min, naik angkot apa ya yg paling efektif?

    • [Maaf, saya kira tadi jawaban ini sudah upload. Ternyata tertahan oleh sistem. Semoga tidak terlambat.]

      Jalan Jenderal Amir Machmud (Cimahi) dilintasi oleh angkot Stasiun Hall-Cimahi-(Padalarang) dan angkot Leuwipanjang-Cimahi-(Padalarang). Bisa-bisanya kita saja untuk mencapai Stasiun Hall Bandung atau Terminal Leuwipanjang.

    • [Maaf, saya kira tadi jawaban ini sudah upload. Ternyata tertahan oleh sistem. Semoga tidak terlambat.]
      Jalan Jenderal Amir Machmud (Cimahi) dilintasi oleh angkot Stasiun Hall-Cimahi-(Padalarang) dan angkot Leuwipanjang-Cimahi-(Padalarang). Bisa-bisanya kita saja untuk mencapai Stasiun Hall Bandung atau Terminal Leuwipanjang.

  57. Putrananda

    bro , mau nanya ne , kalo dari stasiun kiara condong bandung ke bandara husein naik apa biar biaya murah ya ?? thanks :-)
    di tunggu jawabannya

    • [Maaf, saya kira tadi jawaban ini sudah upload. Ternyata tertahan oleh sistem. Semoga tidak terlambat.]
      Naik KRD Cicalengka-Padalarang dan turun di Stasiun Hall Bandung (Rp 1.500,-). Di Stasiun Hall Bandung, naik angkot Stasiun Hall-Cimahi (Rp 3.000,- s.d. Rp 4.000,-) dan turun di sebelum rel Stasiun Andir. Tinggal berjalan 2-3 menit ke pintu gerbang Bandara Husein Sastranegara. [Masalahnya, KRD-nya kan terjadwal :)] Atau di Kiaracondong, naik angkot Cicadas-Elang (Cicadas-Kebonkalapa Rp 6.000,- dan Kebonkalapa-Elang Rp 4.000,- an). Tinggal turun di sebelum rel Stasiun Andir. [Catatan: tidak ada pemberhentian kereta api di Stasiun Andir. Semuanya langsung lewat]

  58. pak jika dari bandara husein sastra negara mau langsung ke jakarta baiknya naik apa ya ? kalo bisa yang langsung dari bandara biar ga ribet jalan-jalan lagi . dan tarifnya berapa ? terimakasih :)

    • Tampaknya tidak ada yang langsung. Harus ada upaya terlebih dahulu ke beberapa tempat (pemberangkatan). Karena ini blog tentang angkot, maka saya sarankan seperti ini: Perjalanannya mesti ke beberapa tempat dulu, seperti Stasiun Hall Bandung untuk kereta api atau Terminal Leuwipanjang untuk bus atau Jalan Dr. Djundjunan untuk mobil travel (Cipaganti atau Baraya). [Sebagai panduan untuk menuju ke tempat-tempat tersebut, silakan baca-baca lagi beberapa komentar sebelumnya.]

  59. ante

    pak saya dari sukabumi mau ke bandara husein sastranegara…sbaikny pake rute yang mana y??mksh sblmnya…

    • Saya kira, untuk menuju Bandung (Terminal Leuwipanjang) ada bus trayek Sukabumi-Bandung (umumnya AC) bermerek MGI, Hiba Putra, atau Restu Jaya. Di Terminal Leuwipanjang, naik bus kota DAMRI trayek Dago-Leuwipanjang dan turun di depan Terminal Stasiun Hall Bandung. Di sini naik angkot trayek Stasiun Hall Bandung-Cimahi dan turun sebelum perlintasan rel kereta api Stasiun Andir. [Untuk panduan, silakan baca beberapa komentar sebelumnya.] Sebetulnya, ada rute lain. Namun, itu rute yang paling mudah. [Ini maksud rute lain. Di Terminal Leuwipanjang naik angkot Leuwipanjang-Cimahi. Turun di tugu perbatasan kota Bandung dan kota Cimahi. Di sini naik angkot Sadangserang-Caringin. Namun, rute ini, anda harus turun setelah perlintasan rel kereta api Stasiun Andir.]

  60. einsam

    Permisi numpang tanya kang,,,klo dari terminal leuwi panjang mnuju pool cipaganti yg di pasteur rute angkotnya gi mna…????

    • Di Terminal Leuwipanjang:
      Naik bus kota DAMRI Ledeng-Leuwipanjang. Turun di Jalan Pasirkaliki, lalu naik angkot Stasiun Hall-Sarijadi.
      Atau naik bus kota DAMRI Dago-Leuwipanjang. Turun di Terminal Stasiun Hall Bandung, lalu naik angkot Stasiun Hall-Sarijadi atau angkot Stasiun Hall-Gunungbatu. Lebih baik angkot Stasiun Hall-Sarijadi saja.
      Angkot-angkot tersebut melewati Jalan Dr. Djundjunan (dahulu Jalan Terusan Pasteur) tempat Cipaganti.
      [Kalau naik bus kota DAMRI Ledeng-Leuwipanjang, minta turun di depan SMAN 6 Bandung. Sebetulnya bisa juga di perempatan IP (Istana Plaza) atau di perempatan Pasteur, tetapi kita harus berjalan dulu sedikit. Artinya menyeberang.]
      Kalau semua angkot, tiga kali: angkot Cibaduyut-Karangsetra (tepatnya Cibaduyut-Kebonkalapa). Di Kebonkalapa, naik angkot Sederhana-Cipagalo (tepatnya Kebonkalapa-Sukajadi). Di Jalan Oto Iskandar Di Nata (dekat Terminal/Stasiun Hall Bandung), tinggal naik angkot Stasiun Hall-Sarijadi atau angkot Stasiun Hall-Gunungbatu.

      • einsam

        Makasih kanggg atas informasinya,,,smoga informasinya berpahala,,aminn….

      • Semoga lancar dalam perjalanan. Terima kasih kembali. Amin.

  61. einsam

    Maaf kang mw nanya lgi niy,,
    Klo jam operasional damri dlm kota di bandung sampe jam berapa..???
    Trus klo angkot mpe jam brp…???

    • Berdasarkan pengamatan saya, bus kota DAMRI beroperasi pada pukul 06.00 s.d. 18.00 (pastikan sampai 17.00 karena yang lebih dari itu untuk menyelesaian menurunkan penumpang ke tempat tujuan). Angkot di Terminal Leuwipanjang sampai 20.00 kecuali angkot Leuwipanjang-Cimahi-Padalarang yang 24 jam. Namun, setelah pukul 20.00 atau 21.00 ada angkot “aneh” ke Kebonkalapa (maksudnya ongkos paket. Tapi masih terjangkau). Di Kebonkalapa, ada beberapa angkot yang 24 jam meskipun mulai pukul 22.30 atau 23.00 agak jarang (tapi ada). Misalnya angkot Kebonkalapa-Sukajadi. Kalau angkot Stasiun Hall-Sarijadi atau angkot Stasiun Hall-Gunungbatu normalnya sampai 20.00.

      • einsam

        Makasih kang…
        ###
        AngkotBandung: Makasih kembali :)

  62. 1. pak kalau dari jalan KOpO ke TRANS STUDIO naik angkot apa ya? begitu juga dengan sebaliknya?
    2. Dan kalau dari KOpO ke Husein S. Apakah bisa langsung naik angkot CARINGIN-SADANG SERANG yang biru di CIBOLERANG?

    Atas perhatian, TERIMA KASIH SEBESAR-BESARNYA..

    • Saya mengacu pada jalan utama Kopo saja ya. Artinya, jalan raya yang memanjang dari Kota Bandung (di utara) ke Kabupaten Bandung (di selatan). Jadi, dimana pun anda berada, silakan datangi Jalan Kopo tersebut. [Maklum, daerah Kopo itu luas dan saya melihat beberapa trayek angkot, tetapi tidak semua pernah dialami.]

      Di Jalan Kopo, ada angkot Leuwipanjang-Soreang (warna hijau polet/strip merah). Itu trayek resminya. Namun, kadang angkot ini bertrayek Kebonkalapa-(Leuwipanjang)-Soreang. Jadi, jika angkot ini berjalan dari Jalan Kopo ke Kebonkalapa berarti naiklah angkot ini. [Jika angkot ini berjalan hingga Terminal Leuwipanjang, di Terminal Leuwipanjang silakan naik angkot Cibaduyut-Karangsetra (tepatnya Kebonkalapa-Cibaduyut) yang berwarna kuning polet/strip putih dan hijau.

      Di Kebonkalapa, silakan naik angkot Abdul Muis-Cicaheum via Binong (warna hijau polet/strip kuning). Turunlah di Trans Studio. [Bedakan dengan angkot Abdul Muis-Cicaheum via (Jalan) Aceh yang berwarna hijau polet/strip merah hati.]

      Untuk pulangnya, saya kira, sama saja. Namun, tentu saja, ke arah sebaliknya.

      Dari Cibolerang ke Bandara Husein Sastranegara? Kalau anda hafal dengan angkot Sadangserang-Caringin, saya kira tepat kalau anda naik angkot trayek tersebut. Tinggal turun setelah perlintasan rel Stasiun Andir. Tinggal menelusuri Jalan Nurtanio menuju pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara. [Untuk panduan, silakan baca beberapa komentar sebelumnya agar lebih paham.]

  63. yanz.tocreativity@yahoo.co.id

    pa saya mau tanya kalo dri jl.nanjung cimahi selatan mau ke terminal leuwi panjang pake angkot apa”?

    • [Maaf, baru ngecek blog. Saya sudah kirimkan jawaban via email, tetapi tampaknya tidak masuk ke WordPress. Ini salah satu kendala teknis :)]

      Coba saja ke Cimindi dulu. Saya tidak tahu persis apakah dari Nanjung ke Cimindi harus naik satu atau dua kali trayek. Saya belum pernah mengalaminya, tetapi pernah melihat angkot trayek tersebut (di Pasar Nanjung?).

      Angkot yang ke Cimindi tersebut akan berakhir di “terminal” Cimindi yang berada di Jalan Leuwigajah. Ujung Jalan Leuwigajah ini akan bertemu dengan Jalan Jenderal H. Amir Machmud (dahulu Jalan Raya Cibeureum-Cimindi-Cimahi), tepatnya di dekat jalan layang Cimindi. Di situ tinggal naik angkot trayek Leuwipanjang-Cimahi. Warnanya sama dengan angkot Stasiun Hall-Cimahi. Jadi, jangan salah ya.

  64. Rahmas

    Pak, punten numpang nanya kalo dari tamansari ke festival citylink bisa naik angkot caringin-sadang serang ga? kalo ga bisa, angkot apa ya? makasih bantuannya

    • Festival Citylink berada di dekat persimpangan (perempatan/perlimaan): Jalan Peta/Jalan Jamika/Jalan Terusan Pasirkoja. Sepengetahuan saya, Festival Citylink hanya dilewati oleh angkot Kebonkalapa-Cibaduyut yang menuju Kebonkalapa. Namun, jika berbicara tentang perempatan/perlimaan tadi, ada beberapa angkot yang mendekati atau melewati perempatan/perlimaan itu.

      Jadi, kalau angkot Sadangserang-Caringin tidak melewati. Saya kira, angkot Pasar Induk Caringin-Dago yang melewati (lebih tepatnya mendekati) perempatan/perlimaan tersebut. Turun di persimpangan tersebut sudah terlihat Festival Citylink. [Angkot Pasar Induk Caringin-Dago tidak belok ke Jalan Peta, tetapi meneruskan perjalanan ke Jalan Terusan Pasirkoja).

  65. uun

    assalamualaikum pak, mau nanya nih kalau dari stasiun hall bandung ke ciumbuleuit naik angkot mana? tpatnya tujuan saya ke grha ciumbuleuit guest house

    • Waalaikumussalam. Saya kira, tinggal naik angkot trayek Stasiun Hall-Ciumbuleuit. Angkot ini beroperasi dari pagi hingga maghrib (jam 18.00 WIB). Jika menjelang jam 18.30 atau 19.00 sudah agak jarang.

      Kalau lancar dan normal, perjalanannya 30-45 menit. Bisa lebih kalau macet. Selain itu, ada beberapa titik yang dijadikan tempat ngetem (berhenti). Kalau rutenya sih termasuk “pendek”.

  66. pak mauu tanya kalo dari stasiun bandung (kebon kelapa ) saya mau ke daerah cibogo bawah naik angkot apa ya ? kira” jauh tidak ?

    • Stasiun Bandung dan Kebonkalapa itu berbeda. Selain itu, jalan Cibogo bawah tidak dilalui angkot. Jalan Cibogo bawah dilalui angkot Halteu Andir-Cibogo Atas biasanya kalau sedang macet. Ujung jalan Cibogo Bawah itu bertemu dengan Jalan Dr. Djundjunan (pinggir awal jalan tol Pasteur). Nah jalan itulah lewat angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Cibogo Atas dan Sederhana-Cimindi yang menuju Cimindi.

      • jadi kalo dari stasiun bandung ke paris van java naik angkot apa pak?

      • Cukup naik angkot Stasiun Hall-Lembang. Angkot ini akan melintasi Jalan Sukajadi (PVJ).

  67. pak mau nanya,kalo dari buahbatu ke jalan cihampelas naik angkot apa ya?

    • Ke Kebonkalapa naik angkot Kebonkalapa-Buahbatu (biru polet/strip putih dan hijau). Di Kebonkalapa naik angkot Abdul Muis-Ledeng. Tanya sopirnya, mau ke Cihampelas. Nanti diturunkan di Jalan Cipaganti. [Kebonkalapa = Abdul Muis]

      Jalan Cihampelas dan Jalan Cipaganti itu sejajar. Lalu lintas di Jalan Cipaganti dari bawah ke atas, sedangkan di Jalan Cihampelas dari atas ke bawah. Jarak dari Jalan Cipaganti ke Jalan Cihampelas lebih kurang 100 meter.

      Kalau tidak mau berjalan kaki 100 meter, ya turunnya jangan di Jalan Cipaganti, tetapi di Jalan Dr. Setiabudi. Di Jalan Setiabudi, menyeberang, untuk naik angkot Abdul Muis-Ledeng yang kali ini berjalan ke arah sebaliknya, yaitu menuju Kebonkalapa. Angkot ini akan berjalan ke Jalan Cihampelas dengan rute: [Terminal Ledeng] => Jalan Dr. Setiabudi => Jalan Cihampelas => dan seterusnya.

  68. indah syafani

    mas saya baru pertama kali ke bandung mau kegarut dari bandara husein sastranegara ke terminal leuwipanjang naik apa ya mas dan sebaliknya,,,???
    mohon bantuannyaa

    • Agar lebih paham, sebagai panduan naik-turunnya, silakan baca beberapa tanggapan sebelumnya. Pada awalnya beberapa tanggapan itu menyangkut Bandara Husein Sastranegara. Meskipun begitu, saya akan menanggapi ulang.

      Sepengetahuan saya, transportasi ke arah timur Kota Bandung hanya ada di Terminal Cicaheum. Kalau ke arah barat Kota Bandung, barulah Terminal Leuwipanjang (meskipun ada juga yang ke arah timur/utara, yaitu bus Bandung-Indramayu via Subang).

      Setelah pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara, silakan berjalan kaki 2-3 menit menelusuri Jalan Nurtanio ke Jalan Abdulrachman Saleh. (Sebetulnya ada angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Halteu Andir, tetapi lebih baik berjalan kaki saja karena menunggu angkotnya terlalu lama). Setelah itu, di dekat “terminal” Halteu Andir atau di dekat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir, silakan menyeberang untuk naik angkot Ciroyom-Cicaheum. Angkot ini akan melintasi Jalan Abdulrachman Saleh => Jalan Ciroyom => [Pasar Ciroyom/Terminal Ciroyom] => dan seterusnya hingga Terminal Cicaheum. (Jadi, tak perlu turun di Terminal Ciroyom. Lanjutkan saja hingga Cicaheum]. Di Terminal Cicaheum, barulah naik bus Bandung-Garut. (Sepengetahuan saya, kalau naik di Terminal Cicaheum ngetem-nya lama. Biasanya bus-bus ini cepat keluar dan menunggu penumpang di depan seberang Terminal Cicaheum. Artinya suka ngetem di Jalan Ahmad Yani). Itu kalau di Terminal Cicaheum.

      Namun kalau di Terminal Leuwipanjang (maaf, saya tidak tahu. Sependengaran saya ada mobil elf trayek Garut, tapi nggak tahu). Di dekat Stasiun Andir itu, menyeberang dan naik angkot Pasar Induk Caringin-Dago yang menuju Pasar Induk Caringin. Tanya saja sopirnya karena warna angkot ini ada yang hampir sama dengan 1-2 angkot trayek lain. Setelah naik angkot Pasar Induk Caringin-Dago yang menuju Pasar Induk Caringin, turunlah di Jalan Soekarno-Hatta. Lalu naiklah angkot Leuwipanjang-Cimahi yang menuju Terminal Leuwipanjang. (Silakan cari angkot ke Garut karena saya tak tahu.)

      Seingat saya di Jalan Soekarno-Hatta ada mobil elf ke Garut. (Namun, Garut kan luas sehingga ada daerah-daerah tertentu. Saya tidak tahu).

      • indah syafani

        mas,, menurut mas kira kira berapa tarif ongkos dari bandara ke terminal leuwipanjang?? trus berapa ongkos bus biasanya dari bandung ke garut?

      • Naik angkot Pasar Induk Caringin-Dago yang menuju Pasar Induk Caringin (di Jalan Soekarno-Hatta) Rp 3.000,-. Lalu di Jalan Soekarno-Hatta naik angkot Leuwipanjang-Cimahi-(Padalarang) yang menuju Leuwipanjang Rp 3.000,-. Sebagai catatan, besarnya ongkos kadang tergantung sopir. Artinya antara Rp 3.000,- s.d. Rp 4.000,-. Mungkin juga Rp 3.500,- an. (Saya juga tergantung pengembalian sopir). Memang aneh he he he.

        Saya belum pernah ke Garut pakai bus sehingga tidak bisa saya jawab. Sebagai gambaran sepekan terakhir ketika pergi ke Tasikmalaya naik bus Budiman trayek Bandung-Tasikmalaya Patas AC (2-2) Rp 30.000,-. Itu berangkatnya dari Terminal Cicaheum. Sepengetahuan saya kalau di Terminal Leuwipanjang tidak ada. Namun demikian, kalau tidak salah, di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta yang menuju Leuwipanjang ada elf Bandung-Garut. Jika anda sudah tahu, silakan saja. Semoga lancar sampai tujuan.

  69. pelancong bingun

    Gan, permisi nubie mau tanya…… Begitu kita tiba di bandara husein, dari dalam bandara sampai ke pintu gerbang luar bandara untuk nyegat taksi Bluebird atau naek angkot ke BIP itu jaraknya jauh ga? Jalan kaki berapa lama kira2? atau jaraknya berapa ya Gan?

    maaf nubie nanya yg ajaib :P

    • Setelah pintu gedung bandara kan ada halaman. Lalu lihat ke kiri. Nah, 30-50 meter ada pintu gerbang utama bandara. Di situ ada dua jalan. (1) Lurus ke Jalan Pajajaran. (2) Ke kanan ada Jalan Nurtanio (tepatnya Jalan Nurtanio Utara). Pilihannya berjalanlah 2-3 menit menelusuri Jalan Nurtanio. Setelah menikmati berjalan kaki :) tibalah kita di jalan raya (pertemuan Jalan Abdulrachman Saleh/Jalan Nurtanio (atau Jalan Garuda) yang bercirikan: perlintasan rel kereta api Stasiun Andir. (Sebetulnya dari pintu gerbang utama bandara tadi ada angkot Halteu Andir-Cibogo Atas. Namun boleh jadi kita sudah berjalan kaki tetapi angkot belum juga lewat. Karenanya lebih baik berjalan kaki).

      Di dekat pintu utama bandara tadi tersedia garasi taksi. Sepengetahuan saya hanya ada taksi Primkopau. [Untuk cerita per-taksi-an di Bandung, silakan Googling saja.]

      Jadi, untuk taksi non-Primkopau, silakan cari di Jalan Abdulrachman Saleh tadi. [Kalaupun ada taksi non-Primkopau yang lewat, belum tentu mau melayani. "Ngeri" he he he.]

      Saya bantu ke BIP-nya ya. Di Jalan Abdulrachman Saleh, naik angkot Ciroyom-Sarijadi. Turun di Jalan Pajajaran. Di Jalan Pajajaran, naik angkot Ciroyom-Antapani. Tinggal turun di perempatan Jalan Merdeka/Jalan Aceh.

      • pelancong bingung

        mantap sekali penjelasan agan ini :2thumbsup
        makasih ya Gan :)

        ijin copy ke email ya penjelasannya supaya pas sampe ke bandung lusa, ane bisa selamat di bandung :D

      • Terima kasih kembali. Semoga lancar sampai tujuan :)

  70. Anonymous

    pak kalau saya pengen pergi dari stasiun kota bandung, ke husen naek angkot apa ya :D

    • Naik angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Cimahi. Turun sebelum perlintasan rel kereta api Stasiun Andir. Menyeberang dan tinggal berjalan menelusuri Jalan Nurtanio 2-3 menit ke pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara. [Sebetulnya beberapa komentar sebelumnya juga sudah terjawab.]

  71. A.A. game

    Gan.mo-tanya…Kl dari sumedang mau ke bandara hussen yg praktis naik apa aja…..makasih gan.

    • Praktisnya ke Bandung dulu (Terminal Cicaheum). Lalu naik angkot Cicaheum-Ciroyom. Panduannya silakan baca-baca lagi beberapa komentar sebelumnya.

  72. Hendra

    maaf gan…saya udah baca dari atas sampe bawah tapi mungkin ada yang kelewatan (banyak banget soalnya)…saya mau tanya travel yang deket dari bandara husein itu dimana ya? trus cara menujunya pake angkot apa?(kalo bisa sih dari jalan Abdrahman saleh, biar deket keluarnya) terus kira2 berapa menit ya sampe travel itu? maaf nanya nya banyak…makasih ya gan….

    • Saya merujuk pada travel di Jalan Dr. Djundjunan (dahulu bernama Jalan Terusan Pasteur) saja. Di Jalan Dr. Djundjunan ini ada travel Cipaganti dan Baraya.

      Di Jalan Abdulrachman Saleh naik angkot Sadangserang-Caringin (warna dasar biru muda. Mudah, itu satu-satunya angkot yang berwarna dasar biru di situ) yang ke arah Sadangserang (karena di jalan ini PP alias pulang pergi. Jadi, maksudnya dalam perjalanan anda tak perlu menyeberang Jalan Abdulrachman Saleh). Turun di Jalan Pasirkaliki. Di Jalan Pasirkaliki naik angkot Stasiun Hall-Sarijadi yang menuju Sarijadi. Turun di Jalan Dr. Djundjunan. Kalau lalu lintas normal 15 menit + 15 menit sudah dianggap “lambat” :)

      • Hendra

        Ok Gan…..Terima kasih banyak ya…..

      • OK, terima kasih kembali….

  73. Suci Fitriani

    Halo kang ? Neng mau ke Husein sastra negara dari terminal leuwi nih, gimana aksesnya kalau mau naik angkot ya ? Terimakasih :D

    • Silakan baca-baca lagi beberapa komentar sebelumnya. Saya kira, sudah ada contohnya :)

  74. Nichi

    Selamat malam, pak.
    Mau tanya, kalau mau pergi dari Bandara Husein ke pintu tol Pasirkoja, naik angkutan apa sebaiknya?
    Terimakasih

    • Di dekat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir (Jalan Abdulrachman Saleh) naik angkot Pasar Induk Caringin-Dago. Warnanya orange polet/strip putih dan hijau. Angkot ini akan lewat.

  75. nengyanti

    AA’…kalau dari DU mau ke badara Husein sastranagara naik angkot apa saja? kira berapa lama waktunya? Kalo naik taxi lewat mana aja yg paling dekat dan waktuna kira2 berapa menit?

    • DU = Dipatiukur? Dari DU ke Bandara Husein Sastranegara cukup naik angkot Cicaheum-Ciroyom. Turun sebelum perlintasan rel kereta api Stasiun Andir. Menyeberang dan telusurilah Jalan Nurtanio selama 2-3 menit berjalan kaki. Waktunya 30-60 menit karena termasuk lalu lintas yang ramai. Kalau naik taksi 30 menitan-lah. Kalau lalu lintas tidak padat mungkin kurang dari itu. Kalau rute mungkin sama. Perbedaannya mungkin di sekitaran Jalan Pasteur. Kalau angkot kan rutenya muter-muter :)

  76. Anonymous

    klo dr cihanjuang mau ke jalan peta naik apa yah? atau dr cihanjuang ke BEC?

    • Ada 1-2 angkot di daerah sini. Bagaimana pun caranya, temukanlah angkot Ledeng-Cimahi. Di Ledeng (maksudnya Jalan Dr. Setiabudhi) naiklah angkot Abdul Muis-Ledeng. Turun di BEC. [Maaf telat tanggapi. Sopir angkotnya piknik dulu. Jalur online payah :)]

  77. Gizaya lanniary

    Pak saya mau tanya kalau ke dipatiukur dari bandara naik apa yaaa ? Mohin bantuannya yaaa nuhun :)

    • Bandara Husein Sastranegara? Untuk memahami perjalanannya, baca kembali beberapa komentar di atas. Di dekat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir, naik angkot Ciroyom-Ciburial atau angkot Ciroyom-Cicaheum. Kedua angkot ini melewati Jalan Dipatiukur. Angkot Ciroyom-Ciburial agak jarang sehingga agak lama. Akan tetapi tidak terlalu lama sih. Apalagi kalau ramai penumpang.

  78. gan saya mau nanya, kalau dari stasiun bandung ke bandara husein naik apa dan jarak tempuhnya berapa jam ya ?

    • Silakan baca lagi beberapa tanggapan atas komentar sebelumnya. Saya kira sudah ada jawabannya :)

  79. ,, pa ,, sy bkal plg bln dpan April 3 d bandara bandung ,, ini prtma kaliny sy plg lwat bndara bndung rmh sy d padalarang ,, kira2 bs d ksh rute lngkap g soalny sy takut nysar ,, tp klu msalny ribet adkh taksi yg lngsung k stasiun bandung kreta api or bus leuwi pnjg bandung mhon dbls pak sblmny mksih

    • Silakan baca lagi beberapa tanggapan atas komentar sebelumnya. Saya kira sudah ada jawabannya.

      Saya kira, yang paling efektif, di dekat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir itu tinggal naik angkot Stasiun Hall-Cimahi-(Padalarang). Jika sampai Cimahi tinggal turun dan meneruskan angkot yang sama (maksudnya beda sopir) yaitu angkot (Stasiun Hall)-Cimahi-Padalarang atau (Leuwipanjang)-Cimahi-Padalarang.

      Untuk taksi, saya kira di halaman parkir bandara sudah ada taksi, yaitu taksi Primkopau. Namun, untuk cerita-ceritanya tentang taksi di Bandung, silakan Googling saja :) [Untuk taksi non Primkopau harus berjalan dulu ke jalan raya (Jalan Abdulrachman Saleh).

  80. mulan anita

    mas saya dari Jakarta, mau nanya kalo dari Bandara Husein Ke ledeng naik angko apa ya aja ya.
    makasih sblumnya

    • Untuk cara naiknya silakan baca lagi beberapa komentar sebelumnya. Juga di sana ada salah satu jawabannya. Jadi, anda tinggal naik angkot Ciroyom-Lembang. Angkot ini akan melintasi Jalan Dr. Setiabudi atau kawasn Ledeng atau kawasn IKIP (kini UPI Bandung).

  81. siang pak, saya mau tanya kalau saya dari jakarta, keluar tol apa yah kalau mau meuju bandara husein sastra negara,

    • Paling efektif keluar tol Pasteur. (Tentu saja di jalan tol utamanya keluar tol Cimahi). Rute: Pintu tol Pasteur => lurus menuju Jalan Dr. Djundjunan => Jalan Pasirkaliki => Jalan Pajajaran => [Bandara Husein Sastranegara]

  82. Dedi

    Pak Kalau dari bandara bandung ke ciumbuleuit naik angkot mana? tpatnya tujuan saya ke grha ciumbuleuit guest house

    • Cara naiknya, yaitu di dekat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir, silakan baca lagi beberapa komentar sebelumnya. Agar lebih paham.

      Tinggal naik angkot Cicaheum-Ciroyom. Turun di Jalan Cipaganti (kini bernama Jalan R.A.A. Wiranatakusumah). Lalu di Jalan Cipaganti, naik angkot Stasiun Hall-Ciumbuleuit.

  83. Mas,kalau dari terminal merak naik bus arimbi atau primajasa menuju bandara husein sastranegara bandung,bagusnya turun dimana ya mas setelah nyampe bandung?
    Trus naik apa ke bandaranya??

    Seandainya busnya turun di terminal leuwi panjang,ke bandaranya bagusan naik apa?
    Dan tarif naik angkot k bandaranya berpa ya mas??

    Makasih mas..

    • Enaknya turun di Terminal Leuwipanjang saja. Di Terminal Leuwipanjang, naik bus kota DAMRI trayek Dago-Leuwipanjang. Turun di depan Terminal Stasiun Hall Bandung. Di sini tinggal naik angkot Stasiun-Cimahi. Turun deh di dekat (atau sebelum) perlintasan rel Stasiun Andir. Tinggal menyeberang dan menelusuri Jalan Nurtanio (Utara) selama 2-3 menit berjalan kaki menuju pintu gerbang utama Bandara Husein Sastranegara. [Catatan: bukan turun di dekat Tugu Patung Rd. Husein Sastranegara meskipun itu bisa saja karena agak jauh sekitar 5 menit berjalan kaki. Jadi, lebih baik turun di dekat perlintasan rel Stasiun Andir saja.]

      Atau turun setelah pintu gerbang tol Pasirkoja (kira-kira 500 meter menuju Jalan Soekarno-Hatta) atau di Terminal Leuwipanjang juga bisa karena angkot Leuwipanjang-Cimahi akan ke tempat ini juga. Naiklah angkot Leuwipanjang-Cimahi dan turun di batas kota Bandung/Cimahi. Di sini menyeberang dan naik angkot Caringin-Sadangserang. Kali ini, turun setelah perlintasan rel Stasiun Andir. Tinggal berjalan menelusuri Jalan Nurtanio (Utara) tadi. Ongkos setiap angkot Rp 3.000,- hingga Rp 5.000,-.

  84. tri

    mas dari bandara bandung bagusnya naek apa ya, tujuan saya solo

    • Trayek bus di Bandung yang ke arah timur Jawa Barat, ada di Terminal Cicaheum.

  85. Christella

    hi, numpang nanya dong. kalo dari St. Hall Bandung menuju purwakarta paling enak naik apa dan lewat jalur apa ya? saya dari jogja ingin main purwakarta,, jalur yang paling nyaman sepertinya naik kereta dari Jogja-bandung. lalu bingung ke purwakartanya gimana …. nuhun sebelumnya

    • Di Stasiun Hall atau Stasiun Besar Bandung terdapat kereta api Cibatu-Purwakarta (jadwalnya sebelum jam 7 pagi) dan kereta api Serayu (sebelum siang). KA Cibatu-Purwakarta dari Cibatu ke Purwakarta (dan sebaliknya), sedangkan KA Serayu dari Kroya ke Jakarta Kota (dan sebaliknya). Jadi, kalau mau naik, tergantung jadwalnya :) Juga, tergantung Purwakarta-nya di daerah mana. (Tenang, di halaman Stasiun Purwakarta terdapat beberapa angkot. Tinggal tanya-tanya kalau sudah hafal Purwakarta).

      Kalau naik bus, harus ke Terminal Leuwipanjang lebih dahulu. Dari Terminal Stasiun Hall Bandung berjalan kaki 70-100 meter ke Jalan Otto Iskandar Di Nata. Tunggu sebentar dan naiklah bus kota DAMRI Ledeng-Leuwipanjang. Di Terminal Leuwipanjang tinggal naik bus Primajasa Bandung-Purwakarta.

  86. pak saya mau tanya
    saya Tki dari malaysia, saya mau balik ke indonesia melalui Bandara Husein Sastranegara pada tgal 30 april 2014 ini
    saya pertama kalinya jadi saya bingung
    saya mau ke Gambir jakarta, itu mudah nya naek taksi atau naek kereta api yaa..
    tapi kalau naek taksi itu nyapek berapa ya trus di dalam badara ada taksi gak pak ..
    ma’f sudah mengagu pak, sekian terima kasih …

    • Untuk dunia per-taksi-an, silakan Googling cerita-cerita pengalamannya dari blog atau website yang lain. [Di dekat halaman Bandara Husein Sastranegara terdapat pool taksi. Tempatnya bersebelahan dengan halaman Bandara Husein Sastranegara. Nama taksinya hanya Primkopau. Kalau untuk nama taksi yang lain silakan berjalan terlebih dahulu 2-3 menit menuju Jalan Abdulrachman Saleh. Agar lebih paham "tempat naiknya" silakan baca lagi beberapa komentar sebelumnya.]

      Kalau dunia per-angkot-an, di sini tempatnya. Ini agar lebih mudah (efektif) bagi “pendatang baru” di Bandung: setelah berjalan 2-3 menit menuju Jalan Abdulrachman Saleh (dekat perlintasan rel kereta api Stasiun Andir), menyeberang dan naik angkot Cicaheum-Ciroyom. Mungkin 3-5 menit juga sudah sampai di Ciroyom. Nah di Ciroyom naik angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall. Di Stasiun Hall tinggal naik kereta api ArgoParahyan (Bandung-JakartaGambir).

      Kalau mau rela sih di halaman Bandara Husein Sastranegara tinggal naik taksi Primkopau (mungkin Rp 100 ribuan) menuju Stasiun Hall Bandung meskipun kalau perjalanan angkot 20-30 menit juga bisa dikatakan kelamaan. Namun, kalau macet bisa 1 jam :) Naik taksi juga kalau macet, ya tidak jauh berbeda :)

  87. ok makasih banyak2 sudah mau balas & sangatt membatu :-D

    saya mau tanya lage pak ;-)
    itu tiket kereta api harganya berapa ya pak terus kira2 berapa jam dari Badung ke Gambir

    trus itu jadwal pemberakatan kereta Api jam berapa ajja pak …

    • Saya tidak bisa langsung menjawab karena saya tidak tahu kapan jadwal (waktu atau jam) kedatangan anda di Kota Bandung. Selain itu, ada banyak (nggak terlalu banyak sih) jadwal kereta api Argo Parahyangan.

      Kereta api Argo Parahyangan itu ada bisnis dan eksekutif. Meskipun ada keduanya, berdasarkan pengalaman saya, kadang pada jadwal tertentu hanya tersedia eksekutif saja. Bukan berarti bisnis kehabisan, tetapi yang disediakan eksekutif saja.

      Selain itu, hari biasa dan weekend (kamis-minggu) berbeda harga. Saya pernah Rp 60ribu dan Rp 80ribu. Untuk perkembangan jadwal dan harga silakan klik http://www.kereta-api.co.id. Lebih baik pesan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan. Kalau saya sih biasa langsung dan alhamdulillah selalu kebagian :)

  88. santino

    min, mau tanya, klo dri Istana Plaza ke PT.Dirgantara Indonesia pke angkot apa ya??
    thanks b4 min…

    • Dari IP ke Tugu Patung Rd. Husein Sastranegara. Ada 3-4 angkot. Satu-dua menit juga sudah sampai, kecuali kalau angkotnya berjalan lambat dan/atau ngetem. Di Tugu Patung Rd. Husein Sastranegara naik angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang sedang ngetem. Itu kalau setelah jam 15.00 WIB. Kalau sebelum jam itu tunggu dulu yang datang dari arah “terminal”-nya. Angkot Halteu Andir-Cibogo Atas ini nanti akan belok ke arah SMAN 9 Bandung di Jalan LMU Suparmin. Turun di situ karena anda harus berjalan 50-100 meter menuju pintu gerbang PT DI. [Saya kira, ada jawaban yang sama di komentar sebelumnya.]

  89. febri pradini

    pak saya mau tanya, kalo dari stasiun ke UPI (jl. Dr.setiabudi) itu harus naik angkot apa? kira-kira waktu tempuhnya berapa ya pak? trimakasih

    • Jawabannya ada di beberapa komentar sebelumnya :)

  90. febri pradini

    kalo dari bandara apa ada bis umum yang melewati UPI? trimaksih

    • Jangankan bus umum, angkot pun tidak ada yang “mendekati” halaman/jalan Bandara Husein Sastranegara, kecuali angkot Halteu-Andir-Cibogo Atas (satu-satunya). Itu pun angkot Halteu Andir-Cibogo Atas yang menuju Halteu Andir, dan bukan sebaliknya. Untuk naik angkot trayek lain, kita perlu berjalan lebih kurang 2-3 menit menelusuri Jalan Nurtanio (Atas) menuju jalan raya. [Bus yang melintasi UPI: bus kota DAMRI Ledeng-Leuwipanjang.]

  91. Anonymous

    pak saya mau tanya, kalau dari bandara husen ke pasar baru jauh ndk? trus apa angkotnya? balas

    • Tinggal dibaca lagi beberapa tanggapan sebelumnya :)

  92. yeni

    Mau tanya, kl dari bandara kusein mau ke hotel grand pasundan, jl peta kita naik apa ya?, mksh

  93. Anonymous

    Selamat sore, numpang tanya. Kalau dari bandara Husein ke Jl Taman Sari naik angkot yg mana ya? Tahun lalu pernah naik angkot dari Jl Taman Sari ke depan pintu masuk bandara Husein tp ga tau/ga inget itu angkot yg mana. Mohon maaf kalau sudah ada yg tanya pertanyaan yg sama sebelumnya. Terima kasih.

    • Kalau dari Tamansari ke Bandara Husein Sastranegara mungkin naik angkot Pasar Induk Caringin-Dago yang menuju Pasar Induk Caringin. Warnanya putih-orange-hijau, bukan? Nah kalau dari Bandara Husein Sastranegara ke Tamansari naik angkot Caringin-Sadangserang. Tinggal turun di Tamansari. Kedua angkot ini sebetulnya berdekatan di daerah Tamansarinya, tetapi ada sedikit perbedaan rute. [Sebetulnya kalau "mau" putar-putar ada beberapa. Namun, itu paling efektif. Tapi ingat ya, angkot-angkot itu tidak ada yang mendekati pintu gerbang, tetapi hanya berada di Jalan Abdulrachman Saleh.]

  94. yunie

    pak mau tanya,,,, transportasi dr bandara husein sastra ke jl.kebon jati {morits hostel} sy harus kmana n naik angkot apa yaa…. mohon penjelasannya… trims

    • Cara naiknya, silakan baca beberapa komentar sebelumnya agar lebih paham dan mengena :) Soalnya, setelah halaman Bandara Husein Sastranegara, kita harus berjalan kaki dahulu 2-3 menit atau 3-5 menit.

      Seperti dibaca pada beberapa komentar sebelumnya, ada dua alternatif yang paling efektif. Pertama, jika naik di tugu patung Rd. Husein Sastranegara (berarti kita berjalan dahulu 3-5 menit), di sini ada angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall. Kedua, jika di dekat perlintasan rel Stasiun Andir (berarti kita berjalan dahulu 2-3 menit, alternatif ini yang saya sarankan), di sini ada angkot Ciroyom-Sarijadi yang menuju Ciroyom (jaraknya sejak anda naik, 2-3 km) dan turun di Ciroyom (lebih baiknya sebelum perlintasan rel Stasiun Ciroyom). Nah, di sini tinggal naik angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall Bandung (nanti angkot ini akan melewati alternatif pertama yang di tugu patung Rd. Husein Sastranegara tadi). Nah, tugu patung ini berada di Jalan Pajajaran. Inilah rute perjalanan anda: [Sebelumnya] => Jalan Pajajaran => Jalan Cicendo => Jalan Kebon Kawung => [Stasiun Hall Bandung pintu utara] => Jalan Pasirkaliki => Jalan Kebonjati => [Stasiun Hall Bandung pintu selatan]. Sebagai catatan, di dekat halaman bandara terdapat pool taksi Primkopau. Kalau taksi lain, seperti tadi, anda harus berjalan kaki lebih dahulu :) Semoga lancar sampai tujuan.

  95. yunie

    satu lg,,, mau tanya kl dr kebon jati ke trans studio bandung naik apa ya pak,,,, trus kl dr trans studio bandung ke bandara ..angkotnya ribet yaa?? estimasi brp jam prjalanan,, kl naik taxi brp jam jg…?? krn sy ada flight jam 7 mlm,, trima kasih

    • Di Jalan Kebonjati terdapat angkot Elang-Cicadas, tetapi dibagi dua: angkot Elang-Kebonkalapa dan Kebonkalapa-Cicadas. Jadi, maksudnya, naik dua kali. Kedua angkot itu warnanya sama (merah polet/strip putih dan hijau), tetapi beda trayek (ada dua itu tadi). Nah, naik angkot itu, turun di Kebonkalapa atau di Kepatihan. Masih di Jalan Dewi Sartika (pokoknya sebelum Alun-alun Bandung). Di sini naik angkot berwarna sama tetapi yang bertrayek Kebonkalapa-Cicadas. Bilang saja mau ke Trans Studio. Tinggal turun di sana. Angkot pertama 30-45 menit dan angkot kedua 45-60 menit (mungkin lebih). Itu belum termasuk macet total karena rute tersebut termasuk lalu lintas yang ramai. Kalau naik taksi, tergantung keperluan. Artinya mendesak atau tidak. Namun untuk cerita dunia pertaksian di Bandung, silakan Google saja cerita-cerita pengalaman orang lain. “Seru”! Dari Trans Studio ke Bandara Husein Sastranegara, saya kira, paling efektif adalah kedua angkot yang sama. Ketika angkot kedua, turunnya lebih mudah yaitu sebelum perlintasan rel Stasiun Andir. Tinggal berjalan kaki menelusuri Jalan Nurtanio (Utara) 2-3 menit. Aman tidak aman, kalau malam, ya bagaimana anda. Mungkin pakai taksi. Tapi pakai angkot juga (karena ini blog angkot), saya kira nyaman-nyaman saja. Ya, semua tergantung pada kenyamanan hati :)

  96. Atma

    Assalamuálaikum pak, mohon bantuan penjelasannya tentang rute angkot dari Bandara Husein Sastranegara ke Jl. Hegar Asih, Cipaganti, Cihampelas, Bandung (Pulas Inn) dan rute sebaliknya.
    Saya dari bandara sekitar pukul 19.00 WIB.
    Terima kasih banyak atas waktu dan tanggapannya pak :).

    • Waalaikumussalam wr. wb. Cara naiknya sudah tahu kan? Yaitu di dekat perlintasan rel Stasiun Andir. Artinya, dari bandara ke daerah Stasiun Andir itu harus berjalan kaki dulu 2-3 menit.

      Naiklah angkot Cicaheum-Ciroyom. Meskipun sampai Ciroyom, anda tidak perlu turun, tetapi lanjutkan saja, karena angkot ini akan kembali menuju Cicaheum. Ini rutenya: [dekat Stasiun Andir] => Jalan Ciroyom => [Terminal/Pasar Ciroyom] => Jalan Ciroyom => [Perlintasan rel Stasiun Ciroyom] => Jalan Arjuna => Jalan Aruna => [Tugu Rd. Husein Sastranegara] => Jalan Pajajaran => Jalan Astina => Jalan Dursasana => Jalan Pasirkaliki => Jalan Sukajadi => [RSHS] => Jalan Eijkman => Jalan Cipaganti => [dan seterusnya]. Nah tinggal turun saja di persimpangan Jalan Cipaganti/Jalan Hegar Asih.

      Kalau untuk pulangnya, saya kira, sama. Namun, kita harus naik di Jalan Cihampelas. [Gerak lalu lintas Jalan Cipaganti itu dari selatan ke utara, sedangkan Jalan Cihampelas itu sebagian besar dari utara ke selatan].

      Bagaimana cara ke Jalan Cihampelas. Di Jalan Cipaganti, naik angkot yang sama (angkot Cicaheum-Ciroyom yang menuju Cicaheum). Sebelum Ciumbuleuit atau Jalan Siliwangi, turunlah di Jalan Cihampelas. [Sebetulnya hanya 1 km atau naik angkot kalau lancar 1-2 menit, kecuali kalau ngetem :)] Lalu menyeberang dan naiklah angkot Cicaheum-Ciroyom yang menuju Ciroyom. Turun di dekat Stasiun Andir tadi. [Sebetulnya turun di Tugu Rd. Husein Sastranegara bisa, tetapi lebih jauh. Lebih enak di dekat Stasiun Andir tadi.]

      Oh ya, kalau ke arah Ciroyom, kalau hanya sedikit atau bahkan kosong penumpang, di dekat Jalan Pasteur, sopirnya suka bilang: “Ke RSHS atau Sukajadi?”. Maksudnya, angkot ini akan melintasi rute sebenarnya, yaitu ke RSHS atau Jalan Sukajadi. Ada kalanya pula (kalau kosong) langsung ke Jalan Sukajadi atau Jalan Pasirkaliki dan diturunkan. Biasalah sopir angkot. Namun jangan khawatir, di Jalan Sukajadi ataupun di Jalan Pasteur, naiklah angkot yang sama (angkot Cicaheum-Ciroyom). Jadi, tidak usah menyeberang. Bisa juga naik angkot Sarijadi-Ciroyom. Kedua angkot tersebut sama, hijau, tetapi ada perbedaan: hijau-orange untuk Cicaheum-Ciroyom dan hijau-putih untuk Sarijadi-Ciroyom.

      Catatan: angkot Cicaheum-Ciroyom relatif 24 jam. Kalau sampai pukul 22.00 atau 23.00 masih normal. Kalau lebih, bisa menunggu 15-30 menit atau bahkan satu jam sekali. Kadang beriringan 1-2-3 angkot, kadang jarang :) Semoga lancar.

      • Anonymous

        Iya Pak, jadi jalan ke arah kanan menelusuri Jalan Nurtanio Utara (1 – 3 menit) ke arah Jalan Raya Abdulrachman Saleh. Dan naik angkot Cicaheum – Ciroyom (hijau-orange) yg jalannya 1 arah di jalan itu. Tambah lengkap pak penjelasan detailnya setelah baca komen2 yg di atas :).
        Amiinn smg lancar. Soalny baru pertama kali ke Bandung. Terima kasih lg pak atas bantuanny, smg blog ny tambah maju dan sukses. :)

      • Ya, tepat. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya.

      • Atma

        Alhamdulillah saya sdh d Bandung dan sampai d penginapan dgn lancar :)
        Mau mnta tolong lg pak petunjuknya klo dr jln. Cipaganti mau ke BTC dan jg jalan sebaliknya.
        Trims bnyk pak :)

      • Tidak jauh berbeda dengan tanggapan saya sebelumnya. Dari Jalan Cipaganti naik angkot Cicaheum-Ciroyom (yang menuju Cicaheum) dan turun di Jalan Cihampelas. Di Jalan Cihampelas naik angkot Cicaheum-Ciroyom (yang menuju Ciroyom). Turun di perempatan Jalan Pasirkaliki/Jalan Pasteur/Jalan Terusan Pasteur. Cirinya, di atasnya ada jalan layang Paspati. Menyeberang. Nah di perempatan ini naik angkot Stasiun Hall-Sarijadi yang ke Sarijadi (biru telur asin polet/strip merah-hijau) atau Stasiun Hall-Gunungbatu yang ke Gunungbatu (biru telur asin polet/strip biru-hijau) dan turun di BTC.

        Perjalanan sebaliknya, naik angkot yang sama (Stasiun Hall-Sarijadi yang ke Stasiun Hall atau Stasiun Hall-Gedebage yang ke Stasiun Hall) dan turun di perempatan tadi. Naik angkot Cicaheum-Ciroyom (yang menuju Cicaheum) dan turun di Jalan Cipaganti.

  97. Anonymous

    Assalammu’alaikum wr.wb. Mohon dibantu pak… Kalo dari bandara Husein mau menuju depok, bisa naik transportasi umum apa ya pak.
    Terimakasih.

    • Waalaikumussalam wr. wb. Kalau langsung tentu tidak bisa karena tidak ada. Kita harus naik di Terminal Leuwipanjang.

      Di dekat perlintasan rel Stasiun Andir itu, kita bisa naik angkot Stasiun Hall-Cimahi atau Sadangserang-Caringin atau Ciroyom-Bumi Asri. Tapi lebih enak yang terakhir. Kalau angkot Stasiun Hall-Cimahi atau angkot Sadangserang-Caringin akan melintasi awal Jalan Soekarno-Hatta dan melanjutkan ke Cimahi atau Caringin. Kalau angkot Ciroyom-Bumi Asri akan melintasi (sedikit) Jalan Soekarno-Hatta. Nah di Jalan Soekarno-Hatta itulah kita naik lagi angkot Leuwipanjang-Cimahi. Jadi, nggak perlu menyeberang. Di Terminal Leuwipanjang, naik bus MGI trayek Bandung-Depok. Sepengetahuan saya, itu satu-satunya bus menuju Depok.

  98. jak

    pa mau tanya klo dari bandara ke pintu tol pasirkoja (rencana cikampek) naik apa ya?

    • Di dekat perlintasan rel Stasiun Andir itu, naik angkot Pasar Induk Caringin-Dago. Nanti angkot ini akan melintasi perempatan Jalan Terusan Pasirkoja (yang kita lintasi)/Jalan Soekarno-Hatta/Jalan Tol Pasirkoja. Angkot ini tentu tidak lurus menuju Jalan Tol Pasirkoja, tetapi belok kiri ke Jalan Soekarno-Hatta.

      Untuk ke Cikampek, saya tidak tahu karena hanya pernah lewat saja ketika di Jalan Tol ke Jakarta/Bandung. Jadi, mungkin maksud anda naik bus. Di Jalan Terusan Pasirkoja ini ada bus-bus yang hendak masuk tol (dikenal sebagai terminal bayangan). Atau kalau perlu, di Jalan Soekarno-Hatta, naik angkot Leuwipanjang-Cimahi yang menuju Terminal Leuwipanjang. Bus-bus yang ada di Terminal Leuwipanjang ini nantinya akan melintasi Jalan Terusan Pasirkoja tadi.

  99. dede

    min mau tanya kalau dari terminal tegal-lega ke bandara naik apa ya ?

    • Ke Bandara Husein Sastranegara ya? Ada beberapa alternatif, tetapi yang paling efektif: angkot Cisitu-Tegallega yang menuju Cisitu (turun di Terminal Stasiun Hall). Di Terminal Stasiun Hall naik angkot Stasiun Hall-Cimahi (turun di dekat perlintasan rel Stasiun Andir).

      Bisa juga di Terminal Tegallega naik angkot Elang-Gedebage yang menuju Elang. Di kawasan Elang (tepatnya di Jalan Rajawali Barat atau juga di perbatasan Bandung-Cimahi), naik angkot Sadangserang-Caringin. Turun di dekat perlintasan rel Stasiun Andir.

  100. Fuji

    Maaf Pak, mau tanya. Saya dari Batam mau pulang ke Cirebon lewat Bandung. Biasa saya lewat Jakarta, kali ini mau mencoba lewat Bandung. Saya ke Bandung baru sekali itupun sudah lama sekali, saya tidak tahu menahu tentang keadaan Bandung. Mohon bantuannya Pak, kalau dari Bandara Husein stasiun kereta terdekat apa namanya Pak? bagaimana saya bisa kesana dari Bandara dan berapa lama perjalanan (termasuk estimasi kalau macet). Rencana saya mau ke Cirebon naik kereta dari Bandung atau Bapak punya saran alternatif moda transportasi lain yang efektif dan efisien untuk saya pilih selain kereta?Terima kasih atas pencerahannya Pak.

    • Satu-satunya kendaraan umum yang berada di luar halaman Bandara Husein Sastranegara, yaitu taksi. Itu pun hanya taksi Primkopau.

      Nah, di luar halaman bandara juga sebetulnya ada angkot Halteu Andir-Cibogo Atas (menuju Halteu Andir) yang melintas. Itu kalau siang hari (pukul 06.00 WIB s.d. pukul 17.00 WIB). Namun, kita harus menunggu 15-30 menit sekali. Daripada menunggu, lebih baik berjalan kaki menelusuri Jalan Nurtanio (Utara) kira-kira 1-3 menit (menurut saya). Ya, jaraknya lebih kurang 500 meter menuju “Terminal” Halteu Andir. “Terminal” ini berada di dekat Stasiun Andir. Gambarannya, ialah persimpangan Jalan Nurtanio (Utara)/Jalan Nurtanio/Jalan Abdulrachman Saleh. (Di dekat ini juga ada Jalan Maleber dan Jalan Ciroyom. Stasiun Andir itu sendiri berada di Jalan Ciroyom No. 1 Bandung). Pokoknya, cirinya ialah perlintasan rel Stasiun Andir. Kini Stasiun Andir hanya dilewati saja. Tidak ada kereta api (KRD sekalipun) yang berhenti, kecuali (mungkin) ketika darurat.

      Jadi, kalau mau ke Cirebon, naiknya di Stasiun Hall Bandung. Di dekat Stasiun Andir ini tinggal naik angkot yang ke Ciroyom (banyak trayeknya). Lalu di Ciroyom naik angkot Stasiun Hall-Cimahi yang menuju Stasiun Hall.

      Soal jadwal kereta api Bandung-Cirebon, silakan cek saja di tiket.kereta-api.co.id :)

      Dari Bandara Husein Sastranegara ke Stasiun Hall Bandung pakai angkot ketika lalu lintas normal. Dari dekat Stasiun Andir ke Ciroyom (bisa juga di dekat perlintasan rel Stasiun Ciroyom atau Terminal Ciroyom atau Pasar Ciroyom) kira-kira 3-10 menit. Ini jarang macet, kecuali ngetem. Dari Ciroyom ke Stasiun Hall Bandung kira-kira 30 menit ketika normal. Kalau macet, ya 45-60 menit atau lebih. Tergantung jam dan tergantung hari (Sabtu-Minggu weekend).

  101. mau tanya kalau mau ke PT KAI naik angkot apa ya?
    kalau dari daerah pusdai?

    • Angkot Stasiun Hall-Sadangserang yang menuju Stasiun Hall (berwarna hijau polet/strip kuning). Di Stasiun Hall (lebih tepatnya angkot ini berakhir di Jalan Otto Iskandar Di Nata, dekat rel kereta api) tinggal berjalan kaki :)

  102. pak tanya nih klo dari bandara husein ke subang naik nya di terminal mana pak.

    • Yang paling efektif, di dekat perlintasan rel Stasiun Andir, naik angkot Ciroyom-Lembang. Turun di Terminal Ledeng dan naik mobil elf Bandung-Subang. Lebih baik naiknya di dalam Terminal Ledeng saja.

  103. Ayu

    Permisi pak saya mau tanya kalo dari terminal lw.panjang ke gasibu atau jl.dipatiukur naik angkot apa ya? Jika tidak ada damri .terimakasih

    • Di Terminal Leuwipanjang (lebih baik di luar saja, yaitu di Jalan Soekarno-Hatta, di dekat tugu patung sepatu Cibaduyut) terdapat angkot Cicaheum-Cibaduyut yang berwarna merah polet/strip putih. Naik angkot tersebut dan turun di sepanjang Jalan Kiaracondong. Di Jalan Kiaracondong naik angkot Cicaheum-Ciwastra yang berwarna cokelat polet/strip putih. Turun di Gasibu (Jalan Diponegoro, atau sebelumnya di Jalan Suci). Untuk ke Jalan Dipatiukur, di Jalan Suci, ada angkot Dipatiukur-Panghegar (Permai) atau angkot Cicaheum-Ciroyom. Mana saja yang memungkinkan. [Perjalanan dari Leuwipanjang ini ke timur, lalu utara, lalu barat.]

      [Kalau perjalanan dari Leuwipanjang ke utara, lalu ke timur]: Di Terminal Leuwipanjang naik angkot Karangsetra-Cibaduyut (lebih tepatnya Cibaduyut-Kebonkalapa). Di Kebonkalapa, naik angkot Abdul Muis-Dago. Turun di Simpang Dago. Lalu naik angkot Cicaheum-Ciroyom. Angkot Cicaheum-Ciroyom ini akan melintasi Jalan Dipatiukur dan Gasibu.

  104. Pak saya sampe stasiun bandung jam 11 malam kalo naik angkot ke bandara husein itu ada gak yah? tarif angkotnya berapa? terima kasih.

    • [Jawaban saya mungkin tidak terlalu detail (saking jarangnya pada waktu malam saya lewat ke tempat ini) dan mungkin juga ada perkembangan.] Sebetulnya ada satu-satunya angkot yang beroperasi selama 24 jam, yaitu angkot Stasiun Hall-Cimahi. Hal itu pun sempat saya konfirmasi (obrolkan) dengan penjual makanan yang berada di Terminal Stasiun Hall Bandung. Dikatakan “Terminal” karena berada di Jalan Kebonjati/Suniaraja (artinya pintu selatan Stasiun Bandung). Nah dari obrolan itu, setelah jam 20.30 WIB atau 21.00 WIB, angkot Stasiun Hall-Cimahi ini jarang yang melewati Jalan Kebonjati/Suniaraja, tetapi “memotong” langsung melalui Jalan Kebonkawung (artinya pintu utara Stasiun Hall Bandung). Namun demikian, saya pernah naik angkot ini ketika pukul 21.30 WIB lo. Kalau terbiasa, secara psikologi bisa rileks :) [Untuk angkot lain yang lewat Jalan Kebonkawung ketika malam (rasa-rasanya) saya khawatir salah menyebutkan. Jadi, (untuk sementara) saya tak mau menyebutkan.]

      Jadi, coba saja naik angkot Stasiun Hall-Cimahi. Turun di bandara-nya hafal kan? Ongkosnya Rp 3.000,- [Di Jalan Kebonkawung juga tersedia taksi. Untuk cerita taksi, Googling saja :)]

      Catatan: Kalau di Jalan Pajajaran, minimal ada dua angkot yang 24 jam: angkot Sarijadi-Ciroyom dan angkot Cicaheum-Ciroyom (meskipun kalau malam harus menunggu).

      • Jadi, naik angkot stasiun hall-cimahi? bilang abang angkotnya turun di tugu patung husein sastranegara, trus jalan kaki ke dalam bandaranya, benar pak?

      • Bisa. Kalau di tugu patung relatif jauh. Lebih baik sebelum perlintasan rel Stasiun Andir saja. Perbandingan jaraknya kira-kira 1:3 :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: